"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Satu Tahun Pramono-Rano, Jakpro Perkuat Pembangunan Jakarta

Peran Jakpro dalam Pembangunan Jakarta yang Berkelanjutan



Jakarta, setelah satu tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, menunjukkan perubahan signifikan dalam pendekatan pembangunan. Fokus utama kini berada pada kebutuhan warga, partisipasi publik, serta keberlanjutan lingkungan. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup, pemerataan manfaat pembangunan, serta daya saing kota secara global.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat peran badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai mitra strategis pembangunan. Salah satunya adalah PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, yang menerjemahkan kebijakan tersebut melalui proyek-proyek infrastruktur, pengelolaan aset, dan investasi yang terukur dampaknya, baik secara ekonomi maupun sosial.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus mengedepankan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan warga. Hal ini diterapkan dalam proyek dan pengelolaan berbagai aset strategis kota seperti LRT Jakarta, Jakarta International Stadium, Taman Ismail Marzuki, dan Jakarta International Velodrome.

Inisiatif yang Mengutamakan Kesejahteraan Warga

Aset-aset ini tidak hanya dianggap sebagai infrastruktur kota, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang mendorong keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal. Selain itu, aset-aset ini memperkuat konektivitas kawasan yang ramah publik dan mendukung kontribusi terhadap target dekarbonisasi kota. Tujuannya adalah agar manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Setiap inisiatif perusahaan harus memberikan dampak nyata dan terukur. Menurut Iwan, Jakpro tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Aset strategis kota harus hidup, produktif, dan memberi nilai tambah bagi warga. Oleh karena itu, Jakpro tidak hanya fokus pada penyelesaian proyek, tetapi juga memastikan setiap tahapan pembangunan dan pengelolaan dijalankan dengan tata kelola yang kuat dan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi.

Konektivitas dan Pengembangan Infrastruktur

Dalam satu tahun terakhir, Jakpro telah menjalankan berbagai mandat strategis untuk mendukung pembangunan kota Jakarta yang inklusif. Salah satu contohnya adalah Jakarta International Stadium yang terus diperkuat fungsinya sebagai pusat kegiatan multifungsi. Tidak hanya untuk olahraga berskala internasional, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat luas.

Pada 25 Januari 2025, Gubernur DKI Jakarta melakukan peletakan batu pertama Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol. Keberadaan JPO ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas pejalan kaki dan memperkuat integrasi kawasan.

Di sektor kebudayaan, Jakpro mendukung upaya menjadikan Taman Ismail Marzuki sebagai kawasan wisata edukatif dan inklusif. Salah satu capaian yang mendapat perhatian publik adalah diaktifkannya kembali Teater Bintang Planetarium pada 24 Desember 2025. Upaya ini berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat, dengan rata-rata 67.000 pengunjung selama periode libur akhir tahun, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai pusat kebudayaan di kawasan Asia.

Transformasi Aset Olahraga dan Transportasi

Sementara itu, Jakarta International Velodrome bertransformasi menjadi venue serbaguna yang mampu menyelenggarakan berbagai ajang kelas dunia, termasuk SEA V League 2025 hingga konser musik internasional. Transformasi ini menunjukkan bagaimana aset olah raga dapat dioptimalkan menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi tanpa menghilangkan fungsi utamanya.

Di bidang transportasi publik, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Rawamangun hampir mencapai 90 persen dengan deviasi progres yang konsisten positif. Jakpro juga menegaskan komitmennya dalam mendorong kawasan Manggarai sebagai pusat integrasi antarmoda melalui pembangunan Stasiun Manggarai LRT Jakarta Fase 1B. Stasiun ini dirancang terintegrasi dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan TransJakarta, sehingga menghadirkan kemudahan perpindahan moda yang lebih efisien dan nyaman.

Komitmen terhadap Lingkungan dan Perubahan Iklim

Sebagai badan usaha milik daerah, Jakpro turut berkontribusi aktif dalam mendukung komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2050. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan inisiatif strategis JakGreen, yang menjadi kerangka kerja perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam pengelolaan aset dan pembangunan infrastruktur.

Sejalan dengan transformasi Jakarta sebagai kota global sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakpro memandang penerapan proyek-proyek hijau sebagai langkah penting untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, sekaligus menjaga kualitas hidup warga kota.

Melalui berbagai langkah tersebut, Jakpro berkontribusi dalam mendukung Jakarta sebagai kota global yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan—dengan menghadirkan ruang kota yang nyaman untuk dihuni, memperkuat daya tarik wisata dan interaksi budaya, meningkatkan kualitas lingkungan, memperluas konektivitas intra dan antarkota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi yang inklusif.

“Seluruh upaya ini menjadi bagian dari komitmen Jakpro untuk membangun Jakarta dari bawah, bersama warga, dan untuk masa depan kota yang lebih berkelanjutan,” jelas Iwan.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *