Klarifikasi Resmi Mengenai Pengunduran Diri Aipda Vicky
Beberapa waktu lalu, isu tentang pengunduran diri seorang anggota Polri bernama Aipda Vicky Aristo Katiandagho menarik perhatian publik. Hal ini memicu berbagai spekulasi dan viral di media sosial. Namun, klarifikasi resmi diberikan oleh Kombes Alamsyah Parulian Hasibuan, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulawesi Utara.
Alamsyah Parulian Hasibuan menjadi sorotan setelah memberikan penjelasan mengenai kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa mutasi yang dialami Aipda Vicky bukanlah akibat dari penanganan kasus korupsi, melainkan bagian dari rotasi rutin di tubuh Polri.
Mutasi Aipda Vicky: Rotasi Rutin di Tubuh Polri
Menurut Kombes Alamsyah, dalam organisasi kepolisian, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan dikenal dengan istilah tour of duty dan tour of area. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk penyegaran organisasi sekaligus pemerataan pengalaman tugas bagi personel.
Ia menegaskan bahwa mutasi Aipda Vicky dari Polres Minahasa ke Polres Kepulauan Talaud dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi. “Mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri demi penyegaran organisasi dan rutinitas penempatan personel,” ujar Alamsyah dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).
Pengunduran Diri Aipda Vicky: Diajukan Sejak 2025
Lebih lanjut, Alamsyah menyampaikan bahwa pengunduran diri Aipda Vicky sebenarnya telah diajukan sejak tahun 2025. Permohonan tersebut dilakukan atas kemauan pribadi, bukan karena tekanan atau sanksi dari institusi.
Pengajuan tersebut kemudian disetujui pada Januari 2026 melalui mekanisme pensiun dini sesuai aturan yang berlaku di Polri. Selain itu, video yang dibuat Aipda Vicky disebut sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada institusi Polri.
“VAK justru menyatakan rasa bangganya terhadap institusi Polri dengan semboyan Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara,” tambahnya.
Rekam Jejak Kombes Alamsyah Parulian Hasibuan
Sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulawesi Utara, Alamsyah Parulian Hasibuan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi resmi kepolisian kepada publik. Ia juga bertanggung jawab atas klarifikasi terhadap isu yang berkembang di masyarakat serta menjadi juru bicara institusi dalam berbagai kasus kriminal, keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.
Sebelum menjabat sebagai Kabid Humas Polda Sulut, Alamsyah pernah bertugas di bidang reserse kriminal dan menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Sumatera Utara. Pengalaman di bidang reserse tersebut menjadi bekal penting dalam tugasnya sebagai pejabat humas, karena ia memahami proses penegakan hukum sekaligus mampu menjelaskan kepada publik secara komunikatif dan transparan.
Dalam posisinya sebagai Kabid Humas, Alamsyah cukup aktif memberikan keterangan pers kepada media, terutama terkait perkembangan kasus kriminal, pemberantasan narkotika, penanganan konflik sosial, serta klarifikasi informasi hoaks yang beredar di masyarakat.
Perannya menjadi penting sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan keresahan. Dengan latar belakang di bidang reserse dan posisi strategis di bidang humas, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan dikenal sebagai salah satu pejabat kepolisian yang berperan dalam pengelolaan informasi publik dan komunikasi institusi Polri, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











