"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Bisnis  

Apa Itu PT ATIC Tbk? Ignasius Jonan Mundur dari Jabatan Presiden Komisaris

Pengunduran Diri Ignasius Jonan dari Anabatic Technologies

Ignasius Jonan resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen perusahaan teknologi PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC). Ia juga mantan Direktur Utama PT KAI (Persero) yang mundur setelah menyelesaikan peran pentingnya dalam mendorong transformasi dan perbaikan kinerja perusahaan sejak pertama bergabung di tahun 2021. Pengunduran diri Jonan mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ATIC yang diselenggarakan Jumat (27/03/2026).

Selama Jonan bergabung di perusahaan ini, perseroan mencatat berbagai perbaikan fundamental, khususnya dalam penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan disiplin serta perbaikan struktur keuangan. Hal tersebut membuat kinerja Anabatic Technologies terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif selama empat tahun berturut-turut. Perbaikan ini juga tercermin pada kondisi neraca keuangan perusahaan yang semakin membaik, termasuk pengelolaan laba ditahan yang semakin mendekati titik impas.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kita bersama-sama membangun fondasi lebih kuat melalui penguatan tata kelola, disiplin keuangan, serta fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Saya percaya fondasi ini akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus berkembang di masa depan,” ujar Ignasius Jonan dalam keterangan pers tertulis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.

Perseroan menyatakan, pengunduran diri ini akan berlaku efektif setelah masa transisi yang berlangsung hingga pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Harry Surjanto Hambali, selaku Presiden Direktur PT Anabatic Technologies Tbk menyatakan, perusahaan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kontribusi dan kepemimpinan Ignasius Jonan selama lima tahun terakhir di perseroan. “Kami berterima kasih atas bimbingan dan kontribusi terbaik yang telah beliau selama masa kepemimpinannya,” kata Harry Surjanto Hambali.

Selain menyetujui pengunduran diri Ignasius Jonan, RUPSLB juga membahas langkah strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional dan memperkuat kondisi keuangan. Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan obligasi yang memiliki opsi penyelesaian secara tunai maupun melalui konversi menjadi saham. Saldo obligasi yang akan jatuh tempo pada tanggal 11 Juli 2026 tercatat sekitar Rp559,99 miliar.

Pada 29 Januari 2026, Anabatic Technologies telah menerima konfirmasi dari TIS Inc. selaku pemegang obligasi dengan saldo tersebut bahwa mereka memilih penyelesaian melalui pembayaran secara tunai. Posisi kas perusahaan per September 2025 tercatat sekitar Rp445,29 miliar. Guna memastikan ketersediaan dana operasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan, manajemen melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue kepada para pemegang saham. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan serta pengembangan bisnis Anabatic Technologies ke depan. Selain di Indonesia, ATIC juga beroperasi di Malaysia dan Filipina melalui kantor perwakilan subholdings, yaitu KPSG dsan CTI Group.

Mengutip Kontan, ATIC mengejar target pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen di 2026. Direktur Anabatic Technologies, Lie David Limina, pada paparan publik Desember 2025 lalu menyatakan, secara top line, pendapatan ATIC masih tumbuh moderat hingga kuartal III-2025. Pendapatan ATIC naik 2,21 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 6,31 triliun menjadi Rp 6,45 triliun. Pada saat yang sama, perolehan laba bersih ATIC meningkat 45,19 persen secara tahunan dari Rp 113,94 miliar menjadi Rp 165,43 miliar sampai dengan September 2025.

Apa Itu PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC)?

PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) adalah perusahaan publik di sektor teknologi informasi yang berbasis di Indonesia, berdiri sejak tahun 2002. Perusahaan ini bergerak sebagai holding dengan berbagai anak usaha yang menyediakan solusi IT, layanan konsultasi, serta sistem digital untuk perusahaan besar di Indonesia. Saat ini ATIC sedang dalam proses rights issue untuk memperkuat keuangan menjelang jatuh tempo obligasi pada Juli 2026.

Profil Perusahaan:

  • Nama: PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC)
  • Didirikan: 2002
  • Sektor: Teknologi, khususnya jasa dan konsultan IT
  • Status: Perusahaan publik (tercatat di Bursa Efek Indonesia)
  • Lokasi utama: Tangerang dan Jakarta
  • Kapitalisasi pasar: Sekitar Rp 1,28 triliun (Maret 2026)

Bidang Usaha:

  • Solusi IT Enterprise: Sistem core banking, ERP, dan solusi digital untuk perusahaan besar.
  • Konsultasi Teknologi: Layanan integrasi sistem, keamanan IT, dan transformasi digital.
  • Anak Usaha: Beberapa subholding yang fokus pada software development, layanan cloud, dan IT outsourcing.

Sosok dan Profil Ignasius Jonan

Ignasius Jonan adalah tokoh yang dikenal sebagai mantan Menteri Perhubungan (2014–2016) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2016–2019). Ia juga sukses memimpin PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan baru saja mundur dari jabatan Presiden Komisaris PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) pada Maret 2026.

Biodata Singkat:

  • Nama Lengkap: Ignasius Jonan
  • Tanggal Lahir: 21 Juni 1963
  • Tempat Lahir: Singapura
  • Agama: Katolik
  • Pasangan: Ratnawati Jonan
  • Anak: Monica Jonan dan Caterin Jonan
  • Pendidikan: Universitas Airlangga (Ekonomi), Tufts University (Master of Arts in International Relations)

Karier Utama:

  • Perbankan & Korporasi Awal: Pernah bekerja di Citibank dan Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.
  • Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (2009–2014): Mengubah KAI dari perusahaan merugi menjadi perusahaan modern dan profitabel. Fokus pada peningkatan layanan, efisiensi, dan modernisasi sistem transportasi kereta.
  • Menteri Perhubungan (2014–2016): Ditunjuk Presiden Joko Widodo. Digantikan oleh Budi Karya Sumadi pada Juli 2016.
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2016–2019): Menggantikan Archandra Tahar. Fokus pada reformasi sektor energi dan elektrifikasi.
  • Komisaris & Presiden Komisaris di berbagai perusahaan: PT Unilever Indonesia Tbk. PT United Tractors Tbk. PT SOHO Global Health. PT Anabatic Technologies Tbk (2021–2026, mundur Maret 2026)

Pencapaian & Kontribusi:

  • Transformasi KAI: Menjadikan KAI sebagai perusahaan transportasi modern dengan peningkatan pendapatan signifikan.
  • Reformasi Energi: Mendorong kebijakan diversifikasi energi dan elektrifikasi di Indonesia.
  • Tata Kelola Korporasi: Saat di Anabatic Technologies, Jonan berperan dalam memperkuat tata kelola, restrukturisasi keuangan, dan disiplin operasional perusahaan.
Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *