Kehangatan Pertemuan Alumni SMP Muhammadiyah Soppeng
Kabut tipis Malino yang turun seolah ikut menyelimuti hangatnya pertemuan para alumni SMP Muhammadiyah Soppeng yang berkumpul untuk mengikuti Pra Musyawarah Besar (Pramubes), Sabtu–Minggu 22–23 November 2025. Forum musyawarah ini berlangsung sederhana namun penuh makna, dengan satu momen menjadi sorotan: lahirnya sebuah kepemimpinan baru yang dipilih oleh kebulatan suara seluruh peserta.
Nama Andi Mapparemma, Alumni 1982, mengemuka sejak awal forum. Namun suasana menjadi semakin khidmat ketika palu sidang diketuk dan ia resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum IKA SMP Muhammadiyah Soppeng periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.
Saat berdiri memberikan sambutan, Andi Mapparemma memulai dengan pernyataan yang membuat banyak peserta menundukkan kepala, meresapi maknanya. “Saya menerima amanah ini dengan sepenuh hati. Tapi saya mohon… jangan sampai setelah saya terpilih, semua tinggalkan saya. Kita harus berjalan bersama. IKA ini milik kita semua, bukan milik ketua saja,” ujarnya dengan suara tenang namun penuh kejujuran.
Kalimat ini langsung diikuti tepuk tangan panjang bukan karena formalitas, melainkan karena kejujuran itu menggugah perasaan para alumni. Ucapannya mencerminkan karakter kepemimpinannya: rendah hati, mengajak, dan ingin memastikan bahwa roda organisasi digerakkan oleh kebersamaan, bukan personalisasi jabatan.
Dukungan Mengalir dari Berbagai Angkatan
Sejak awal sesi penjaringan aspirasi, dukungan untuk Andi Mapparemma datang dari berbagai alumni lintas generasi. Banyak yang menilai dirinya sebagai sosok yang peka terhadap dinamika alumni, mudah berkomunikasi, dan selalu hadir ketika dibutuhkan. Tak heran jika forum sepakat memilih mekanisme aklamasi—sebuah bentuk konsensus penuh tanpa keberatan dari satu pun peserta.
Apresiasi Hangat dari Ketua Umum Sebelumnya
Ketua Umum periode 2022–2026, Andi Miftahul Ulum A. Gani, memberikan penghormatan khusus kepada pemimpin baru tersebut. “Setiap masa punya pemimpinnya, dan hari ini kita punya nahkoda baru. Saya bangga melihat forum sepakat bulat. Ini tanda organisasi kita sehat. Saya percaya amanah ini berada di tangan yang tepat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan IKA bukan terletak pada satu figur, melainkan pada solidaritas bersama, sejalan dengan pesan utama Andi Mapparemma.
Sidang Berjalan Tertib dan Egaliter
Proses persidangan dipimpin Sekjen IKA SMP Muhammadiyah Soppeng, Nur Adi Muharram, didampingi Steering Committee: Sudaeri Hamzah (Ketua), Ali Imran (Sekretaris), serta H. Basir Fachry Lantana dan H. Syamsuddin. Nur Adi menekankan bahwa keputusan aklamasi ini lahir bukan karena tekanan, tetapi karena kepercayaan kolektif.
“Forum ini menunjukkan bahwa kita bisa bermusyawarah dengan kepala dingin dan hati lapang. Aklamasi ini adalah wujud kebersamaan, bukan sekadar prosedur,” katanya.
Pramubes Ditetapkan Setara dengan Mubes
Forum juga menyepakati bahwa hasil Pramubes bersifat mengikat dan disetarakan dengan hasil Musyawarah Besar (Mubes) Berdasarkan Tata Tertib (Tatib) yang disepakati forum Pramubes. Serta AD/ART disahkan sebagai payung dasar organisasi yang memperkuat fondasi tata kelola IKA ke depan.
Optimisme Baru Empat Tahun Mendatang
Menutup forum, Andi Mapparemma kembali menegaskan bahwa amanah yang ia terima hanya dapat berjalan jika seluruh alumni ikut terlibat. “Mari kita bangun IKA ini bersama. Tidak ada yang paling kuat di antara kita, kecuali ketika kita bersatu,” tutupnya.
Pramubes IKA SMP Muhammadiyah Soppeng resmi berakhir pada 23 November 2025 dengan suasana penuh kehangatan, tawa, dan harapan baru bagi perjalanan organisasi empat tahun mendatang.











