Klarifikasi SPPG Oi Tui Wera Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Oi Tui Wera memberikan penjelasan terkait pemberitaan yang menyebar di media sosial beberapa hari terakhir. Isu tersebut menyentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan laporan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Payi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.
Asisten Lapangan (Aslap) Dapur SPPG Oi Tui Wera Lanang menjelaskan bahwa pada 31 Maret 2026, pihaknya mendistribusikan 3.423 porsi MBG makanan basah ke seluruh titik Posyandu di wilayah kerjanya.
“Ini adalah pendistribusian makanan basah pertama yang kami lakukan dengan jumlah porsi sangat besar. Sebelumnya, paket untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita disalurkan dalam bentuk makanan kering dengan sistem rapel dua kali seminggu,” kata Lanang di Media ini Kamis, (16/4/2026).
Karena waktu pendistribusian hingga malam hari, pihak Aslap telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan seluruh Koordinator Kader Posyandu di tiap desa. Para kader menyatakan tetap siap menunggu dan menerima paket meski sudah malam. Tim distribusi pun melanjutkan penyaluran hingga tuntas ke semua titik sebagai bentuk tanggung jawab.
Pastikan Gunakan Ompreng Steril
Menanggapi isu yang beredar soal wadah makanan, Lanang menegaskan seluruh paket MBG disalurkan menggunakan ompreng. Ompreng merupakan tempat makan khusus yang bersih, tertutup, dan sesuai standar kelayakan dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencegah kontaminasi bakteri.
“Kami pastikan tidak ada penyaluran menggunakan plastik kresek atau piring rumahan yang tidak sesuai aturan. Saya bertanggung jawab penuh atas hal ini,” tegasnya Aslap tersebut.
Luruskan Soal Laporan: Bukan Karena Kritik Program
Terkait ramainya kabar bahwa SPPG Oi Tui Wera melaporkan seorang ibu karena mengkritik menu MBG, pihak SPPG meluruskan informasi tersebut.
Laporan terhadap akun media sosial atas nama @Arif_Emilia bukan disebabkan oleh kritik terhadap program MBG. Dari empat video yang diunggah sebagai barang bukti, sebagian besar berisi kritik terhadap program pemerintah. Hal itu disebut sebagai hak konstitusional setiap warga negara dan tidak dipermasalahkan oleh pihak SPPG.
“Yang menjadi persoalan adalah pada salah satu video terdapat ucapan yang menyebut nama personal seseorang di muka umum. Atas dasar itu, muncul laporan dari pihak yang namanya disebut secara pribadi, bukan laporan dari lembaga SPPG Bima Wera Oi Tui,” terang Aslap.
Pihaknya berharap klarifikasi ini dapat dipahami masyarakat agar tidak menimbulkan kegaduhan dan bias informasi. SPPG Oi Tui Wera juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mengawasi program Makan Bergizi Gratis dan mengajak semua pihak untuk bijak bermedia sosial.
“Saring sebelum sharing. Jangan sampai niat baik mengawasi program justru menimbulkan perpecahan,” tutupnya.
Penjelasan Lengkap Mengenai Distribusi Makanan Basah
Dalam distribusi makanan basah yang dilakukan oleh SPPG Oi Tui Wera, tim telah melakukan persiapan matang sejak awal. Proses pengemasan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan keselamatan pangan. Setiap paket MBG dibungkus dengan menggunakan ompreng steril yang telah melewati uji kelayakan.
Selain itu, pihak SPPG juga melakukan koordinasi dengan para kader Posyandu agar mereka dapat menerima paket tepat waktu. Meskipun distribusi dilakukan hingga malam hari, kader Posyandu tetap hadir dan siap menerima makanan. Hal ini menunjukkan komitmen pihak SPPG dalam menjalankan program MBG dengan tanggung jawab.
Peran Masyarakat dalam Pengawasan Program
Masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Namun, SPPG Oi Tui Wera menekankan pentingnya untuk tidak langsung menyimpulkan atau menyebarkan informasi tanpa verifikasi. Mereka mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memastikan informasi yang disebar benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Pihak SPPG juga menyambut positif partisipasi masyarakat dalam mengawasi program, tetapi dengan cara yang santun dan konstruktif. Mereka berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga kelancaran pelaksanaan program MBG.
Kesimpulan
Melalui klarifikasi ini, SPPG Oi Tui Wera ingin menegaskan bahwa semua kebijakan dan prosedur dalam program MBG dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai standar. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program yang dijalankan.











