"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Bisnis  

Siapa Pemilik HMNS? Merek Parfum Lokal Indonesia

Profil Rizky Arief Dwi Prakoso, Pemilik HMNS



Pemilik brand parfum lokal HMNS adalah Rizky Arief Dwi Prakoso, seorang pengusaha muda yang lahir di Jakarta pada 2 Oktober 1994. Ia lulus dari Institut Teknologi Bandung dengan gelar S1 Teknik Geologi pada tahun 2016. Meski berlatar belakang pendidikan teknik, Rizky memilih jalan kariernya di bidang bisnis dan pemasaran. Keputusan ini ia ambil setelah melihat banyak senior di kampusnya terkena PHK di industri tambang.

Sebelum dikenal sebagai pemilik brand HMNS, Rizky telah menapaki karier di bidang marketing sejak lulus kuliah. Ia pernah magang di salah satu brand sepatu lokal dan mengikuti program management trainee.

Awal Karier Rizky Arief Dwi Prakoso



Alih-alih memilih karier yang sejalan dengan pendidikannya di geologi, Rizky justru memilih magang sebagai copywriter di brand sepatu lokal, Brodo (PT Brodo Ganesha Indonesia). Di sana, ia menjalani dua bulan masa magang sebelum akhirnya menjadi Creative Copywriter.

Pada Januari 2017, Rizky mengikuti program Management Trainee (MT) dan Content Marketing dari Brodo. Keputusan untuk memilih jalan karier tersebut ternyata tidak mudah. Saat itu, ia juga mendapat tawaran pekerjaan di PT Freeport Indonesia sebagai geolog. Rizky sempat berkonsultasi dengan keluarga dan teman-teman terdekatnya. Dari sekian orang yang ia tanyai, hanya dua rekannya yang menyarankan untuk memilih MT di Brodo. Kedua orang tersebut adalah Amron Naibaho dan Karina Innandindya, yang saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Chief of Product HMNS.

Kelola Brand Sepatu Lokal Hingga Dipakai Presiden



Perjalanan Rizky di Brodo tergolong singkat, yaitu sekitar setahun satu bulan sebelum akhirnya resmi menjadi CEO NAH Project, sister company dari Brodo. Rizky menjadi CEO NAH Project dari September 2017 hingga Oktober 2018 atau sekitar 1 tahun 2 bulan.

Meski cukup singkat, Rizky justru mengalami salah satu momen paling berharga dalam karier bisnisnya saat memimpin NAH Project. Saat itu, ia ingin NAH Project memiliki brand positioning yang lebih dekat dengan anak muda urban. Tren dan kampanye menggunakan brand lokal juga tengah meningkat. Berbagai pelaku industri, influencer, hingga pemerintah kompak menggalakkan penggunaan brand lokal, termasuk sepatu.

Pada 2018, nama NAH Project melejit setelah salah satu produk sepatunya dipakai langsung oleh Jokowi yang kala itu masih menjabat sebagai Presiden RI. Jokowi diketahui memakainya dalam beberapa kesempatan seperti saat kampanye dan kunjungan kerja. Hal itu lantas membuat nama NAH Project makin dikenal, followers media sosial meningkat, dan angka penjualan pun melesat.

Namun, pada akhir 2018, Rizky memutuskan keluar dari NAH Project. Ia ingin menjajal tantangan baru dan memiliki brand sendiri yang mengantarkannya menjadi owner HMNS.

Mendirikan HMNS, Brand Parfum Lokal dengan Storytelling Marketing



Pada 2019, Rizky resmi meluncurkan brand parfum bernama HMNS (PT Hadir Mengharumkan Nusantara). Ia mengajak Amron dan Karina untuk mendirikan brand ini hingga sesukses sekarang.

Awalnya, Rizky sempat mempelajari dunia parfum selama enam bulan. Ia juga memulai HMNS dari bisnis produksi rumahan hingga akhirnya bisa menyewa kantor empat lantai di gedung Trio, Kebon Sirih, Jakarta.

Dalam membangun HMNS, Rizky selalu menjadikan storytelling sebagai kekuatan utama. Ia pasti mengemas setiap produk parfum HMNS dengan cerita, sehingga konsumen merasa memiliki pengalaman emosional yang dekat dengan produk. Output dari strategi marketing tersebut bisa dilihat lewat unggahan-unggahan di media sosial HMNS hingga kemasan parfum yang sampai di tangan pembeli.

Saat ini, HMNS mampu memproduksi sekitar 120 ribu botol parfum per tahun dan menjual hingga 10 ribu botol per bulan. Penjualan parfum HMNS lebih banyak melalui platform online, tetapi tetap memiliki beberapa booth dan bekerja sama dengan toko distributor di beberapa kota.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *