"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Jelang Pertemuan, Ini adalah Sosok-sosok Perantara Komunikasi Megawati dan juga Prabowo

Jelang Pertemuan, Hal ini adalah Sosok-sosok Perantara Komunikasi Megawati dan juga juga Prabowo

Jenepontoinfo.com – JAKARTA – Juru Bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) M Guntur Romli mengungkapkan, komunikasi antara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri lalu Presiden Prabowo Subianto masih terjaga dengan baik meskipun keduanya belum pernah bertemu langsung. Komunikasi dua tokoh negara itu melalui sebagian perantara.

Guntur Romli mengatakan, Megawati kemudian Prabowo mempunyai sejarah persahabatan, perkawanan yang sangat Panjang, juga dipertemukan dari sisi ideologis dan juga historis.

“Secara historis Ibu Mega dan juga Pak Prabowo pernah dipersatukan pada chemisty pasangan MegaPro pada tahun 2009. Dari sisi ideologis, keduanya adalah pemimpin partai kebijakan pemerintah berhaluan nasionalis di tempat Indonesia yang digunakan memiliki komitmen yang tersebut sangat teguh menjaga, merawat negeri ini, membela Pancasila, UUD45, NKRI, serta Bhineka Tunggal Ika,” kata Guntur pada keterangannya, Kamis (16/1/2025).

Menurut Guntur Romli, komunikasi antara Megawati juga Prabowo masih terjaga meskipun keduanya belum pernah betemu. Komunikasi itu, kata dia, melalui utusan dari masing-masing pihak baik PDIP serta Gerindra.

“Kalau dari partai kami, dari PDI Perjuangan, senior-senior kami yang digunakan kerap diminta untuk menjadi utusan di area antaranya Mbak Puan Maharani, Bapak Olly Dodokambey, Mas Pram, juga juga Mas Ahmad Basarah,” kata Guntur.

Guntur menegaskan jadwal pertemuan Megawati-Prabowo tak akan mendiskusikan kesepakatan politik. Ia membantah kabar bahwa rapat kedua tokoh itu ditujukan untuk mendiskusikan perkara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam KPK.

“Kalaupun nanti konferensi itu terjadi, maka agenda-agenda yang tersebut akan dibahas adalah program kenegaraan dan juga kebangsaan, tidak terkait dengan deal-deal politik,” terang Guntur.

“Apalagi yang tersebut saya dengar, yang kami dengar, sudah ada ada spekulasi, akan ada pembahasan masalah perkara yang mana menimpa Sekjen PDI Perjuangan, Mas Hasto Kristianto, yang ketika ini mengalami kriminalisasi dengan suatu perkara hukum. Itu merupakan informasi yang digunakan bukan benar, yang merupakan tuduhan yang tidaklah berdasar,” katanya.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *