Pengalaman dan Prestasi Kombes Pol (KBP) Dr. Maruly Pardede dalam Penanganan Perkara Strategis
Selama bertugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kombes Pol (KBP) Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. dikenal sebagai perwira reserse yang memiliki rekam jejak prestasi nyata dalam penanganan perkara strategis. Dari fungsi kriminal umum hingga narkotika dan tindak pidana khusus, beliau telah membuktikan kompetensinya dalam berbagai wilayah kerja. Pengalaman tersebut dimulai sejak penugasan di Polda Sumatera Selatan, kemudian berlanjut di Polda Jawa Barat, hingga saat ini di Polda Gorontalo.
Prestasi Penanganan Kasus di Polda Sumatera Selatan
Saat bertugas di Polda Sumatera Selatan, KBP Dr. Maruly Pardede menjabat beberapa posisi penting seperti Kasatreskrim, Kasatresnarkoba, Kabag Ops, hingga Subdit Ditreskrimsus. Dalam periode tersebut, beliau mencatatkan beberapa prestasi signifikan:
- Berperan aktif dalam pengungkapan kasus pembunuhan terhadap pasangan suami istri lanjut usia yang dibunuh dan dirampok oleh cucunya sendiri dalam waktu kurang dari 24 jam di Palembang pada tahun 2016. Kasus ini memiliki dampak luas terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
- Memimpin penanganan perkara narkotika dengan pendekatan tegas dan berorientasi pemutusan jaringan, salah satunya adalah pengungkapan penyelundupan narkotika jenis daun ganja kering seberat 511 kg di seberang ulu 1 Palembang pada tahun 2015.
- Meningkatkan kualitas manajemen penyidikan melalui penguatan administrasi perkara, gelar perkara yang akuntabel, serta koordinasi intensif dengan jaksa penuntut umum. Atas kinerja tersebut, beliau diakui sebagai perwira lapangan yang teknis, tegas, dan berorientasi hasil.
Prestasi di Polda Jawa Barat
Di Polda Jawa Barat, yang merupakan wilayah dengan tingkat kompleksitas perkara tertinggi di Indonesia, KBP Dr. Maruly Pardede menjabat sebagai Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus. Beliau berhasil mengungkap praktik korupsi oleh mafia tanah di Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 30 miliar.
Selama menjabat Kapolres Sukabumi, beliau berhasil meningkatkan pengungkapan perkara pidana, menekan kejadian tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kejahatan narkotika. Program unggulan seperti sholat subuh keliling dan A’a DEDE Curhat Dong memberikan dampak positif, membuat masyarakat lebih dekat dengan polisi.
Saat menjabat Wakapolresta Bandung, beliau turut mendukung program kerja Kapolresta Bandung, termasuk penanganan pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Bandung dengan melakukan evakuasi dan penanganan para pengungsi.

Prestasi di Polda Jabar dan Penghargaan
Dalam jabatan sebagai Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jabar, KBP Dr. Maruly Pardede berhasil mengungkap berbagai kasus seperti pembuatan pupuk palsu di Purwakarta dan penyelundupan gas subsidi yang disuntikkan ke tabung gas komersil. Barang bukti sebanyak 5.000 tabung gas berhasil disita. Beliau juga berhasil mengungkap praktek beras oplosan dan penimbunan beras.
Beberapa prestasi yang menonjol antara lain:
- Mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri atas prestasi penanganan kasus kejahatan ekonomi.
- Meraih Pin Emas dari Menteri ATR BPN atas pengungkapan kasus mafia tanah.
- Mendapatkan tiga medali rekor MURI atas prestasinya saat menjabat Kapolres Sukabumi.
- Mendapatkan apresiasi dari bupati Sukabumi, Kak Seto Awward, Kepala BKKBN, dan NGO pemerhati POLRI Polis Selebrity.
Prestasi Penanganan Kasus di Polda Gorontalo
Di Polda Gorontalo, KBP Dr. Maruly Pardede berperan penting dalam beberapa kasus strategis:
- Mengungkap kasus Minyak Kita yang dioplos dan direpacking oleh pelaku usaha dengan barang bukti hingga 9.000 liter, mencegah kelangkaan minyak Kita di pasar.
- Menangani perkara kejahatan ekonomi, korupsi, dan pelanggaran hukum berdimensi khusus dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. Hal ini membuahkan prestasi sebagai Polda tertinggi dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi yang diserahkan langsung oleh Kabareskrim.
- Membangun sinergi lintas instansi, baik dengan aparat penegak hukum maupun pemangku kepentingan daerah.
- Menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Kejaksaan Tinggi Gorontalo.
Percepatan penanganan Tindak Pidana Korupsi Pemeliharaan jalan Nani Wartabone oleh penyidik Polda Gorontalo dilakukan secara cepat. Setelah berkas perkara diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejati Gorontalo, penyidik menerima pemberitahuan bahwa berkas perkara tersangka RA sudah lengkap (P.21). Tersangka dan barang bukti kemudian diserahkan ke JPU Kejati Gorontalo.
Di bawah kepemimpinan beliau, fungsi Reskrimsus diarahkan untuk bekerja tegas namun tetap transparan, guna menjaga kepercayaan publik.

Penghargaan dan Apresiasi
Atas dedikasi dan capaian kinerja selama bertugas, KBP Dr. Maruly Pardede telah menerima berbagai bentuk penghargaan dan apresiasi, baik dari internal maupun eksternal. Di tingkat internal Polri, beliau menerima:
- Satyalancana Pengabdian 16 Tahun sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian berkelanjutan.
- Satyalancana Dharma Nusa atas dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
- Apresiasi dan penilaian positif dalam penugasan strategis pada fungsi reserse di berbagai wilayah.

Apresiasi Eksternal
Selain penghargaan formal, kinerja beliau juga mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari pemerintah daerah serta pemangku kepentingan, antara lain:
- Apresiasi dari pemerintah daerah atas kontribusi dalam menjaga stabilitas hukum dan mendukung pembangunan daerah.
- Pengakuan dari masyarakat dan pemangku kepentingan atas profesionalisme penanganan perkara.
- Kerja sama positif dengan lembaga dan unsur masyarakat sipil, termasuk LSM dan unsur swasta, dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan. Salah satu penghargaan terbaru adalah The Best Integrity dan The Most Innovative Leader tingkat Asia.
Dengan rekam jejak prestasi penanganan perkara di Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Gorontalo, serta penghargaan internal dan eksternal yang menyertainya, KBP Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. dinilai sebagai perwira Polri yang memiliki kapasitas teknis, kepemimpinan, dan integritas tinggi dalam mendukung terwujudnya penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya.












