Perayaan Cap Go Meh 2026 di Pontianak Berlangsung Meriah dan Sukses
Perayaan Festival Cap Go Meh tahun 2577 di Kota Pontianak berjalan dengan lancar dan sukses, menunjukkan kekompakan serta toleransi antar etnis yang tinggi. Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan persaudaraan dan kerukunan masyarakat.
Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut. Ia mengatakan bahwa seluruh agenda perayaan berjalan dengan baik, mulai dari awal hingga penutupan. Berbagai kegiatan seperti parade naga, pertunjukan seni, dan pameran budaya berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pontianak, Forkopimda, instansi terkait, tokoh masyarakat, relawan, serta seniman sangat berkontribusi besar dalam kesuksesan acara. Mereka memberikan dukungan mulai dari proses perizinan, penyediaan fasilitas, hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Hendry juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen kegiatan, organisasi kemasyarakatan, dan para relawan yang bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para seniman dan peserta kegiatan budaya yang berhasil menampilkan atraksi menarik, serta masyarakat Kota Pontianak yang turut memeriahkan festival budaya tahunan tersebut.
Parade Naga Bersinar yang Menghibur
Salah satu atraksi utama dalam perayaan tahun ini adalah Parade Naga Bersinar. Sebanyak 49 kelompok naga turut serta dalam parade ini, dengan ukuran yang bervariasi. Naga terpanjang mencapai panjang 118 meter, sedangkan naga terpendek memiliki panjang sekitar 20 meter. Semua naga tersebut merupakan hasil kreativitas masyarakat setempat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan festival budaya tersebut. Ia menilai bahwa setiap penyelenggaraan Parade Naga Bersinar selalu menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa budaya mampu mempersatukan masyarakat di tengah keberagaman.
Kondisi Toleransi yang Kuat
Perayaan tahun ini berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa nilai toleransi dan kebersamaan masih terjaga di tengah masyarakat Kota Pontianak. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, menyebutkan bahwa pengamanan selama kegiatan berlangsung berjalan optimal. Sebanyak 755 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Meskipun banyak warga yang berkumpul, tidak ada gesekan apa pun. Warga sangat tertib dan saling menjaga suasana harmonis. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Pontianak mampu menjaga kerukunan dan toleransi meski dalam kondisi yang ramai.
Potensi Pengembangan sebagai Event Wisata
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menilai bahwa perayaan Cap Go Meh memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu event wisata unggulan Kota Pontianak. Dengan adanya keragaman budaya dan antusiasme masyarakat, festival ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.
Penutup
Perayaan Cap Go Meh 2026 di Pontianak tidak hanya sekadar acara budaya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan toleransi antar etnis. Dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, festival ini berhasil menciptakan suasana yang harmonis dan penuh makna.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











