Program KUR BSI 2026 untuk Pelaku UMKM
Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan program KUR BSI 2026 yang dirancang khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini memberikan akses mudah bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal. Besaran pinjaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan cicilan bulanan, sehingga memudahkan para pengusaha dalam mengelola keuangan.
Salah satu poin penting yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman adalah memahami plafon, tenor, dan cicilan bulanan sesuai kemampuan pembayaran. Dengan demikian, pelaku usaha tidak akan terjebak dalam kredit macet. Berikut estimasi cicilan untuk pinjaman Rp50 juta:
- 12 bulan: Rp4.303.321
- 24 bulan: Rp2.216.030
- 36 bulan: Rp1.521.096
Dari tabel tersebut, terlihat bahwa semakin panjang tenor, maka cicilan per bulan akan semakin ringan. Namun, total margin yang dibayarkan akan lebih besar. Oleh karena itu, pemilihan tenor harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang dimiliki.
Tabel Cicilan KUR BSI 2026 untuk Pinjaman Rendah
Selain untuk pinjaman Rp50 juta, KUR BSI 2026 juga menyediakan simulasi cicilan untuk plafon yang lebih kecil. Contohnya, berikut adalah rincian cicilan untuk pinjaman super mikro:
- Pinjaman Rp1 juta:
- 12 bulan: Rp86.066
- 24 bulan: Rp44.320
-
36 bulan: Rp30.421
-
Pinjaman Rp5 juta:
- 12 bulan: Rp430.332
- 24 bulan: Rp221.603
-
36 bulan: Rp152.109
-
Pinjaman Rp10 juta:
- 12 bulan: Rp860.664
- 24 bulan: Rp443.206
- 36 bulan: Rp304.219
Simulasi cicilan ini cocok untuk pelaku usaha pemula yang membutuhkan modal kecil. Dengan adanya variasi tenor, pelaku usaha dapat memilih skema yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tabel Cicilan KUR BSI 2026 untuk Pinjaman Menengah
Untuk kategori usaha mikro, KUR BSI 2026 menawarkan berbagai plafon mulai dari Rp20 juta hingga Rp100 juta. Berikut rinciannya:
- Pinjaman Rp20 juta:
- 12 bulan: Rp1.721.328
- 24 bulan: Rp886.412
-
36 bulan: Rp608.438
-
Pinjaman Rp30 juta:
- 12 bulan: Rp2.581.992
- 24 bulan: Rp1.329.618
-
36 bulan: Rp912.658
-
Pinjaman Rp40 juta:
- 12 bulan: Rp3.442.657
- 24 bulan: Rp1.772.824
-
36 bulan: Rp1.216.877
-
Pinjaman Rp50 juta:
- 12 bulan: Rp4.303.321
- 24 bulan: Rp2.216.030
-
36 bulan: Rp1.521.096
-
Pinjaman Rp60 juta:
- 12 bulan: Rp5.163.985
- 24 bulan: Rp2.659.236
-
36 bulan: Rp1.825.316
-
Pinjaman Rp70 juta:
- 12 bulan: Rp6.024.650
- 24 bulan: Rp3.102.442
-
36 bulan: Rp2.129.535
-
Pinjaman Rp80 juta:
- 12 bulan: Rp6.885.314
- 24 bulan: Rp3.545.648
-
36 bulan: Rp2.433.755
-
Pinjaman Rp90 juta:
- 12 bulan: Rp7.745.978
- 24 bulan: Rp3.988.854
-
36 bulan: Rp2.737.974
-
Pinjaman Rp100 juta:
- 12 bulan: Rp8.606.642
- 24 bulan: Rp4.432.061
- 36 bulan: Rp3.042.193
Dengan memahami tabel KUR BSI 2026, pelaku usaha dapat lebih mudah menentukan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan mereka.
Plafon dan Ketentuan KUR BSI 2026
Program KUR BSI 2026 menawarkan plafon pembiayaan mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, tergantung jenis usaha. Beberapa keunggulan utama dari program ini antara lain:
- Tenor hingga 36 bulan, bahkan bisa mencapai 48 bulan untuk skema tertentu
- Margin yang ringan sesuai kebijakan bank
- Cicilan dipengaruhi oleh plafon, tenor, dan margin
Jenis KUR BSI 2026
Berikut beberapa jenis KUR BSI 2026 yang tersedia:
- KUR Super Mikro
- Plafon maksimal Rp10 juta
- Umumnya tanpa agunan
-
Cocok untuk usaha pemula
-
KUR Mikro
- Plafon Rp10 juta–Rp100 juta
- Untuk usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Hingga Rp100 juta biasanya tanpa jaminan tambahan
Syarat dan Cara Pengajuan KUR BSI 2026
Agar pengajuan KUR BSI 2026 dapat diproses, berikut syarat umumnya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha aktif minimal 6 bulan
- Menyiapkan dokumen identitas dan legalitas usaha
Pengajuan KUR BSI 2026 dapat dilakukan melalui:
- Aplikasi Salam Digital
- Kantor cabang BSI terdekat
- Laman resmi BSI
Setelah pengajuan, bank akan melakukan verifikasi dan survei usaha sebelum pencairan dana.
Catatan Penting
Sebagai catatan, seluruh cicilan KUR BSI 2026 dalam tabel di atas masih berupa simulasi. Nilainya dapat berubah sesuai kebijakan bank dan subsidi pemerintah.











