Informasi Terkini Mengenai Gempa di Bondowoso
Pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,1 di tenggara Bondowoso. Waktu terjadinya gempa diperkirakan sekitar pukul 06.12:58 WIB pagi. Pusat gempa berada di koordinat 8,03 LS – 114,15 BT, berjarak 28 km tenggara Bondowoso, dengan kedalaman 24 km. BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menyatakan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi tsunami.
BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas mengamati dan menganalisis cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami. Informasi resmi mengenai gempa dapat dilihat melalui akun X @infoBMKG.
Bondowoso merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Wilayah ini terletak di persimpangan jalur dari Kecamatan Besuki dan Kabupaten Situbondo menuju Jember. Jarak dari Bondowoso ke ibu kota Jawa Timur, Surabaya, sekitar 204 km tergantung rute yang dipilih.
Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. BMKG juga memberikan informasi tambahan dalam bentuk peringatan bahwa data yang dirilis bersifat sementara dan masih bisa berubah seiring kelengkapan data.
Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
-
Kunci Utama
Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
Memastikan struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi seperti longsoran atau liquefaction;
Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan agar terhindar dari bahaya gempa bumi. -
Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
Perhatikan letak pintu, lift, dan tangga darurat, sehingga Anda tahu tempat paling aman untuk berlindung saat gempa terjadi;
Belajar melakukan P3K;
Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi. -
Persiapan Rutin di Tempat Tinggal dan Bekerja
Atur perabotan seperti lemari dan cabinet menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh atau roboh saat gempa;
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah;
Selalu mematikan air, gas, dan listrik apabila tidak sedang digunakan. -
Penyebab Celaka yang Paling Banyak Saat Gempa Bumi
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah;
Cek kestabilan benda yang tergantung seperti lampu, agar tidak jatuh saat gempa terjadi. -
Alat yang Harus Ada di Setiap Tempat
Kotak P3K;
Senter/lampu baterai;
Radio;
Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
-
Jika Berada di Dalam Bangunan
Lindungi badan dan kepala dari reruntuhan dengan bersembunyi di bawah meja;
Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;
Lari ke luar jika masih dapat dilakukan. -
Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
Hindari dari bangunan yang ada di sekitar seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll;
Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah. -
Jika Sedang Mengendarai Mobil
Keluar dan turun dari mobil, hindari pergeseran atau kebakaran;
Lakukan langkah seperti di atas. -
Jika Berada di Pantai
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami. -
Jika Berada di Daerah Pegunungan
Hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
-
Jika Berada di Dalam Bangunan
Keluar dari bangunan dengan tertib;
Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;
Periksa apakah ada yang terluka dan lakukan P3K;
Telepon atau mintalah pertolongan jika terjadi luka parah. -
Periksa Lingkungan Sekitar
Periksa apakah terjadi kebakaran;
Periksa kebocoran gas;
Periksa hubungan arus pendek listrik;
Periksa aliran dan pipa air;
Periksa apakah ada hal-hal yang membahayakan (seperti mematikan listrik atau tidak menyalakan api). -
Jangan Memasuki Bangunan yang Sudah Terkena Gempa
Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan. -
Jangan Berjalan di Daerah Sekitar Gempa
Kemungkinan masih ada bahaya susulan. -
Dengarkan Informasi
Dengarkan informasi dari radio mengenai gempa bumi (terutama jika terjadi gempa susulan);
Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. -
Isi Angket yang Diberikan Instansi Terkait
Untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi. -
Jangan Panik dan Jangan Lupa Berdo’a
Berdo’a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











