"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Gempa Bumi Guncang NTT, Informasi Lengkap dari BMKG

Gempa Bumi Mengguncang NTT

Pada hari Senin, 8 Desember 2025, gempa bumi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa tersebut terjadi pada pukul 10:46:19 Wita dan memiliki kekuatan magnitudo 2.7 SR. Pusat gempa berada di kedalaman 163 km, dengan lokasi yang tepat berada di titik 8.38LS, 120.58BT. Wilayah yang terkena dampak gempa adalah Ruteng, Manggarai, NTT.

Ruteng merupakan sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, Indonesia. Kecamatan ini berada di bagian barat dari Kota Ruteng, sementara Langke Rembong menjadi ibu kota kabupaten Manggarai.

Gempa bumi dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi gempa bumi agar keselamatan diri dan orang-orang sekitar dapat terjaga.

Langkah-Langkah Saat Terjadi Gempa Bumi

1. Berada di Dalam Rumah

  • Berlindung di bawah meja: Jika sedang berada di dalam rumah, segeralah berlindung di bawah meja atau benda kuat lainnya. Pastikan untuk memegang erat kaki meja agar tidak terlempar.
  • Jika tidak ada meja: Lindungi kepala Anda dengan bantal, papan, atau benda apa pun yang bisa melindungi dari benturan.
  • Matikan kompor/tungku: Segera matikan api jika sedang menyala. Hal ini sangat penting untuk mencegah kebakaran.
  • Jangan panik dan keluar dengan tertib: Setelah gempa reda, perlahan keluar dari rumah sambil waspada terhadap jatuhan benda-benda seperti kaca, genteng, atau dinding.

2. Berada di Luar Rumah

  • Lindungi kepala: Selalu lindungi kepala dari bahaya reruntuhan atau benda-benda yang bisa jatuh.
  • Hindari area berbahaya: Jauhi pohon tinggi, kabel listrik, dan bangunan yang tidak stabil. Cari daerah terbuka yang aman.

3. Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar

  • Ikuti petunjuk petugas: Jangan panik dan ikuti instruksi dari petugas atau karyawan yang bertugas.
  • Jika terjadi kebakaran: Bungkuk dan hindari menghirup asap. Segera cari jalan keluar.

4. Berada di Bangunan Bertingkat

  • Berlindung di bawah meja: Tetap berlindung di bawah meja atau benda kuat lainnya.
  • Jauhi jendela: Untuk menghindari pecahan kaca.
  • Jangan gunakan lift atau eskalator: Lift dan eskalator akan berhenti secara otomatis.

5. Berada di Kereta Api

  • Berpegang pada sesuatu yang aman: Pegang erat tiang atau sandaran kursi untuk mencegah jatuh.
  • Ikuti petunjuk petugas: Tetap tenang dan ikuti arahan dari petugas.

6. Berada di Mobil

  • Hentikan kendaraan: Segera menepi ke sisi jalan dan hentikan mobil.
  • Hindari area berbahaya: Jangan berhenti di bawah jembatan atau di atas jembatan.

7. Berada di Pegunungan atau Laut

  • Waspadai tanah longsor: Jika berada di pegunungan, segera mengungsi ke tempat datar yang aman.
  • Perhatikan ancaman tsunami: Di daerah pantai, gempa bisa menyebabkan tsunami. Jika ada tanda-tanda gelombang naik, segera pergi ke tempat tinggi.

8. Jangan Memasuki Bangunan yang Sudah Terkena Gempa

  • Bahaya reruntuhan: Bangunan yang sudah terkena gempa bisa masih memiliki struktur yang tidak stabil.

9. Mendengarkan Informasi

  • Dengarkan radio: Dapatkan informasi terbaru mengenai gempa susulan.
  • Hindari isu tidak jelas: Jangan percaya berita yang tidak jelas sumbernya.

10. Isi Angket yang Diberikan

  • Bantu evaluasi kerusakan: Isi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui tingkat kerusakan.

11. Tetap Tenang dan Berdoa

  • Jangan panik: Tetap tenang dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan untuk keselamatan kita semua.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *