Banyak Tokoh Turun Langsung ke Lokasi Bencana
Banyak tokoh dari berbagai kalangan, termasuk para menteri, anggota DPR hingga artis, turun langsung ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Mereka memberikan bantuan langsung kepada korban bencana, baik berupa logistik maupun dukungan moril.
Menteri Zulkifli Hasan Memanggul Beras
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam video yang viral, ia terlihat memanggul sekarung beras untuk diberikan kepada korban banjir di Padang, Sumatera Barat. Aksi ini mendapat perhatian luas, namun juga menuai kritik dari beberapa pihak. Salah satunya adalah Inul Daratista, yang menyoroti adanya anggota TNI di sekitar Zulkifli Hasan yang tidak ikut membantu. Ia merasa heran mengapa Zulkifli Hasan harus memanggul karung beras sendirian, sementara ada tentara di belakangnya dengan tangan kosong.
Verrell Bramasta dan Outfit Rompi Antipeluru
Verrell Bramasta, anggota DPR RI Fraksi PAN, juga turun langsung ke lokasi bencana di Padang. Namun, penampilannya yang menggunakan rompi antipeluru membuat banyak netizen berspekulasi. Postingan Verrell di media sosial menunjukkan dirinya sedang berbincang dengan korban bencana. Namun, netizen mengira rompinya adalah rompi antipeluru. Verrell kemudian membantah dan menjelaskan bahwa rompi yang ia gunakan adalah tactical vest, bukan rompi anti peluru. Ia menyebut rompi tersebut diberikan oleh temannya dari TNI Angkatan Laut dan digunakan untuk membawa perlengkapan seperti air minum dan uang kas.

Keunggulan Rompi Tactical Vest
Verrell menjelaskan bahwa rompi tactical vest memiliki sistem kantong modular yang memudahkan pembawaan barang secara praktis. Hal ini sangat berguna dalam situasi lapangan yang dinamis. Menurutnya, tujuan utama kehadirannya di lokasi bencana adalah untuk memberikan bantuan langsung kepada warga dan berdialog dengan pemda agar bantuan bisa segera diberikan.
Azizah Shalsa Berikan Bantuan ke Posko Pengungsian
Azizah Shalsa, istri mantan pesepak bola Pratama Arhan, juga turun langsung ke lokasi bencana. Ia menyambangi korban banjir dan longsor di Posko Bencana di SD Negeri 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Padang. Bantuan yang diberikan berupa 1500 nasi bungkus, 700 paket sembako, serta uang tunai Rp 10 juta untuk kebutuhan pakaian dalam. Selain itu, ia juga memberikan bantuan uang tunai Rp 50 juta untuk TK Alwitri kampung Tanjung, kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

Praz Teguh Berpenampilan Sederhana
Berbeda dengan Verrell, Praz Teguh tampak lebih sederhana saat meninjau lokasi bencana. Ia hanya mengenakan kaos, celana panjang hitam, sepatu boots, dan rompi relawan. Ia juga terlihat membantu anggota TNI dan kepolisian dalam menyalurkan bantuan dari helikopter. Netizen salut dengan gaya Praz yang fokus pada bantuan tanpa mencolok.

Atta Halilintar Memberikan Bantuan
Atta Halilintar juga turun langsung memberikan bantuan untuk korban bencana. Ia bersama relawan terbang dini hari setelah mendengar kabar kondisi masyarakat di lokasi terdampak. Dalam unggahannya, Atta menceritakan pertemuannya dengan seorang ibu yang menangis karena kesulitan di lapangan. Ia menyebut bahwa banyak informasi di media sosial yang belum menggambarkan kesulitan para korban secara menyeluruh.

Kritik dari Inul Daratista
Inul Daratista juga menyampaikan kritik terhadap beberapa tokoh yang turun ke lokasi bencana. Ia menilai banyak dari mereka hanya melakukan pencitraan dengan berfoto bersama korban banjir. Ia menulis, “Wis mulai banyak yang turun lapangan, tapi pencitraan full. Foto-foto manja sama yang kelaparan, sambal nangis-nangis.” Beberapa artis lain sepakat dengan pendapat Inul, termasuk Melaney Ricardo dan Anwar BAB.
Korban Terus Bertambah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal bertambah menjadi 712 orang. Jumlah korban hilang sebanyak 507 orang, sementara korban luka-luka mencapai 2.564 orang. Total warga terdampak banjir besar mencapai 3,3 juta jiwa. Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sekitar 50 kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kerugian imbas bencana diperkirakan mencapai Rp68,67 triliun.











