Penghargaan ESG dan Tata Kelola yang Mengukuhkan Komitmen ITDC
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatatkan pencapaian penting dalam penerapan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan meraih empat penghargaan bergengsi. Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat ITDC dalam membangun pariwisata kelas dunia yang berbasis keberlanjutan.
Penghargaan di Berbagai Ajang Nasional dan Internasional
Penghargaan pertama yang diraih adalah Silver Award pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 untuk Sustainability Report 2024. Selain itu, ITDC juga mendapatkan Silver Award kategori First Year Participation. Penghargaan kedua diperoleh dari Indonesia Corporate Sustainability Award (ICSA) 2025, yaitu Silver Award kategori Circular Economy Excellence atas program Integrated Food Surplus dalam event Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Terakhir, ITDC berhasil meraih sertifikasi Zero Waste to Landfill dari Control Union Indonesia atas keberhasilan pengelolaan limbah organik dalam acara tersebut.
Direktur Utama ITDC, Ari Respati, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan refleksi nyata dari komitmen perusahaan dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan. “Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi eksternal, tetapi juga indikator bahwa transformasi keberlanjutan perusahaan berjalan sesuai arah yang benar,” ujarnya.
Pelaporan ESG yang Memenuhi Standar Internasional
ASRRAT 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) menjadi momen penting bagi ITDC, terutama karena tahun ini merupakan pertama kalinya perusahaan menerbitkan Sustainability Report secara mandiri. Laporan tersebut telah memenuhi standar internasional GRI Standards terkait pelaporan ESG. Hal ini menegaskan komitmen ITDC terhadap efisiensi energi, pengelolaan air, penurunan emisi, konservasi keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan UMKM dan masyarakat lokal melalui pendekatan tourism for social impact.
Program Integrated Food Surplus yang Berdampak Sosial
Di sisi lain, melalui ajang ICSA 2025 yang diselenggarakan oleh Olahkarsa, startup B2B yang fokus pada solusi ESG, ITDC meraih Silver Award kategori Circular Economy Excellence melalui implementasi program Integrated Food Surplus pada penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika. Program ini dinilai unggul karena mampu menekan limbah makanan secara signifikan sekaligus memastikan redistribusi pangan layak konsumsi secara terukur.
Program ini memberikan manfaat langsung kepada komunitas setempat sebagai penerima food takeaway pasca hari perhelatan serta para petani setempat sebagai penerima kompos. Kolaborasi dan upaya kolektif dengan mitra serta komunitas setempat mempraktikkan pendekatan circular economy yang bisa direplikasi pada penyelenggaraan event internasional lainnya.
Sertifikasi Zero Waste to Landfill yang Menjadi Bukti Nyata
Hasil validasi teknis independen atas keberhasilan mekanisme tersebut membuat ITDC memperoleh sertifikasi Zero Waste to Landfill dari Control Union Indonesia. Sertifikasi ini menegaskan bahwa limbah makanan dari ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 berhasil dialihkan dari Tempat Pembuangan Akhir melalui pemanfaatan ulang, pengomposan, redistribusi pangan, dan sistem pengelolaan yang memastikan tidak ada residu yang berujung menjadi sampah akhir.
Pengakuan dalam Aspek Tata Kelola Perusahaan
Selain penghargaan di bidang ESG, ITDC juga dinyatakan sebagai Indonesia Trusted Company dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025 yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bersama Majalah SWA. Penguatan aspek tata kelola dikukuhkan melalui capaian ITDC sebagai perusahaan kategori Trusted dalam CGPI 2025. Pengakuan ini diberikan kepada perusahaan yang secara konsisten mempraktikkan Good Corporate Governance (GCG) dan memastikan keberlanjutan bisnis berjalan dalam kerangka tata kelola yang transparan, akuntabel, dan terukur.
Visi Jangka Panjang ITDC
“Capaian ini merupakan validasi strategis atas penerapan keberlanjutan yang terukur dan berorientasi jangka panjang. Kami akan terus memperkuat roadmap keberlanjutan ITDC agar kawasan yang kami kembangkan dan kelola tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial dan ekologis yang memberikan manfaat berkelipatan dan lintas generasi,” tutup Ari.











