"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Syarikat Islam Gandeng Baru di Bidang Pertanian, Berkomitmen Dukung Kemandirian Pangan

"Syarikat Islam Siap Dukung Kemandirian Pangan Melalui Kerjasama Baru di Bidang Pertanian"

Wahid menyebutkan bahwa Gertasi akan berperan dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan di Indonesia. Dia berharap Gertasi bisa menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

“Khususnya dalam sektor pertanian dan perikanan, kami akan bergerak secara khusus. Karena itu adalah salah satu program dari pemerintah. Dan kami ingin Gertasi menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,” tambahnya.

Dalam acara pelantikan ini, turut hadir Ketua Umum Syarikat Islam, KH. Said Aqil Siroj, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, serta jajaran pengurus Gertasi dan Syarikat Islam.

Untuk diketahui, Gertasi merupakan organisasi di bawah Syarikat Islam yang bergerak dalam bidang pertanian dan perikanan. Organisasi ini didirikan pada tahun 2018 dan telah memiliki cabang di beberapa provinsi di Indonesia. Gertasi bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Selain itu, Gertasi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia.

jenepontoinfo.com – JAKARTA – Gerakan Tani Syarikat Islam (Gertasi) yang merupakan organisasi di bawah Syarikat Islam (SI) melantik jajaran kepengurusan baru masa jabatan 2024-2029. Dalam kepengurusan baru ini, Gertasi akan mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto salah satunya swasembada pangan. Kepengurusan Gertasi kali ini menetapkan Ketua Umum Terpilih Gertasi, Wahid Erawan yang sebelumnya dalam Musyawarah Nasional telah ditunjuk sebagai formatur tunggal. Bahkan, Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perindo Andi Muhammad Yuslim Patawari sebagai Ketua Harian Gertasi.

“Sebenarnya ini kelanjutan dari Musyawarah Nasional. Musyawarah Nasional itu menunjuk saya menjadi formatur tunggal. Sehingga untuk hari ini, beberapa bulan ini, saya menyusun kepengurusan, kepemimpinan di pusat di sini. Sehingga terbentuk dan saat ini mau ada di pelantikannya,” ujar Ketua Umum Terpilih Gertasi, Wahid Erawan di Gedung Kesekjenan Syarikat Islam, Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta, Sabtu (7/12/2024).

Wahid mengatakan bahwa dalam kepengurusan baru ini akan ada perubahan paradigma Gertasi. Dia mengatakan akan banyak pengusaha yang dilibatkan dalam kepengurusan Gertasi.

“Sekarang banyak-banyak pengusaha. Sehingga yang tadinya Gertasi itu yang bersifat sosial, sekarang mau ditarik ke bersifat ekonomi karena ekonomi global saat ini sangat membutuhkan kehadiran Gertasi untuk bergerak dalam ekonomi,” jelas Wahid.

Wahid menyebutkan bahwa Gertasi akan berperan dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan di Indonesia. Dia berharap Gertasi bisa menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

“Khususnya dalam sektor pertanian dan perikanan, kami akan bergerak secara khusus. Karena itu adalah salah satu program dari pemerintah. Dan kami ingin Gertasi menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,” tambahnya.

Dalam acara pelantikan ini, turut hadir Ketua Umum Syarikat Islam, KH. Said Aqil Siroj, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, serta jajaran pengurus Gertasi dan Syarikat Islam. Untuk diketahui, Gertasi merupakan organisasi di bawah Syarikat Islam yang bergerak dalam bidang pertanian dan perikanan. Organisasi ini didirikan pada tahun 2018 dan telah memiliki cabang di beberapa provinsi di Indonesia. Gertasi bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Selain itu, Gertasi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *