Peristiwa Jalan Tol IKN Seksi 3A2 Ambles: Penyebab dan Proses Perbaikan
Jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN) seksi 3A2 segmen Karang Joang-KKT Kariangau dilaporkan ambles. Lokasi jalan tol yang ambles ini berada di kawasan Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Insiden tersebut tidak disebabkan oleh kesalahan manusia maupun beban kendaraan berlebih, melainkan akibat faktor alam.
Pemimpin Proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A2, Arief Indriyanto, menegaskan bahwa perbaikan ruas jalan tol yang ambles ditarget selesai sebelum masa fungsional Idul Fitri 2026. Saat ini, kontraktor pelaksana menargetkan perbaikan dan konstruksi ulang SOP 1 dapat diselesaikan pada Maret 2026, sebelum masa fungsional Idul Fitri.
Kronologi Kejadian
Kejadian amblesnya jalan tol IKN terjadi pada Rabu (7/1/2026) pukul 15.35 WITA sampai Kamis (8/1/2026) pagi, ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan Tol IKN. Pada Kamis (8/1/2026) pukul 11.55 WITA, dilaporkan terjadinya pergeseran tanah timbunan disposal. Jumat (9/1/2026), warga sekitar mengaku pertama kali mengetahui kondisi jalan patah saat hendak berangkat kerja pada Jumat pagi. Saat itu, jalan tol sudah dalam kondisi terputus.
Kesaksian Warga
Sabtu (10/1/2026), Rahman, warga sekitar, mengatakan, “Pas saya sampai tempat kerja, saya lihat jalannya sudah patah di sambungannya.” Ia menuturkan, sehari sebelumnya, Kamis (8/1/2026) pagi, jalan tersebut masih dalam kondisi normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan. “Kamis pagi itu posisi saya baru selesai shift kerja dan mau pulang. Belum ada jalannya patah,” ujarnya. Berdasarkan informasi yang ia terima dari rekan kerja, jalan tol mulai mengalami kerusakan pada Kamis sore, bertepatan dengan hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan.
Penanganan Darurat
Petugas terlihat melakukan penanganan dengan menggunakan alat berat di titik ambruknya jalan tol. Sementara itu, overpass Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 11, Balikpapan Utara, mulai ditutup menggunakan pagar pengaman sejak Jumat pagi.
Bukan Jalan Patah
Insiden tersebut dipastikan bukan jalan patah, melainkan pergeseran pada struktur slab on pile. Arief Indriyanto menjelaskan pergeseran terjadi pada tiang slab on pile sepanjang 82,5 meter. “Akibat hujan deras itu terjadi pergeseran pada timbunan lumpur di area disposal yang mengakibatkan pergeseran pada tiang slab on pile sepanjang 82,5 meter,” kata Arief kepada Kompas.com, Sabtu (10/1/2026) sore.
Penyebab Ambles
Arief menegaskan, insiden tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan manusia maupun beban kendaraan berlebih. “Ini murni karena faktor alam di luar prediksi kami,” ujarnya. Untuk mencegah kerusakan meluas, pihak kerja sama operasi (KSO) telah merubuhkan atau memotong bagian ruas jalan tol yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar pergeseran tidak menjalar ke area lain.
Target Perbaikan
Saat ini, kontraktor pelaksana menargetkan perbaikan dan konstruksi ulang SOP 1 dapat diselesaikan pada Maret 2026, sebelum masa fungsional Idul Fitri. Pekerjaan dilakukan secara intensif siang dan malam. Dalam proses perbaikan, dikerahkan enam unit alat berat, terdiri atas empat breaker besar, dua breaker kecil, serta empat ekskavator untuk penanganan tanah di area disposal.
Tanggung Jawab Kontraktor
Alfin Jerry, Kasatker IKN 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, menegaskan biaya perbaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana karena proyek masih dalam tahap konstruksi. “Tidak ada kerugian negara karena seluruh risiko proyek telah ditanggung kontraktor melalui skema asuransi Contractor All Risk (CAR),” jelas Alfin.
Tantangan Menuju Operasional Penuh
Membangun tol di IKN yang saat ini telah mencapai progres 80 persen, memiliki tantangan teknis yang jauh lebih kompleks dibandingkan di Pulau Jawa. Pertama, struktur tanah di Kalimantan memerlukan perlakuan khusus agar tidak terjadi penurunan (land subsidence). Tol IKN dirancang inklusif terhadap lingkungan, untuk itu dibangun koridor satwa (terowongan khusus hewan) agar habitat asli tidak terputus.
Daftar 10 Segmen Jalan Tol IKN
-
Tol IKN Seksi 1 Bandara Sepinggan-Tol Balsam
Panjang: 8,80 kilometer
Akses utama dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan -
Tol IKN Seksi 2 Tol Balsam (KM 11)-Karangjoang
Interkoneksi Tol Balikpapan-Samarinda -
Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau
Panjang: 13,40 kilometer
Menghubungkan logistik pelabuhan -
Tol IKN Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung
Panjang: 7,30 kilometer
Jalur krusial penghubung antar seksi -
Tol IKN Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang
Panjang: 6,67 kilometer
Koneksi jembatan bentang panjang ikonik -
Jalan Bebas Hambatan Seksi 5B Jembatan Pulau Balang-Simpang Riko
Panjang: 13,20 kilometer
Menyambungkan sisi daratan Penajam -
Jalan Bebas Hambatan Seksi 6A Simpang Riko-Rencana Outer Ring Road IKN
Panjang: 6,20 kilometer
Menuju lingkar luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan -
Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang ITCI
Panjang: 5,70 kilometer
Akses logistik konstruksi berat -
Jalan Seksi 6C Simpang ITCI-Sumbu Kebangsaan Sisi Timur
Panjang: 5,60 kilometer
Masuk ke kawasan pemerintahan (KIPP) -
Tol IKN Seksi 4A/B Dermaga Logistik-Outer Ring Road KIPP
Khusus untuk percepatan logistik konstruksi
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











