Jenepontoinfo.com – JAKARTA – Koalisi Pemuda Peduli Hukum (KPPH) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap buronan Harun Masiku . Tak hanya sekali itu, KPK mesti memeriksa mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.
Koordiantor KPPH Faris mengatakan, pemeriksaan Hatta Ali menjadi penting oleh sebab itu disebut KPK dalam sidang praperadilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis, 6 Februari 2025.
“Kami pada di lokasi ini meminta-minta ketegasan KPK untuk segera memeriksa. Kita tiada mau di tempat negara kita KPK tidaklah memiliki otoritas penuh di penegakan hukum. Kami mengupayakan segala bentuk tindakan KPK pada upaya pemberantasan aksi pidana korupsi,” ujar Faris, Rabu (12/2/2025).
Jika KPK tak mampu atau takut pada menegakkan hukum, pihaknya akan terus menyuarakan persoalan tersebut.
Dia menyinggung berbagai skandal perkara korupsi yang tersebut menyeret para petinggi MA, termasuk skandal suap pengurusan perkara baru-baru ini yang tersebut melibatkan mantan pejabat MA Zarof Ricar.

Aksi Koalisi Pemuda Peduli Hukum (KPPH) pada depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Foto: Ist
Menurut Faris, kejadian yang dimaksud menguatkan dugaan bahwa masih ada jaringan kepentingan yang mana berakar kuat di sistem peradilan.
“Keterlibatan mantan Sekretaris MA hingga sebagian hakim agung yang dimaksud tertangkap KPK lalu Kejaksaan Agung menunjukkan bahwa praktik mafia peradilan masih berlangsung,” katanya.
Pola demikian mungkin saja bukan dapat dilepaskan dari pengaruh kepemimpinan. “Nama Hatta Ali turut disebut di hilangnya buronan Harun Masiku,” ujarnya.
Pihaknya tak ingin MA di area bawah kepemimpinan Sunarto masih berada di area bawah bayang-bayang Hatta Ali. Apalagi di hal pengambilan keputusan.











