"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Hukum  

Sidang Praperadilan Mantan Menteri Thomas Lembong Dibawakan Hakim Tumpanuli Marbun

Thomas Lembong Dijatuhi Putusan Praperadilan oleh Hakim Tumpanuli Marbun

Jenepontoinfo.com – Thomas Trikasih Lembong akan menjalani sidang praperadilan perdana terkait penetapan tersangkanya di kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) periode 2015-2016 hari ini.

Sidang perdana tersebut akan digelar di PN Jakarta Selatan dengan hakim Tumpanuli Marbun sebagai hakim tunggal. Hal ini diketahui dari keterangan Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Djuyamto yang dikutip pada Senin (18/11/2024).

Ketua PN Jakarta Selatan, juga telah menunjuk hakim tunggal yang akan memeriksa dan mengadili kasus tersebut, yaitu Bapak Tumpanuli Marbun. Sidang tersebut akan dimulai pada Senin, 18 November 2024.

Dalam konferensi pers di Kejagung RI, Jakarta, Selasa (29/10/2024), Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Abdul Qohar menjelaskan kronologis kasus ini. Menurutnya, pada tahun 2015, berdasarkan rapat koordinasi antar kementerian, telah disimpulkan bahwa Indonesia tidak membutuhkan impor gula karena mengalami surplus gula.

Namun, pada tahun yang sama, Menteri Perdagangan saat itu, Thomas Trikasih Lembong, memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah sebanyak 105 ribu ton kepada PT AP. Gula kristal mentah tersebut kemudian diolah menjadi gula kristal putih atau GKP.

Padahal, berdasarkan keputusan Menteri Perdagangan Nomor 527 Tahun 2004, impor gula kristal putih hanya diperbolehkan untuk BUMN. Namun, impor tersebut dilakukan oleh PT AP tanpa melalui rapat koordinasi dengan instansi terkait dan tanpa rekomendasi dari Kementerian Perindustrian yang mengetahui kebutuhan gula di dalam negeri.

Pada tanggal 28 Desember 2015, dilakukan rapat koordinasi di bidang perekonomian yang dihadiri oleh kementerian dibawah Menko Perekonomian. Salah satu pembahasannya adalah bahwa Indonesia pada tahun 2016 akan kekurangan gula kristal putih sebanyak 200 ribu ton untuk stabilisasi harga dan pemenuhan stok nasional.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *