"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Budaya  

Membentuk Wajah Kota Tambolaka dengan Alun-alun

Semangat Pemimpin Muda dalam Membangun Sumba Barat Daya

Pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka, S.P menunjukkan semangat tinggi dalam membangun daerah ini. Dengan visi kuat terwujudnya Sumba Barat Daya hebat yang berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan dan berbudaya, mereka mulai mewujudkan mimpi mereka sejak dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada tanggal 20 Februari 2025.

Kini, keduanya telah memimpin daerah itu selama 9 bulan. Waktu masih panjang, bupati dan wakil bupati memiliki ruang cukup untuk memenuhi harapan masyarakat. Harapan tersebut berkaitan dengan seluruh kehidupan masyarakat. Selama 9 bulan memimpin daerah ini, banyak hal telah dikerjakan untuk masyarakat.

Semua bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat kecil. Bupati dan wakil bupati berkinginan kuat untuk memastikan kehidupan masyarakat berjalan aman. Keduanya selalu turun lapangan, menemui masyarakat dan berdiskusi untuk mengetahui pasti persoalan yang sedang melanda masyarakat. Tak tanggung-tanggung, langsung mengeksekusi manakalah memungkinkannya.

Semua itu hanya ingin masyarakat hidup aman tanpa terganjal persolalan melandanya. Kesuksesan menjalankan tugas itu salah satu karena dukungan penuh seluruh organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintahan Sumba Barat Daya. Dukungan itu sebagai energy baru mengkuatkannya untuk terus berkarya membangun Sumba Barat Daya.

Pembangunan di Berbagai Bidang

Di bidang Pertanian, telah membagikan ratusan alat pertanian kepada kelompok tani. Di bidang peternakan, telah menyalurkan ribuan ekor bebek kepada masyarakat untuk mengatasi anak-anak stunting. Di bidang kesehatan, fokus menangani stunting, TBC, malaria dan berbagai jenis penyakit lainnya. Untuk mencegah gigitan nyamuk, Dinas Kesehatan telah membagikan kelambu kepada seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.

Di bidang perumahan, pemerintah Sumba Barat Daya telah membangun 244 rumah layak huni yang tersebar diseluruh Sumba Barat Daya. Dan telah memasang 1890 unit meteran listrik bagi masyarakat miskin di wilayah itu. Semua rumah masyarakat kecil itu sudah menyala listrik. Di bidang perikanan telah membagikan puluhan alat tangkap ikan kepada para nelayan Sumba Barat Daya. Masih banyak hal yang telah dikerjakan untuk masyarakat daerah ini. Tak terhitung jumlahnya.

Semua itu terlaksana sebagai bentuk pertanggungjawaban moral sebagai pemimpin daerah ini yang memiliki tanggungjawab mensejehterakan masyarakat.

Menata Kota Tambolaka

Sejalan dengan Tagline Membangun Desa, Menata Kota, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya tidak hanya fokus membangun desa tetapi juga memberi perhatian serius bagaimana menata Kota Tambolaka agar tidak terkesan ‘kampung’. Kota Tambolaka sebagai ibu Kota Kabupaten Sumba Barat Daya diberi perhatian serius agar wajah kota Tambolaka nampak selayaknya sebagai sebuah kota kabupaten.

Bentuk perhatian itu diantaranya menata alun-alun Kota Tambolaka yang berada di jantung Kota Tambolaka, persis di depan rumah jabatan Bupati Sumba Barat Daya sebagai pusat olahraga, hiburan dan rekreasi keluarga, orang muda dan orang tua setelah sepekan menjalani rutinitas kerja. Selain itu membangun pusat kuliner di eks pasar lama Radamata dan mengoptimalkan fungsi gedung PLUT di Radamata, Sumba Barat Daya dan lainnya.

Menurut Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T, pemerintah terus menata alun-alun Kota Tambolaka sebagai cerminan wajah Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Komitmen itu dengan menggelontorkan anggaran pembangunan dan penataan alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp 3 miliar lebih. Anggaran sebesar itu diperuntukan membangun beberapa fasilitas olahraga seperti lapangan bola volley, track jogging, lapangan parkir dan lain-lain.

Selain itu, pembangunan 14 patung kuda, drainase dan lain-lain. Sebelumnya pada tahun anggaran 2023 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 4 miliar dan tahun 2022 sebesar Rp 3 miliar lebih dari total anggaran penataan alun-alun Kota Tambolaka sebesar Rp 11 miliar. Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menyediakan Wi-Fi gratis bagi masyarakat Sumba Barat Daya serta fasilitas pendukung lainnya.

Kini, alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, nampak rapih, indah dan memancarkan cahaya eksotik setiap mata memandangnya. Lampu-lampu hias terus menyinarkan terangnya di malam hari, menambah pengunjung semakin nyaman dan betah bersantaria di alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Setiap sore hingga malam hari, orang tua bersama keluarga, orang muda dan anak-anak datang ke alun-alun Kota Tambolaka hanya sekedar nongkrong bersama, berfoto dan duduk santai menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat dan teman-temanya.

Di sana juga hadir pedagang kaki lima dengan sajian beragam makanan menggugah selera pengunjung. Tak ayal semalam, seorang pedagang kaki lima bisa meraup keuntungan lumayan besar. Itulah cerminan wajah sebuah kota, perlahan-lahan nampak dengan suguhan kekhasan daerah dari pancaran sinar remang-remang lampu alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya tercinta.

Bangun Pusat Kuliner Sumba Barat Daya

Pemerintah Sumba Barat Daya sedang membangun pusat kuliner di eks pasar Radamata di Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Pembangunan itu agar semua pedagang kaki yang berjualan di alun-alun Kota Tambolaka berpindah berjualan di pusat kuliner di eks pasar Radamata.

Penjual kue, beragam makanan lokal dan lainya akan dipindahkan semuanya agar terpusat berjualan di pusat kuliner di eks pasar Radamata Sumba Barat Daya. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T, mengatakan pemerintah akan segera memindahkan seluruh pedagang kaki lima yang saat ini berjualan di alun-alun kota Tamboka ke lokasi pusat kuliner Sumba Barat Daya di eks pasar Radamata.

Semua pedagang akan disatukan berjualan di lokasi pusat kuliner Sumba Barat Daya. Hal itu untuk menjaga alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya tetap rapih, bersih dan indah. Sebagai wajah Sumba Barat Daya, pemerintah terus menata agar alun-alun Kota Tambolaka semakin menarik dan menjadi salah satu pusat kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Yohanes Umbu Deta, S.T, M.Si, selaku pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umbu Sumba Barat Daya melalui telepon selulernya, Minggu 30 Nopember 2025 siang mengatakan sampai saat ini pemerintah masih menyelesaikan pembangunan gedung dan fasilitas pendukung lainnya untuk lokasin pusat kuliner Sumba Barat Daya di lokasi eks pasar Radamata Sumba Barat Daya. Pemerintah terus mempersiapkannya agar secepatnya selesai. Dengan demikian, pemerintah secepat pula memindahkan pedagang kali lima yang saat berjualan di sekitar alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat semakin bersih, rapi dan sedap dipandang mata.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *