"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Bisnis  

Masih Ada Waktu, Kirim Bantuan Gratis Ongkir ke Korban Bencana Sumatera dengan JNE

Hari mulai gelap. Matahari telah menghilang di balik ufuk barat, meninggalkan langit yang tampak gelap dan mendung. Udara dingin semakin mempercepat langkah kaki orang-orang yang melintasi jalan-jalan sepi. Di tengah suasana seperti ini, seseorang memberi tahu saya bahwa ia menerima informasi dari WhatsApp.

“Mas, saya dapat ini dari WhatsApp,” katanya.

Saya langsung melihat isinya. Sebuah selebaran digital dengan logo JNE yang berisi informasi tentang bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini dilengkapi dengan fasilitas gratis ongkir hingga 10 kg. Untuk memastikan kebenarannya, saya mengunjungi akun Instagram JNE dan menemukan selebaran yang sama, lengkap dengan penjelasan lebih rinci.

“Ho oh, bener, Pak. Mau ikut kirim?” tanya seseorang. Obrolan ini terjadi setelah salat maghrib pada Sabtu sore (6/12/2025). Tiga orang sepakat untuk mengumpulkan barang-barang yang bisa mereka berikan.

Beberapa saat kemudian, saya juga mengunjungi akun Instagram jne.yogyakarta untuk mencari informasi tempat pengiriman bantuan. Jawabannya cepat datang: “Untuk dropnya hanya bisa di JNE pusat Yogyakarta saja, Jl Sorogenen no. 196 Nitikan Umbulharjo Yogyakarta.”

Ternyata, hanya ada satu tempat pengumpulan bantuan melalui JNE di Yogyakarta, yaitu di perwakilan utamanya di Umbulharjo. Warga yang ingin membantu bisa mengantarkan sendiri paket bantuan yang sudah dikemas. JNE tidak menyediakan layanan pengambilan paket dari rumah warga atau donatur.

Singkat cerita, pada Minggu (7/12/2015), kami telah mengemas beberapa masker, susu bubuk untuk balita, pampers, dan minyak kayu putih. Tidak ada pakaian karena menurut petunjuk dari JNE, kebutuhan pakaian untuk pengungsi dan warga terdampak bencana di Sumatera sudah terpenuhi. Oleh karena itu, sampai 5 Desember 2025, prioritas bantuan adalah barang selain pakaian, seperti perlengkapan balita, makanan kering, selimut, dan obat-obatan dasar.

Saat tiba di kantor JNE, banyak kardus dan bungkusan bantuan warga yang telah terkumpul. Petugas sedang menimbang setiap paket agar bobotnya tidak melebihi 10 kg. “Isinya apa?” tanya seorang petugas. Saya menjawab dan diberi arahan untuk meletakkan paket di dekat timbangan. Menurut petugas, asalkan dikemas rapi dan sesuai ketentuan, paket akan segera diurus oleh JNE. Selanjutnya, bantuan akan dikirim dan diteruskan ke posko-posko di wilayah terdampak.

Saat hendak keluar, saya berpapasan dengan seorang bapak dan ibu yang sedang menggotong kardus besar berlabel merek pampers. Inisiatif JNE disambut dengan antusiasme warga. Solidaritas warga bertemu dengan kepedulian perusahaan. Gotong royong menjadi modal penting dalam memperkuat bangsa ketika menghadapi bencana.

Seorang petugas JNE dari cabang tertentu menulis di kolom komentar Instagram JNE bahwa dalam sehari ia bisa mencetak hingga 500 resi paket bantuan untuk Sumatera. “Capek, tapi senang,” katanya. Netizen yang berasal dari daerah terdampak juga menyampaikan terima kasih kepada warga luar daerah yang membantu.

Masih ada dua hari hingga 10 Desember 2025 bagi warga yang ingin memanfaatkan fasilitas gratis ongkir dari JNE. Meski kemudahan telah diberikan, warga tetap perlu memperhatikan beberapa hal:

  • Ikuti ketentuan yang ditetapkan, termasuk jenis barang yang diprioritaskan dan bobot paket. Penting untuk memantau informasi dari media sosial JNE atau bertanya langsung ke kantor perwakilan JNE terdekat. Perkembangan informasi bisa terjadi, misalnya, bantuan pakaian awalnya diterima, namun mulai 5 Desember bantuan non pakaian lebih diharapkan.
  • Periksa kondisi dan kelayakan setiap barang sebelum dikemas. Pastikan makanan kering, susu, dan obat-obatan masih memiliki masa penggunaan yang panjang.
  • Paket yang berisi barang seperti susu balita, masker, dan obat-obatan harus dikemas rapat dan dilapisi plastik untuk mengurangi risiko kerusakan akibat hujan. Cuaca ekstrem dan hujan deras diprediksi akan terus terjadi beberapa waktu ke depan. Meski JNE akan mengurus pengirimannya, warga juga perlu mempersiapkan paket sebaik mungkin.

Jangan biarkan saudara-saudara kita bertahan sendirian. Setiap bentuk dukungan, baik melalui cara apapun, sangat penting. Warga bantu warga menjadi penopang utama ketika penderitaan dan kesusahan menyelimuti saudara sebangsa.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *