"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Bisnis  

RAT ke-18 Tahun Buku 2025, CUKS Atambua Kuatkan Pemberdayaan Anggota dan Raih WTP

Credit Union Kasih Sejahtera (CUKS) Atambua Gelar RAT ke-18 Tahun Buku 2025

Credit Union Kasih Sejahtera (CUKS) Atambua kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-18 tahun buku 2025. Acara ini diadakan di Gedung Graha Kirani, Tulamalae, pada Jumat (6/3/2026). RAT menjadi momen penting bagi seluruh anggota untuk mengevaluasi kinerja dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan.

Dalam forum tertinggi anggota ini, CUKS tidak hanya memperkuat komitmen solidaritas dan pemberdayaan anggota, tetapi juga mencatat capaian positif dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen CUKS dinilai mampu menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Pimpinan Kantor Akuntan Publik Naufal Widita Jati, Muhammad Naufal, CPA menyampaikan hasil audit laporan keuangan CU Kasih Sejahtera Tahun Buku 2025 yang memperoleh opini WTP. Ia menegaskan bahwa hingga 31 Desember 2025, pengelolaan keuangan CUKS telah memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan pada RAT serta semakin memperkuat kepercayaan anggota terhadap lembaga.

Ketua Pengurus CUKS, Romo Zeferino Afat, Pr menjelaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang menjadi wujud nyata demokrasi anggota. Menurutnya, setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam menentukan arah dan kebijakan lembaga sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian serta Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 19 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan.

Di sinilah nilai demokrasi anggota diwujudkan, dimana setiap anggota memiliki suara yang sama dan berdaulat dalam menentukan arah lembaga miliknya. RAT bukan sekadar kewajiban organisasi, tetapi juga menjadi cerminan jati diri credit union sebagai gerakan ekonomi berbasis solidaritas.

Selama tahun 2025, CUKS menghadapi berbagai tantangan baik dari sisi ekonomi, sosial maupun dinamika internal organisasi. Namun berkat kerja sama yang solid antara pengurus, pengawas, manajemen, serta dukungan anggota dan pemerintah, lembaga tersebut terus bertumbuh dan memberikan pelayanan yang semakin baik.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas kepercayaan dan partisipasi aktif dalam mendukung perkembangan CUKS. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, serta berbagai lembaga mitra yang terus mendukung pertumbuhan dan perkembangan lembaga ini.

Romo Zeferino juga mengapresiasi kerja keras manajemen dan seluruh karyawan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas, serta pengawas yang menjalankan fungsi pengawasan secara objektif demi menjaga tata kelola lembaga. Kerja keras bersama tersebut mengantarkan CUKS bersama dua credit union primer lainnya di bawah naungan Gerakan Pusat Koperasi Kredit Indonesia meraih penghargaan pada ajang Asian Credit Union Forum (ACUF) 2025 di Manila.

Selain itu, CUKS juga meraih pengakuan atas penerapan standar tata kelola dan akuntabilitas internasional sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan kepercayaan anggota. Melalui tema yang diusung, CUKS mendorong seluruh anggota untuk terus meningkatkan martabat, memperkuat kebersamaan serta mengembangkan usaha produktif demi mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas.

Ia berharap seluruh anggota dapat berpartisipasi aktif menyampaikan pendapat, saran dan masukan yang konstruktif agar lembaga ini semakin kuat dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota. Credit Union Kasih Sejahtera akan terus berkomitmen membangun kesejahteraan bersama melalui semangat solidaritas.

Nilai-nilai credit union adalah kekuatan kita bersama dalam membangun hidup yang lebih baik dan bermartabat, serta melanjutkan perjuangan ini demi kesejahteraan anggota saat ini dan generasi yang akan datang.

Kegiatan RAT tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua Pater Vincentius Wun SVD, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UKM Provinsi NTT Drs. Jusuf Lery Rupidara, M.Si, Ketua Pengurus Puskopcuina yang diwakili Rm. Agustinus Lengga Tiala, Pr, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Belu sekaligus Plt Kepala Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, serta Asisten II Setda TTU. Turut hadir pimpinan Kantor Akuntan Publik Naufal Widita Jati, Muhammad Naufal, CPA, para pastor paroki, pimpinan biara, lembaga mitra perbankan, pengurus dan pengawas purnabakti, pengurus dan pengawas aktif CU Kasih Sejahtera, para aktivis gerakan Credit Union, serta anggota dari 14 kantor cabang yang tersebar di Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka.




Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *