"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Kuningan Dapat Bantuan 150 Rutilahu, Penguatan UMKM dan Klinik Tanpa Kasir dari Baznas RI

Pemkab Kuningan Dukung Program Strategis Baznas RI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan merasa sangat bahagia setelah menerima bantuan pembangunan rumah tidak layak huni sebanyak 150 unit, penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan pengembangan Klinik Tanpa Kasir dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia. Bantuan tersebut diberikan pada Jumat, 21 November 2025, sebagai bentuk dukungan program strategis yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, bersama Ketua Baznas Kuningan, HR. Yayan Sofyan, serta unsur Komisioner, H. Yusron Kholid, ke Kantor Baznas RI di Jakarta Timur menjadi awal dari kolaborasi yang lebih dalam antara Pemkab Kuningan dan Baznas RI. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Baznas RI, Saidah Sakwan, yang menyatakan siap memperkuat sinergi dalam berbagai program penanggulangan kemiskinan, penguatan kesehatan, hingga pemberdayaan pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan.

Saidah menjelaskan bahwa Baznas RI akan memberikan dukungan melalui beberapa program utama. Pertama, penyediaan 150 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Kedua, penguatan ekonomi masyarakat melalui Baznas Microfinance Desa. Terakhir, pengembangan layanan kesehatan dasar melalui Klinik Tanpa Kasir.

“Alhamdulillah hari ini, kami kedatangan Pak Bupati Dian dan Ketua Baznas Kuningan, Pak HR Yayan beserta komisioner lainnya, untuk melakukan berkolaborasi kedua belah pihak. Kami mendukung penguatan tata kelola zakat di Kuningan, karena banyak agenda yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, komitmen Baznas RI untuk terus memperkuat sektor ekonomi masyarakat dan akan terus men-support Pemkab Kuningan melalui perbaikan rumah layak huni sebanyak 150 unit. Selain itu, Baznas juga akan mengembangkan simpul ekonomi dengan penguatan permodalan guna memangkas bank emok untuk mengikis praktik rentenir dan memperkuat UMKM melalui Baznas Microfinance Desa. Untuk kesehatan, pihaknya sepakat mengembangkan Rumah Sehat Baznas berupa klinik tanpa kasir.

“Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang progresif dalam tata kelola zakat. Kami berkomitmen siap memperluas peran Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah. Kuningan termasuk daerah yang aktif dan responsif dalam tata kelola zakat untuk pembangunan,” ujar Saidah.

Dalam hal ini, Bupati H. Dian Rachmat Yanuar, beserta Ketua Baznas Kuningan, HR. Yayan, serta jajarannya merasa gembira dan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Baznas RI terhadap Kabupaten Kuningan. Dukungan Baznas RI melalui program tersebut sangat strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kuningan.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kuningan bersilaturahmi dengan Ibu Wakil Ketua Baznas Pusat. Banyak program strategis yang akan diberikan kepada Kuningan. Untuk itu, kami haturkan terima kasih, mudah-mudahan bantuan ini membuat Kuningan semakin melesat,” ungkap H. Dian.

Di tengah-tengah keterbatasan anggaran daerah, Bupati Dian menyampaikan komitmennya untuk terus mengakses dukungan pusat. Oleh sebab itu, Pemkab Kuningan akan terus menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di daerah, baik kemiskinan maupun kesehatan. Meski anggaran terbatas, namun kita tetap bersemangat untuk mengakses bantuan demi masyarakat Kuningan yang lebih sejahtera dan berbahagia.


Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *