Tanggapan Polda Metro Jaya Terkait Video Tabung Whip Pink di Kediaman Reza Arap
Pihak Polda Metro Jaya akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait viralnya potongan video yang menampilkan tabung whip pink (diduga berisi gas N2O atau Nitrous Oxide) di kediaman Reza Arap. Temuan ini menjadi perhatian publik setelah diunggah kembali oleh sahabat mendiang Lula Lahfah, termasuk Awkarin.
Gas N2O secara regulasi diperuntukkan bagi keperluan medis dan prosedur resmi. Polri menegaskan bahwa penggunaannya tidak boleh disalahgunakan karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. Pernyataan ini disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya melalui saluran YouTube Cumi-cumi pada Jumat (6/2/2026).
Video yang memperlihatkan tabung whip pink tersebut diketahui diunggah di kanal YouTube Garaisu milik Graciela atau Gracia, seorang teman dekat Reza Arap. Namun, tak lama berselang, video itu kabarnya sudah di-take down dari platform aslinya. Meskipun demikian, unggahan tersebut sempat ramai diperbincangkan hingga akhirnya viral.
Peran Awkarin dalam Penyebaran Video
Unggahan video tersebut menarik perhatian sahabat-sahabat dekat Lula Lahfah. Mereka kepergok kompak memposting ulang cuplikan video tersebut. Salah satunya adalah Awkarin. Lewat Instagram miliknya, Awkarin membagikan ulang cuplikan video yang memperlihatkan keberadaan tabung tersebut di akun masing-masing. Ia juga menyematkan emoji patah hati dalam unggahannya.
Menanggapi komentar salah satu pengguna Instagram yang menulis, “Pantes, Awkarin ngebela sampai sebegitunya,” Awkarin kembali membalas dengan emoji serupa. Hal ini menunjukkan bahwa Awkarin merasa perlu untuk mengungkap kebenaran terkait video tersebut.
Pengamanan Bukti Rekaman oleh Awkarin
Awkarin secara terbuka mempertanyakan alasan di balik penghapusan vlog tersebut. Ia menyiratkan adanya kejanggalan pada konten yang mendadak hilang itu. “Kalo emang gak ada apa-apa. Kenapa harus di take down vlog-nya? Sekarang ngerti, kan?” tulis Awkarin.
Vlog yang sempat hilang tersebut kemudian muncul kembali di platform aslinya. Akan tetapi, bagian yang memperlihatkan penampakan tabung Whip Pink dikabarkan sudah tidak ada atau telah disunting. Awkarin pun menegaskan bahwa dirinya telah mengantisipasi hal tersebut dengan mengamankan bukti rekaman. “Udah gue screen record,” tegas Awkarin singkat.
Bahaya Penggunaan Gas N2O
Keberadaan tabung Whip Pink menjadi perhatian serius karena benda tersebut diketahui mengandung Nitrous Oxide (N2O). Zat ini dikategorikan berbahaya jika digunakan di luar kepentingan medis atau prosedur resmi. Penggunaan N2O di luar peruntukannya dinilai memiliki risiko kesehatan yang sangat serius, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Hingga saat ini, diketahui belum ada izin edar bebas untuk N2O. Pasalnya, penggunaannya secara regulasi hanya dibatasi untuk keperluan medis tertentu serta pendukung dalam penyiapan makanan yang menggunakan whipped cream.
Kasus Kematian Lula Lahfah
Sebagaimana diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di dalam kamar lantai 25 Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan pukul 18.44 WIB, Jumat (23/1/2026). Kematian Lula yang mendadak itu memicu beragam spekulasi miring soal sang selebgram. Mulai dari sang selebgram meninggal karena penyakit yang dideritanya hingga isu miring terkait overdosis.
Karenanya, pihak kepolisian sempat mendalami kasus kematian Lula. “Oh iya, (dugaan overdosis) pasti akan kami dalami,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Untuk mengungkap fakta di balik kematian Lula, polisi memeriksa 10 saksi. Berikut adalah identitas 10 saksi yang diperiksa atas kasus kematian Lula Lahfah:
- Reza Arap
- Arra asisten pribadi
- Sopir pribadi inisial MRP
- Asisten rumah tangga Asiah
- Dokter pribadi R,
- Teknisi apartemen
- Teknisi apartemen
- Sekuriti
- Dokter pemeriksa visum lua di RS Fatmawati
- Dokter Rumah Sakit Pondok Indah
Usai melakukan penyelidikan secara menyeluruh, polisi akhirnya menutup kasus kematian Lula.











