"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

10 Negara Paling Terdampak Kenaikan Harga BBM Akibat Perang Iran vs AS-Israel: Vietnam, Laos, Australia

Kenaikan Harga BBM di Seluruh Dunia Akibat Ketegangan Iran, AS, dan Israel

Perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah memicu gejolak harga bahan bakar di seluruh dunia. Sejumlah negara mengalami kenaikan harga yang signifikan, terutama di Asia dan Eropa. Vietnam dan Laos menjadi dua negara yang paling terdampak dengan kenaikan hingga 50 persen dan 33 persen, masing-masing.

Di Australia dan Amerika Serikat, kenaikan harga bensin juga terasa sangat tajam. Menurut laporan dari Global Petrol Prices, lebih dari 85 negara melaporkan kenaikan harga sejak serangan awal pada 28 Februari. Prediksi ini menunjukkan bahwa situasi ini akan berlangsung hingga bulan April mendatang.

Negara-Negara dengan Kenaikan Harga Bensin Terbesar

Berikut adalah daftar 10 negara dengan kenaikan harga bahan bakar terbesar:

  1. Vietnam
  2. Harga 23 Februari: $0,75
  3. Harga 9 Maret: $1,13
  4. Kenaikan: 49,73 persen

  5. Laos

  6. Harga 23 Februari: $1,34
  7. Harga 9 Maret: $1,78
  8. Kenaikan: 32,94 persen

  9. Kamboja

  10. Harga 23 Februari: $1,11
  11. Harga 9 Maret: $1,32
  12. Kenaikan: 19,03 persen

  13. Australia

  14. Harga 23 Februari: $1,11
  15. Harga 9 Maret: $1,31
  16. Kenaikan: 18,23 persen

  17. Amerika Serikat

  18. Harga 23 Februari: $0,87
  19. Harga 9 Maret: $1,01
  20. Kenaikan: 16,55 persen

  21. Jerman

  22. Harga 23 Februari: $2,08
  23. Harga 9 Maret: $2,36
  24. Kenaikan: 13,3 persen

  25. Seychelles

  26. Harga 23 Februari: $1,34
  27. Harga 9 Maret: $1,52
  28. Kenaikan: 13,04 persen

  29. Guatemala

  30. Harga 23 Februari: $1,04
  31. Harga 9 Maret: $1,17
  32. Kenaikan: 12,9 persen

  33. Lebanon

  34. Harga 23 Februari: $0,91
  35. Harga 9 Maret: $1,02
  36. Kenaikan: 12,25 persen

  37. Nigeria

    • Harga 23 Februari: $0,59
    • Harga 9 Maret: $0,66
    • Kenaikan: 11,78 persen

Dampak di Asia dan Eropa

Asia sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk pengiriman minyak dan gas. Jalur ini secara efektif ditutup sejak awal perang, sehingga menyebabkan kenaikan harga bahan bakar di sejumlah negara. Jepang dan Korea Selatan, yang mengimpor sebagian besar minyaknya dari kawasan Teluk, menghadapi risiko besar.

Pemerintah Jepang telah mempersiapkan cadangan minyak strategis, sementara Korea Selatan memberlakukan batas harga maksimum untuk bensin dan solar. Di Asia Selatan, dampak lebih parah karena negara-negara seperti Pakistan dan Bangladesh memiliki cadangan keuangan yang terbatas.

Di Eropa, para menteri keuangan G7 mengadakan pertemuan darurat untuk membahas kenaikan harga. Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan mengusulkan pelepasan 20–30 persen cadangan strategis darurat untuk mengurangi tekanan pada konsumen.

Indonesia Memastikan Stabilitas Harga BBM Subsidi

Di Indonesia, isu kenaikan harga bahan bakar juga dirasakan. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak akan naik setidaknya hingga Lebaran.

Bahlil menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Jika harga minyak mentah terus meningkat, pemerintah siap menambah anggaran subsidi sebagai langkah mitigasi.

Selain itu, pemerintah juga sedang mempercepat transisi ke energi nabati guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.


Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *