"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Dedi Mulyadi Umumkan Kemenangan Jawa Barat di Peringkat Investasi Tertinggi

Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat yang Menginspirasi

Dedi Mulyadi, gubernur Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik dengan berbagai inisiatif dan kebijakan yang diambilnya. Salah satu kabar terbaru yang menyenangkan adalah pengumuman bahwa Jawa Barat berhasil meraih peringkat pertama dalam realisasi investasi nasional. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan yang mencerminkan kinerja ekonomi provinsi tersebut.

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat serta para pemangku kepentingan yang telah bekerja sama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Selamat pagi kepada seluruh warga Jawa Barat di mana pun berada, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang dipimpin oleh para ketua RT, RW, Kepala Dusun, Kepala Desa, Kuwu Kepala Kelurahan, Jaro, Camat, Bupati dan Wali Kota, Kepala Badan Penanaman Modal, saya ucapkan terima kasih, dan seluruh jajaran yang telah menjaga investasi di Jawa Barat,” ujarnya.

Capaian Investasi yang Mengesankan

Jawa Barat berhasil menjadi provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia pada tahun 2025. Total nilai investasi yang masuk ke Jawa Barat mencapai Rp 296,8 triliun atau sekitar 15,4 persen dari total investasi nasional. Angka ini melampaui capaian DKI Jakarta yang berada di posisi kedua.

Investasi yang masuk ke Jawa Barat berasal dari dua sumber utama, yaitu Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Untuk PMA, Jawa Barat berada di posisi pertama dengan nilai investasi sebesar USD 9,2 miliar atau 16,3 persen. Sementara itu, DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan nilai PMA sebesar USD 6,0 miliar atau 10,6 persen.

Di sisi lain, untuk PMDN, Jawa Barat berada di posisi kedua dengan total investasi sebesar Rp 148,8 triliun atau 14,5 persen. DKI Jakarta menjadi yang terdepan dengan capaian PMDN sebesar Rp 176,3 triliun atau 17,0 persen.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Dedi Mulyadi berharap bahwa besarnya investasi yang masuk ke Jawa Barat dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, terutama bagi masyarakat setempat. Ia berharap hal ini dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh rangkaian ini mudah-mudahan melahirkan kesempatan kerja yang terbuka sehingga masyarakat Jawa Barat bisa bekerja, tidak menjadi pengangguran di daerahnya sendiri,” katanya.

Daftar Provinsi dengan Investasi Tertinggi

Berikut ini daftar 5 provinsi yang mendapatkan investasi tertinggi di Indonesia secara umum:

  • Jawa Barat: Rp 296,8 triliun (15,4 persen)
  • DKI Jakarta: Rp 270,9 triliun (14,0 persen)
  • Jawa Timur: Rp 145,1 triliun (7,5 persen)
  • Banten: Rp 130,2 triliun (6,7 persen)
  • Sulawesi Tengah: Rp 127,2 triliun (6,6 persen)

Catatan: total investasi tertinggi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Daftar Provinsi dengan Investasi PMA Tertinggi

  • Jawa Barat: USD 9,2 miliar (16,3 persen)
  • Sulawesi Tengah: USD 7,5 miliar (13,2 persen)
  • DKI Jakarta: USD 6,0 miliar (10,6 persen)
  • Maluku Utara: USD 5,2 miliar (9,2 persen)
  • Banten: USD 3,6 miliar (6,3 persen)

Daftar Provinsi dengan Investasi PMDN Tertinggi

  • DKI Jakarta: Rp 175,3 triliun (17,0 persen)
  • Jawa Barat: Rp 149,8 triliun (14,5 persen)
  • Jawa Timur: Rp 101,8 triliun (9,9 persen)
  • Banten: Rp 73,2 triliun (7,1 persen)
  • Kalimantan Timur: Rp 70,9 triliun (6,9 persen)
Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *