Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Pada dini hari tanggal 3 Maret 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Operasi ini dilakukan di Semarang, Jawa Tengah, dan menangkap Fadia bersama dua orang lainnya yang merupakan ajudan serta orang kepercayaannya.
Ketiganya kemudian dibawa ke Gedung KPK Merah Putih Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Menurut informasi yang diperoleh, penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kasus ini melibatkan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan di wilayah Pekalongan. Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlangsung di kantor KPK.
Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2024, Fadia Arafiq memiliki kekayaan senilai Rp85,62 miliar. Angka ini menjadikannya sebagai bupati terkaya ke-4 di Jawa Tengah. Berikut rincian posisi bupati-bupati terkaya di Jawa Tengah:
- Bupati Kebumen Lilis Nuryani: Rp138,21 miliar
- Bupati Rembang Harno: Rp128,92 miliar
- Bupati Batang Faiz Kurniawan: Rp112,61 miliar
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Rp85,62 miliar
- Bupati Jepara Witiarso Utomo: Rp47,18 miliar
- Bupati Karanganyar Rober Christanto: Rp21,71 miliar
- Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: Rp21,32 miliar
- Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari: Rp20,85 miliar
- Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman: Rp12,04 miliar
- Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif: Rp11,44 miliar
- Bupati Temanggung Agus Setyawan: Rp9,68 miliar
- Bupati Demak Eisti’anah: Rp9,62 miliar
- Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma: Rp9,19 miliar
- Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Rp8,10 miliar
- Bupati Kudus Sam’ani Intakoris: Rp7,70 miliar
- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Rp5,74 miliar
- Bupati Magelang Grengseng Pamuji: Rp5,67 miliar
- Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati: Rp3,89 miliar
- Bupati Blora Arief Rohman: Rp3,80 miliar
- Bupati Banjarnegara Amalia Desiana: Rp3,25 miliar
- Bupati Semarang Ngesti Nugraha: Rp3,07 miliar
- Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono: Rp2,79 miliar
- Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat: Rp2,73 miliar
- Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman: Rp2,51 miliar
- Bupati Boyolali Agus Irawan: Rp2,14 miliar
- Bupati Sragen Sigit Pamungkas: Rp2,11 miliar
- Bupati Grobogan Setyo Hadi: Rp2,09 miliar
- Bupati Wonogiri Setyo Sukarno: Rp1,95 miliar
- Bupati Purworejo Yuli Hastuti: Rp699,36 juta
Rincian Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Fadia Arafiq memiliki harta yang terdiri dari berbagai jenis aset, antara lain:
-
Tanah dan Bangunan:
- Tanah seluas 2.720 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp2,04 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 90 m²/55 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp1,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 180 m²/162 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp3,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 2 m²/2 m² di Kabupaten/Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri: Rp2,4 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 3 m²/3 m² di Kabupaten/Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri: Rp3,8 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 800 m²/500 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 489 m²/200 m² di Kabupaten/Kota Semarang, hasil sendiri: Rp7 miliar
- Tanah seluas 200 m² di Kabupaten/Kota Badung, hasil sendiri: Rp3,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 100 m²/100 m² di Kabupaten/Kota Jakarta Timur, hasil sendiri: Rp5 miliar
- Tanah seluas 550 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp10 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 209 m²/209 m² di Kabupaten/Kota Depok, hasil sendiri: Rp3,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 1.613 m²/800 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp3,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 310 m²/300 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp5 miliar
- Tanah seluas 1.298 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp2,5 miliar
- Tanah seluas 740 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp1 miliar
- Tanah seluas 1.900 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp1,9 miliar
- Tanah seluas 1.900 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp1,9 miliar
- Tanah seluas 1.420 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp3,55 miliar
- Tanah seluas 599 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp2,5 miliar
- Tanah seluas 7.330 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp2,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 200 m²/150 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp500 juta
- Tanah dan bangunan seluas 100 m²/70 m² di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri: Rp350 juta
- Tanah seluas 121 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp325 juta
- Tanah seluas 76 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp700 juta
- Tanah dan bangunan seluas 76 m²/120 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp700 juta
- Tanah seluas 10 m² di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri: Rp125 juta
-
Alat Transportasi dan Mesin:
- Mobil, Hyundai Minibus Tahun 2013, hasil sendiri: Rp200 juta
- Mobil, Alphard Alphard X A/T 2.4 Tahun 2018, hasil sendiri: Rp980 juta
-
Surat Berharga: Rp0
-
Kas dan Setara Kas: Rp10,33 miliar
-
Harta Lainnya: Rp0
-
Sub Total: Rp88,82 miliar
-
Utang: Rp3,2 miliar
-
Total Harta Kekayaan: Rp85,62 miliar
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











