JAKARTA, jenepontoinfo.com – Wakil Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Maulana menilai ide melucuti senjata api anggota polisi perlu dipertimbangkan. Menurutnya, ide tersebut yang diajukan oleh anggota DPR untuk mengevaluasi penggunaan senjata api oleh polisi sangat penting dan harus ditindaklanjuti.
Arif mengatakan bahwa tidak semua fungsi kepolisian membutuhkan senjata api, seperti dalam pelayanan masyarakat, sumber daya manusia, dan Korlantas. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mengevaluasi penggunaan senjata api oleh polisi sebagai bagian dari upaya mendorong reformasi kepolisian yang lebih demokratis dan menghormati hak asasi manusia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi berpendapat bahwa pelucutan senjata api anggota polisi bukanlah solusi yang tepat. Menurutnya, polisi tetap membutuhkan senjata untuk menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Bahkan, saat ini banyak anggota polisi yang menjadi korban penembakan oleh pelaku kejahatan jalanan.
Islah juga mengingatkan bahwa meskipun ada UU Darurat, masih banyak yang melanggar aturan kepemilikan senjata api. Oleh karena itu, pelucutan senjata api bukanlah solusi yang efektif.
Di sisi lain, Arif juga menyoroti bahwa saat ini polisi masih terlihat sangat militeristik, padahal semangat reformasi kepolisian adalah untuk mewujudkan polisi yang demokratis dan menghormati hak asasi manusia. Dengan demikian, evaluasi terhadap penggunaan senjata api oleh polisi perlu dilakukan untuk mendorong terciptanya polisi yang lebih baik dan sesuai dengan semangat reformasi.
Redaksi jenepontoinfo.com memperoleh informasi bahwa saat ini banyak anggota polisi yang menjadi korban penembakan oleh pelaku kejahatan jalanan. Bahkan, meskipun ada UU Darurat, masih banyak yang melanggar aturan kepemilikan senjata api. Oleh karena itu, pelucutan senjata api bukanlah solusi yang efektif untuk mengatasi masalah penyalahgunaan senjata api oleh anggota polisi. Sebagai penegak hukum, polisi tetap membutuhkan senjata untuk menjalankan tugasnya. Namun, Redaksi jenepontoinfo.com mendukung upaya untuk mengevaluasi penggunaan senjata api oleh polisi agar tercipta polisi yang lebih demokratis dan menghormati hak asasi manusia.
Berita ini disadur dari jenepontoinfo.com dengan judul “Wakil Ketua YLBHI: Ide Melucuti Senjata Api Polisi Perlu Dipertimbangkan” yang dipublikasikan pada tanggal 8 Desember 2024. Redaksi jenepontoinfo.com berharap dengan adanya evaluasi terhadap penggunaan senjata api oleh polisi, akan tercipta polisi yang lebih baik dan sesuai dengan semangat reformasi kepolisian.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











