PHE Memimpin Transformasi Energi Nasional
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dengan mengelola 27 persen wilayah kerja operator di Indonesia, PHE memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor energi tanah air. Pada tahun 2025, PHE menyumbang 65 persen lifting minyak nasional dan 35 persen lifting gas nasional. Produksi migas mencapai 1 MMBOEPD (1 juta barel setara minyak per hari), yang merupakan capaian yang sangat menggembirakan.
Selain itu, PHE berhasil mencatatkan pencapaian post-drill di 2 MNK Rokan dan penandatanganan 2 insentif fiskal. Lifting minyak pada 2025 mencapai 396 MBOPD, sementara lifting gas berada di angka 1,8 BCFD. Data ini didorong oleh pengeboran di 20 sumur eksplorasi dan 886 sumur eksploitasi. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen PHE untuk meningkatkan ketersediaan minyak mentah domestik, terlepas dari tantangan dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Target Produksi Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, PHE menetapkan target ambisius untuk memperkuat tulang punggung energi nasional. Perusahaan memproyeksikan kenaikan produksi minyak sebesar 24 persen dan gas sebesar 21 persen. Target lifting minyak diharapkan naik dari 396 MBOPD menjadi 404 MBOPD, sedangkan target gas diharapkan melesat dari 1,8 BCFD menjadi 2,4 BCFD pada akhir tahun 2026.
Untuk mencapai target tersebut, PHE akan melakukan revitalisasi aset eksisting, program pengembangan, serta penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR). Selain itu, PHE akan memaksimalkan 16 pengeboran eksplorasi, seismik, serta pengembangan CCS/CCUS. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan strategi yang terarah dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan produksi migas.
Tiga Pilar Transformasi PHE
Corporate Secretary PT PHE, Hermansyah Y Nasroen, menjelaskan bahwa perusahaan fokus pada tiga pilar transformasi utama yang menjadi fondasi PHE sebagai pemimpin industri hulu migas. Berikut adalah pilar-pilar tersebut:
-
Peningkatan Produktivitas
Menjadi tulang punggung produksi migas nasional secara berkelanjutan. PHE berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional agar dapat memenuhi kebutuhan energi nasional secara optimal. -
Inovasi Teknologi
Penerapan teknologi mutakhir untuk optimasi operasional aset hulu. PHE berupaya memadukan inovasi teknologi dengan pengelolaan aset untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi. -
Inisiatif Dekarbonisasi
Komitmen pengembangan portofolio energi rendah karbon melalui transisi energi. PHE berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan teknologi ramah lingkungan dan pengurangan emisi karbon.
Pihaknya berharap, adanya dukungan kuat dari pemangku kepentingan terkait perizinan dan ketersediaan lahan guna kelancaran ekosistem hulu migas di masa depan.
Peran Subholding Upstream Pertamina
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bertindak sebagai Subholding Upstream yang mengoordinasikan seluruh kegiatan eksplorasi dan produksi migas Pertamina. Peran PHE sangat vital dalam mengejar target nasional produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD), dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada tahun 2030.
Dengan komitmen dan strategi yang jelas, PHE siap menjadi motor penggerak utama dalam menjaga ketahanan energi nasional. Melalui inovasi, efisiensi, dan komitmen terhadap keberlanjutan, PHE tidak hanya memenuhi kebutuhan energi saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.











