"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Budaya  

Sesi foto, surat cinta untuk rindu dan waktu yang tak terulang

Perasaan Rindu yang Tak Terobati

Rindu adalah perasaan yang sering kali menghiasi hati kita, terutama ketika seseorang yang kita cintai telah pergi meninggalkan dunia ini. Kita tidak bisa lagi bertemu secara fisik atau bahkan hanya mendengar suaranya. Yang tersisa hanyalah kenangan dan rasa rindu yang tak bisa terobati. Lagu “Sesi Potret” menggambarkan perasaan tersebut dengan sangat jelas.

Lagu ini dirilis tepat sebelum Ramadan 2026 dan langsung menjadi viral di media sosial. Video-video hitam putih atau berlatar batu nisan menambah suasana haru dan rindu akan seseorang yang saat ini tak bisa bersama-sama lagi. Lagu ini juga bersanding dengan lagu-lagu lain seperti “Gala Bunga Matahari” (Sal Priadi), “Kamu dan Kenangan” (Maudy Ayunda), dan “Belum Siap Kehilangan” (Stevan Pasaribu).

Representasi dari Banyak Kisah

“Sesi Potret” mewakili banyak kisah tentang rindu, penyesalan, dan kehilangan. Dikenal dengan pendekatan lirik yang reflektif dan emosional, enau kembali menempatkan kejujuran sebagai pusat karyanya. Kali ini, ia menggandeng sang kakak Ari Lesmana untuk membawakan lagu tersebut. Vokalis dengan karakter suara yang kuat, ekspresif, dan sarat emosi ini menyuarakan cerita yang sama dari sudut pandang yang berbeda, namun saling melengkapi.

Lagu ini dibuat pada awal November 2025 sebagai representasi dari banyak kisah orang-orang di sekitar enau dan sang istri atas duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, bentuk kerinduan mendalam, dan juga pengingat soal “waktu itu” akan tiba menghampiri tanpa aba-aba, siap tak siap dan mau tak mau.

“Lagu yang jadi pengingat saya pribadi dan banyak orang soal ‘waktu’ dengan orang-orang tercinta. Terkadang gengsi juga menjadi alasan kita mengulur-ulur waktu untuk berjumpa atau memberikan pelukan hangat untuk orang-orang terkasih. Jangan sampai ada kata terlambat, karena benar adanya waktu tidak bisa diulang lagi,” kata enau.

Tim di Balik Terbentuknya Lagu Ini

Secara produksi, enau mempercayakan lagu ini kepada Kevin Pangestu sebagai music producer-nya. Setelah aransemennya selesai diproduksi, kemudian enau meminta Ari Lesmana untuk berkolaborasi dalam projek ini.

“Terima kasih untuk semua tim yang terlibat dalam prosesnya, pengisian instrumen gitar (Kevin Pangestu), bass (Ryan Wijaya), drum (Syade Rian) dan istri saya Mulia Kennedy yang telah membantu menuangkan isi pikiran saya ke dalam bentuk lirik yang lebih manis, kemudian disempurnakan oleh mas Ari Lesmana,” katanya lagi.

Lagu untuk Kamu yang Sedang Berdamai dengan Keadaan

“Sesi Potret” adalah sebuah lagu yang lahir dari ruang paling jujur tentang perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri, dengan duka, dan dengan kehilangan sosok yang kita cintai. Semoga berkenan mendengarkannya dan sampai di hati kalian, karena suatu hari nanti mungkin kita juga akan kehilangan manusia yang kita cintai, maka sempatkanlah bertemu, mengabadikannya dalam sebuah potret abadi, atau hanya bertukar kabar selagi masih ada waktu untuk memberi dan menyimpan memori baik.

Lirik Lagu “Sesi Potret”

[Sesi Potret] – enau ft. Ari Lesmana

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan

Berkat doamu diijabah sang maha kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah di tangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

Reff :

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh,

kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu ku benci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Ooh… Satu… dua… tiga…

Ini nyata, kau telah pergi…

Reff :

Ku bertamu ke rumah barumu,

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu

Cerita di Balik Video Musik “Gala Bunga Matahari” – Sal Priadi

Lirik Gala Bunga Matahari Sal Priadi dan Maknanya yang Dalam

12 Lagu tentang Kehilangan Seseorang yang Meninggal, Bikin Sedih

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *