Profil Singkat Gus Elham Yahya
Gus Elham Yahya lahir pada 8 Juli 2001, sehingga saat ini berusia 24 tahun. Ia merupakan seorang pendakwah muda yang berasal dari Kediri. Sebagai putra dari KH. Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1, ia juga merupakan cucu dari seorang tokoh agama ternama di wilayah tersebut.
Dari kecil, Gus Elham dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang kental akan nilai-nilai keislaman. Hal ini turut memengaruhi cara ia berdakwah, yang dikenal santai dan ramah. Meski belum menikah dan belum memiliki anak, ia cukup populer di media sosial karena gaya komunikasi yang menarik dan dekat dengan para jamaahnya.
Kontroversi yang Memicu Kekgaduhan
Baru-baru ini, nama Gus Elham Yahya menjadi sorotan setelah video yang menampilkan aksinya mencium pipi anak perempuan viral di media sosial. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama orang tua, yang merasa tidak nyaman dengan tindakan tersebut.
Video tersebut diunggah oleh akun @PenerbangRoket pada Rabu, 5 November 2025, dan menunjukkan momen dimana Gus Elham tampak sengaja melakukan tindakan tak senonoh kepada anak-anak perempuan. Dalam video tersebut, terlihat ia membalas ciuman yang diberikan oleh anak tersebut. Selain itu, ada pula video yang menunjukkan dirinya menggendong seorang anak perempuan dan momen di mana pipi anak tersebut mendekati atau masuk ke mulut Gus Elham.
Tidak hanya itu, terdapat foto seorang anak kecil berkerudung merah yang tampak bibirnya bersentuhan dengan bibir sang dai muda. Rangkaian momen tersebut membuat banyak warganet merasa resah dan menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan, terlebih oleh seorang tokoh agama.
Setelah video tersebut viral, mulai bermunculan template unggahan di Instagram yang berisi ajakan untuk menteri agama, ketua KPAI, dan Komnas Perlindungan Anak agar meninjau tindakan tersebut secara serius.
Permintaan Maaf dan Reaksi Publik
Setelah kontroversi tersebut ramai dibicarakan, Gus Elham Yahya akhirnya mengucapkan permintaan maaf. Dalam postingannya di Instagram, ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan.
“Dengan penuh kerendahan hati saya Muhammad Ilham Yahya Al Maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
Dalam permintaan maafnya, ia mengaku bahwa perbuatannya tersebut adalah kesalahan pribadi dan ia khilaf. Ia juga berkomitmen untuk tidak mengulangi hal serupa di masa depan.
Namun, meskipun telah meminta maaf, banyak netizen yang masih menghujatnya karena dinilai kurang tulus. Beberapa dari mereka merasa bahwa permintaan maaf tersebut tidak cukup untuk menghapus dampak negatif dari aksi yang telah dilakukannya.












