Wisata Alam yang Menarik di Pangalengan dan Ciwidey
Kabupaten Bandung, khususnya wilayah Pangalengan dan Ciwidey, dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menarik. Nama-nama ini mungkin lebih dikenal oleh warga luar Bandung dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini karena kedua kecamatan ini memiliki banyak sekali objek wisata alam yang setiap liburan ramai dikunjungi wisatawan dari Bandung Raya dan kota-kota lainnya.
Objek Wisata Alami yang Menarik
Pangalengan menyimpan berbagai objek wisata alam yang sangat menarik. Salah satunya adalah perkebunan teh Malabar dengan ikon Rumah Boscha dan pabrik teh Malabar yang masih beroperasi hingga kini. Selain itu, terdapat juga objek wisata seperti Wayang Windu, Taman Langit, kawasan berburu sunset Cukul, Situ Cileunca, Rafting Situ Cieunca dan Rahong, pemandian air panas Cibolang, serta Rumah Pengabdi Setan dan Nimo Highland.
Salah satu objek wisata yang sering dikunjungi adalah Teh Jangkung yang terletak di Banjarsari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Lokasinya tidak jauh dari makam Karel Rudolf Bosscha, perintis dan pengelola perkebunan teh Malabar. Rumah peninggalannya masih kerap dikunjungi wisatawan.
Cara Menuju Kebun Teh Jangkung
Dari gerbang Perkebunan Teh Malabar, wisatawan dapat mengambil arah kanan. Jaraknya sekitar 2 km. Setelah bertemu pertigaan menuju Nimo Highland, ambil arah lurus. Kebun Teh Jangkung Malabar merupakan perkebunan teh dengan latar belakang perbukitan yang sangat memukau. Letaknya persis di pinggir jalanan menuju rumah Boscha.
Lahan perkebunan teh terbuka ini lebih ikonik dengan kehadiran puluhan pohon teh dengan ketinggian 2-3 meter. Dari spesies teh ini kemudian objek wisata ini dikenal dengan nama Teh Jangkung. Kata “Jangkung” dalam bahasa Sunda berarti tinggi.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang, wisatawan dapat beraktivitas di kawasan ini. Beberapa penjual makanan dan minuman ditempatkan pengelola wisata di sebelah kanan untuk memudahkan pengunjung jika suatu saat lapar atau haus.
Kehadiran jembatan kayu di atas perkebunan teh kerap dijadikan objek swafoto oleh para wisatawan. Sambil berjalan mengelilingi jembatan kayu berbentuk persegi panjang ini, sesekali wisatawan mengambil objek foto ataupun video. Sebuah pohon tinggi yang menghalangi salah satu jalan di jembatan kayu tersebut, menjadi objek foto menarik. Pohon besar ini menjadi salah satu daya tarik untuk mengambil foto dengan mengarahkan sudut foto ke perbukitan yang ada di belakangnya.
Di sebelah kirinya terdapat hamparan perkebunan teh yang di sela-selanya ditumbuhi pohon Teh Jangkung. Anak-anak remaja menjadikan kawasan Teh Jangkung sebagai objek video yang keren. Alih-alih mengambil tema video ala India-indian.
Menikmati Sunset di Kebun Teh
Suasana yang lebih pas adalah menjelang matahari terbenam (sunset), wisatawan bisa menikmati panorama alam yang sangat menakjubkan di kawasan perkebunan teh ini. Lanskap cakrawala jingga, berpadu dengan kabut tipis yang pada musim penghujan sering turun.
Panorama cantik ini sering diabadikan wisatawan dan diposting melalui media sosial, tak aneh kalau banyak wisatawan datang setelah melihatnya dari media sosial yang dinilai ampuh dalam menarik wisatawan. Beberapa penyewa tikar akan menghampiri wisatawan yang bermaksud duduk-duduk di reremputan sambil menggelar tikar, menikmati makanan, minuman dengan panorama sekitar berupa perkebunan teh.
Tertarik untuk mengambil moment menakjubkan di kawasan perkebunan Teh Jangkung ? Jangan berlama-lama, Hayo datang ke Pangalengan.











