JAKARTA — Sejumlah provinsi di Indonesia mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam kualitas hidup masyarakat, baik dalam aspek pendidikan, kesehatan maupun ekonomi.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), IPM nasional mengalami kenaikan dari 75,02 pada 2024 menjadi 75,90 pada 2025. Hal ini menunjukkan bahwa tren positif dalam pembangunan manusia terus berjalan.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan peningkatan nyata dalam kualitas hidup masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sumber daya manusia Indonesia semakin berkualitas.
Menurutnya, dua provinsi yang mencatatkan peningkatan signifikan adalah Kepulauan Riau dan Papua Barat Daya. IPM di Kepulauan Riau naik dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi, sedangkan Papua Barat Daya meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi.
Peningkatan ini terjadi karena seluruh indikator pembentuk IPM di kedua provinsi tersebut mengalami peningkatan. Ini merupakan capaian positif yang patut diapresiasi.
Di Kepulauan Riau, IPM meningkat dari 79,89 pada 2024 menjadi 80,53 pada 2025. Kenaikan terjadi pada seluruh indikator, antara lain:
- Umur harapan hidup meningkat dari 75,12 menjadi 75,46 tahun
- Rata-rata lama sekolah dari 10,50 menjadi 10,72 tahun
- Harapan lama sekolah dari 13,27 menjadi 13,28 tahun
- Pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan naik dari Rp15,57 juta menjadi Rp15,88 juta
Sementara itu, di Papua Barat Daya, IPM meningkat dari 69,65 menjadi 70,55. Peningkatan terjadi pada beberapa indikator, seperti:
- Umur harapan hidup dari 70,02 menjadi 70,31 tahun
- Rata-rata lama sekolah dari 8,39 menjadi 8,69 tahun
- Harapan lama sekolah dari 13,88 menjadi 13,89 tahun
- Pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan dari Rp8,73 juta menjadi Rp9,07 juta
Secara nasional, terdapat tiga provinsi yang masuk kategori sangat tinggi, yaitu DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Kepulauan Riau. Selain itu, ada 30 provinsi dengan kategori tinggi, 4 provinsi dengan kategori sedang, serta satu provinsi dengan kategori rendah, yakni Papua Pegunungan.
DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia pada tahun ini dengan skor 85,05. Diikuti oleh DI Yogyakarta dengan skor 82,48 dan Kepulauan Riau dengan skor 80,53. Ketiganya termasuk dalam kategori pembangunan manusia sangat tinggi, yaitu dengan nilai IPM di atas 80.
Peningkatan IPM yang terus berlanjut mencerminkan keberhasilan dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat. Namun, capaian ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah pusat dan daerah untuk terus mempercepat perbaikan di wilayah dan indikator yang masih memerlukan perhatian lebih. Tujuannya adalah agar pembangunan tidak hanya meningkat tetapi juga merata.











