"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Pilpres dan Pilkada 2024 Terancam Kualitas Demokrasinya oleh Setara Institute

"Institut Setara Mencemaskan Kualitas Demokrasi di Pilpres dan Pilkada 2024"

jenepontoinfo.com – Setara Institute mengeluarkan laporan terbaru mengenai kualitas dan dinamika proses menuju pelaksanaan Pilpres dan Pilkada 2024. Menurut laporan tersebut, kualitas demokrasi di Indonesia saat ini masih rendah. Hal ini terlihat dari partisipasi pemilih yang tidak mencapai 70%, kurangnya inklusivitas sarana dan prasarana pemilu, serta minimnya perwakilan perempuan dalam parlemen dan kontestasi kepala daerah.

Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan, menyatakan bahwa turunnya skor hak turut serta dalam pemerintahan menjadi 3,1 dari periode sebelumnya yang mencapai 3,0 merupakan bukti dari rendahnya kualitas demokrasi saat ini. Dalam tabel perbandingan skor Indeks HAM periode I (2014-2019), 2023, dan tahun 2024, skor hak sipil dan politik juga mengalami penurunan dari 3,0 menjadi 2,9 pada tahun 2024.

Oleh karena itu, Setara Institute merekomendasikan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat oleh masyarakat, jurnalis, dan insan akademis. Selain itu, juga penting untuk menjamin ruang civic yang bebas dari intervensi serta memulihkan lingkungan politik yang patuh pada prinsip rule of law dan standar-standar etik demokrasi.

Indeks HAM 2024 merupakan studi yang mengukur kinerja negara dalam melindungi, memajukan, menegakkan, dan memenuhi hak asasi manusia di Indonesia. Laporan ini dibuat dengan mengacu pada Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik serta Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Terdapat 6 indikator pada variabel hak sipil dan politik serta 5 indikator pada variabel hak ekonomi, sosial, dan budaya yang kemudian diturunkan ke dalam 50 sub indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan skala Likert dan menggunakan triangulasi sumber serta expert judgment sebagai instrumen justifikasi temuan studi.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *