"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Aria Bima Pimpin DPC PDIP Solo, Gantikan FX Rudy, Lebih 20 Tahun Berkhidmat di Senayan

Perubahan Kepemimpinan di PDIP Solo

Peta kekuatan politik di tubuh PDI Perjuangan Kota Solo kini resmi memasuki babak baru. Aria Bima, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI periode 2024–2029, ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk menggantikan FX Hadi Rudyatmo sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo untuk masa bakti 2026–2030.

FX Rudy telah lama memimpin DPC PDIP Solo dan dikenal sebagai tokoh yang selalu mendapat kepercayaan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Penunjukan Aria Bima ini menandai perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan partai di kota Solo.

Siapa Aria Bima?

Aria Bima atau Yohanes Aria Bima Trihastoto adalah seorang politisi senior PDIP yang telah berkiprah lebih dari dua puluh tahun di Senayan. Ia dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam pembahasan isu-isu krusial seperti pemerintahan dalam negeri, reformasi birokrasi, dan tata kelola demokrasi nasional.

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima sering kali menyuarakan pendapatnya terkait kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi. Ia juga aktif dalam membahas legislasi strategis, termasuk RUU Pemilu, yang menurutnya seharusnya dibahas di Komisi II DPR, bukan di Baleg.

Selain itu, Aria Bima juga mendorong penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pengelolaan arsip nasional. Ia bahkan meminta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mengembangkan teknologi restorasi arsip berbasis AI serta memperluas penggunaan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Politik

Aria Bima lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 29 Mei 1965. Ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM). Selama masa kuliah, ia dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan, termasuk pernah menjabat sebagai Ketua Senat Fisipol UGM periode 1987–1989 dan Sekretaris Komisariat GMNI Fisipol UGM.

Karier politiknya dimulai pada 1998 saat ia bergabung dengan PDIP di masa awal reformasi. Aria Bima pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004–2009 dengan perolehan 36.141 suara. Sejak itu, kepercayaan publik terus mengalir, dan ia kembali terpilih dalam setiap pemilu berikutnya.

Pada Pemilu Legislatif 2024, Aria Bima berhasil meraih 115.123 suara, sebuah angka yang mencerminkan kuatnya basis dukungan di Daerah Pemilihan Jawa Tengah V, yang mencakup Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten.

Di DPR RI, ia pernah menduduki posisi strategis seperti Wakil Ketua Komisi VI DPR periode 2009–2014 sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR hingga saat ini.

Penunjukan Langsung oleh DPP PDIP

Penunjukan Aria Bima sebagai Ketua DPC PDIP Solo menandai perubahan besar dalam struktur inti PDIP Kota Surakarta. Dua nama yang selama ini identik dengan PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Teguh Prakosa, tak lagi masuk dalam jajaran kepengurusan inti untuk masa bakti 2025–2030.

Nama-nama baru mengisi posisi strategis, mulai dari ketua, sekretaris, hingga bendahara. DPP PDIP menunjuk Aria Bima sebagai Ketua DPC, Budi Prasetyo sebagai Sekretaris, dan Bambang Nugroho (Bambang Gage) sebagai Bendahara.

Keputusan tersebut merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP yang digelar serentak di Jawa Tengah pada 27–28 Desember 2025. Surat Keputusan DPP PDIP dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto.

Surat Keputusan Nomor 13.33/KPTSDESKP/YTT/XII/2025 tentang pengesahan dan penetapan Ketua serta calon personalia DPC PDIP Kota Surakarta masa bakti 2025–2030 dibacakan oleh Utut. Ia menyampaikan bahwa Aria Bima Trihastoto ditetapkan sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surakarta masa bakti 2025–2030.

Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, serta diumumkan dalam Konfercab PDIP se-Jawa Tengah di Semarang.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *