"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Kampung Halaman Teuku Ryan di Aceh Terendam Banjir, Anggota Keluarga Hilang Kontak

Nasib Keluarga Teuku Ryan Akibat Banjir di Aceh

Artis Teuku Ryan mengungkapkan kondisi keluarganya yang terdampak banjir besar di Aceh. Mantan suami YouTuber Ria Ricis ini menyampaikan kekhawatiran terhadap anggota keluarganya yang tinggal di wilayah Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Ia menyatakan bahwa kakaknya tidak bisa dihubungi sejak bencana terjadi.

Selain itu, Ayah Moana juga memberi informasi melalui media sosial bahwa rumah di Aceh sudah sepi karena terendam banjir. Debit air yang menggenang di wilayah tersebut sangat tinggi pada 26 November 2025. Bahkan, ketinggian air hampir setinggi rumah, sehingga hanya bagian atap perumahan penduduk yang terlihat.

Pada Kamis (27/11/2025), Teuku Ryan menyampaikan bahwa ia tidak bisa menghubungi saudaranya yang tinggal di wilayah tersebut. Dalam caption postingannya di Instagram, ia berdoa agar semua keluarganya diberikan kesehatan dan keselamatan.

“Kuala Simpang 26 Nov. Sekarang kakak ku ga ada kabar lagi. Mudahkanlah ya Allah semua keluargaku utk sllu diberikan kesehatan dan selamat semuanya. Surutlah airnya ya Rabb aamiin yra,” tulisnya.

Teuku Ryan juga membagikan foto yang menunjukkan kondisi rumahnya di Aceh yang ikut terendam banjir. Air keruh menggenang hingga setengah tinggi rumah. Dalam foto tersebut, hanya terlihat bagian luar rumah karena diambil dari depan pagar. Rumah dalam keadaan sepi, tanpa penghuni satu pun.

Ia hanya berdoa agar dimudahkan dalam menghadapi musibah banjir tersebut.

“Ya Allah, Allahuakbar, Mudahkanlah kita semua bisa melewatkan musibah ini,” tulisnya.

Postingan Instagram Stories Teuku Ryan mendapat respons positif dari warganet. Mereka turut berdoa untuk keluarga mantan adik ipar Ustadzah Oki Setiana Dewi tersebut.

  • indymaya_04: Aamiin,, mudah2an cepet surut dan adanya musibah ini membawa hikmah keberkahan rezeki yg mengalir aamiin
  • teukuryan.94f: Amiin ya rabb diberi keselamatan kekuatan buat semua yg terdampak
  • beverly12103: Aamiin ya Allah dn Semoga cepat surut nya banjir nya papai
  • musliah015: Semoga keluarga bng Ryan dlm lindungan Alloh air cepat surut
  • brotheralle: Ya Allah Papaiyaann Sabar yaa

Dilansir dari Kompas.com, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, lumpuh total akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 15 orang akibat tertimbun longsor. Kadis Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengatakan jumlah warga yang mengungsi sementara ini mencapai 3.213 keluarga.

“Korban meninggal dunia yang terdeteksi 15 jiwa, yang hilang masih ada dan sedang pendataan,” katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (27/11/2025).

Mustafa menyebut intensitas hujan yang tinggi memicu tanah longsor, banjir bandang, serta merusak sejumlah infrastruktur vital. Seluruh akses transportasi darat menuju daerah tetangga, termasuk Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Nagan Raya terputus akibat longsor serta rusaknya jalan dan jembatan.

“Pasokan kebutuhan makanan pokok dan logistik lainnya tidak dapat masuk ke Takengon, ini telah menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan pangan,” ujarnya.

Selain itu, layanan dasar masyarakat ikut terdampak, ditambah listrik padam total dan terputusnya jaringan komunikasi internet di seluruh wilayah. “Kondisi ini telah menyebabkan kesulitan dalam upaya koordinasi dan penyaluran informasi,” ucapnya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, merespons cepat dengan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di seluruh wilayah. Salah satu kebijakan awal adalah meliburkan seluruh aktivitas belajar mengajar di sekolah. Langkah itu diambil demi keselamatan siswa dan guru serta memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk fokus pada evakuasi dan penanganan darurat.

“Saat ini Aceh Tengah berada dalam kondisi darurat yang sangat kritis. Isolasi total telah memutus kami dari bantuan luar, sementara kebutuhan pangan dan medis di lokasi pengungsian terus meningkat. Kami sangat berharap dan memohon bantuan dari pemerintah provinsi, pusat, dan seluruh pihak untuk segera membuka akses dan mengirimkan bantuan secepat mungkin,” ungkap Mustafa.

Menurut Mustafa, Pemerintah Aceh Tengah berupaya keras menggunakan seluruh sumber daya tersisa untuk membuka jalur utama yang terputus, terutama yang vital untuk distribusi logistik dan evakuasi. Fokus saat ini adalah memastikan keselamatan warga yang mengungsi, penyediaan makanan darurat, serta pemulihan minimal jaringan komunikasi demi memudahkan koordinasi bantuan.

“Dengan lumpuhnya total akses dan terputusnya komunikasi, Aceh Tengah kini sangat membutuhkan uluran tangan dari luar, baik dalam bentuk alat berat untuk pembersihan longsor, bantuan logistik mendesak, hingga tim relawan medis dan SAR,” katanya.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *