"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Ikal Pilih Ketum, Gubernur Lemhannas: Insya Allah Kondusif



JAKARTA – Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Ikal Lemhannas) menyelenggarakan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di Gedung Pancagatra Lemhannas, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (11/4/2026). Acara ini menjadi momen penting dalam mencari ketua umum baru setelah Jenderal (Purn) Agum Gumelar mengundurkan diri dari jabatannya.

Beberapa tokoh ternama hadir dalam acara tersebut. Di antaranya adalah Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Wiranto, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi Prof Purnomo Yusgiantoro, mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Djoko Suyanto dan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, serta mantan Gubernur Lemhannas Budi Susilo Soepandji.

Gubernur Lemhannas Tubagus Ace Hasan Syadzily menjelaskan bahwa pelaksanaan Munaslub Ikal Lemhannas 2026 bertujuan untuk memilih ketua umum baru yang akan menggantikan Jenderal (Purn) Agum Gumelar, yang telah menjabat selama empat periode. Ace menegaskan bahwa proses pemilihan dilakukan secara demokratis dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

“Kami sudah memberikan arahan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu melalui proses penjaringan di dalam forum Munaslub. Siapa pun peserta yang memiliki hak suara berhak mengajukan calon ketua umum, dan setelah itu akan dipilih tiga besar, kemudian dipilih satu orang sebagai ketua umum,” ujar Ace kepada awak media.

Saat ditanya mengenai kandidat ketua umum definitif pengganti pelaksana tugas (plt) Mustafa Abubakar, Ace enggan menyampaikannya. “Karena itu, kami tidak bisa menduga-duga karena yang punya hak adalah para peserta, maka kita serahkan kepada peserta untuk menentukan siapa nakhoda baru yang akan memimpin Ikal Lemhannas,” tambahnya.

Ace juga menegaskan bahwa prosesi pemilihan dilakukan secara kekeluargaan agar tidak terjadi dualisme. “Insya Allah, saya selaku ketua dewan pembina harus terus menjaga agar kondisinya tetap kondusif dalam memastikan Ikal Lemhannas solid dalam mengawal kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Dalam catatan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sempat mendeklarasikan diri sebagai ketua umum Ikal Lemhannas periode 2005-2030. Namun, klaim Dudung dibantah oleh kubu Agum yang merasa masih menjalankan roda organisasi dan belum ada pergantian ketua umum.

Sebelum acara dimulai, sempat terjadi kisruh ketika Wakil Ketua Komisi I DPR sekaligus anggota Ikal Lemhannas Dave Akbarshah Fikarno Laksono dilarang masuk ke lokasi Munaslub oleh petugas keamanan. Terjadi aksi saling dorong antara Dave dan petugas keamanan, hingga akhirnya Dave dikeluarkan dari ruangan.

Setelah itu, Dave akhirnya dibolehkan masuk dan duduk di kursi bagian depan. “Siapa tadi yang melarang saya masuk,” kata ketua Bidang Luar Negeri DPP Partai Golkar tersebut sembari bersuara keras ketika akhirnya bisa masuk. Momen itu terjadi saat Gubernur Lemhannas sedang berpidato dalam pembukaan Munaslub Ikal Lemhannas 2026.

Setelah acara, Dave menyebut insiden yang menimpanya akibat kesalahpahaman. “Ada miskomunikasi panitia yang tidak mengenal ID saya, tapi kita luruskan sudah beres. Sekarang Munasnya jangan sampai ribut lagi dan memilih yang terbaik,” jelas Dave yang mendampingi Gubernur Lemhannas.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *