Dedi Mulyadi Mengaku Bingung Membedakan Cinta dan Kekasih
Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sering kali dijodoh-jodohkan dengan berbagai pejabat wanita yang juga memiliki status janda. Hal ini membuatnya merasa bingung dalam membedakan antara cinta sejati dan sekadar pengagum.
Dedi Mulyadi sudah dua tahun menjanda dan sering kali dikaitkan dengan beberapa nama wanita yang disebut dekat dengannya. Salah satu yang paling terkenal adalah Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara. Pernah juga muncul kabar bahwa Dedi Mulyadi dijodoh-jodohkan dengan Young Syefura Othman, anggota parlemen Malaysia yang pernah berkunjung ke kediamannya.
Pada akhirnya, Dedi Mulyadi memberikan tanggapan mengenai isu-isu tersebut. Ia menyampaikannya saat berbincang dalam tayangan YouTube Hengky Kurniawan. Dalam wawancara tersebut, ia menjelaskan bahwa hubungan dengan Sherly Tjoanda hanya sebatas pertemanan.
“Bu Sherly itu teman baik saya sebagai gubernur,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia juga memuji sosok Sherly sebagai istri yang setia dan pemimpin yang sukses. Menurutnya, Sherly memiliki sifat-sifat yang sangat positif dan layak dihargai.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga menyebutkan tentang hubungannya dengan Rara, anggota parlemen Malaysia. Meskipun baru bertemu satu kali, ia merasa memiliki kesamaan karakter dengan Rara.
“Yang Malaysia (Rara) baru bertemu satu kali ya, dari sisi karakter tuh sama,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, Rara memiliki sifat seperti gemar turun ke lapangan, berinteraksi langsung dengan masyarakat, bersikap terbuka, serta memandang semua orang tanpa membedakan latar belakang sosial. Dedi juga menyebut bahwa karakter Rara mengingatkannya pada putrinya, Nyi Hyang Sukma Ayu.
“Dari segi karakter Rara itu mirip Ni Hyang,” sambungnya.
Saat ditanya apakah Rara cocok menjadi calon pasangannya, Dedi Mulyadi berkilah. Ia mengatakan bahwa setiap orang pasti memiliki jenis yang sesuai dengan dirinya.
“Setiap orang kalau memang jodoh pasti tipenya,” ujar Dedi Mulyadi.
Kesulitan Menemukan Cinta Tulus
Dengan statusnya sebagai duda sekaligus figur publik, Dedi Mulyadi juga ditanya oleh Hengky Kurniawan mengenai banyaknya perempuan yang mendekatinya. Pertanyaan tersebut adalah apakah ada banyak godaan yang datang padanya.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ketenarannya justru membuatnya kesulitan menemukan perasaan yang benar-benar tulus. Ia mengaku saat ini hampir tidak mampu membedakan mana yang sekadar pengagum dan mana yang sungguh-sungguh menyimpan rasa cinta.
Hal ini menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi merasa kewalahan dengan berbagai isu yang muncul. Namun, ia tetap menjaga sikap tenang dan santai dalam menghadapi berbagai isu tersebut.
Penutup
Dedi Mulyadi tampaknya lebih fokus pada tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat daripada mengurus urusan pribadi. Meski sering dijodoh-jodohkan, ia tetap menjaga profesionalisme dan menjalani hidupnya dengan cara yang baik. Dengan sikap tenang dan bijak, Dedi Mulyadi menunjukkan bahwa ia bisa menghadapi berbagai tantangan dengan kepala dingin.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











