"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Hukum  

Gaji dan Tukin Kepala KPP Madya Terbongkar, Pegawai Pajak Kena OTT

Peran dan Tanggung Jawab Kepala KPP Madya

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya merupakan salah satu posisi penting dalam struktur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Jabatan ini tidak hanya memiliki peran strategis dalam pengelolaan penerimaan negara dari sektor perpajakan, tetapi juga dikenal memiliki gaji yang relatif tinggi, terutama karena adanya berbagai tunjangan.

Secara struktural, jabatan Kepala KPP Madya setara dengan pejabat eselon II di lingkungan pemerintahan. Berdasarkan aturan kepegawaian aparatur sipil negara (ASN), pejabat eselon II biasanya masuk dalam golongan IV/d atau IV/e. Dengan demikian, gaji pokok yang diterima oleh pejabat tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024 tentang gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Besaran Gaji Pokok dan Tunjangan Kinerja

Gaji pokok untuk pejabat dengan golongan IV/d hingga IV/e berkisar antara Rp 3,8 juta hingga Rp 6,3 juta per bulan. Namun, komponen utama penghasilan Kepala KPP Madya sebenarnya berasal dari tunjangan kinerja (tukin). DJP diketahui memiliki sistem remunerasi yang cukup tinggi, terutama dalam hal tukin.

Besaran tukin disesuaikan dengan kelas jabatan serta capaian kinerja. Untuk jabatan Kepala KPP Madya, tukin termasuk dalam kategori JPT Pratama atau setara Eselon II dengan peringkat jabatan 23-20. Jika diperoleh secara penuh (100%), besaran tukin bisa mencapai:

  • Peringkat jabatan 23: Rp 81,9 juta
  • Peringkat jabatan 22: Rp 72,5 juta
  • Peringkat jabatan 21: Rp 64,1 juta
  • Peringkat jabatan 20: Rp 56,7 juta

Jika asumsi bahwa Dwi Budi Iswahyu termasuk dalam peringkat jabatan 20, maka total penghasilan Kepala KPP Madya bisa mencapai lebih dari Rp 63 juta per bulan. Namun, besaran tukin penuh hanya diberikan jika target penerimaan negara sesuai atau melampaui yang ditetapkan APBN.

Daftar Gaji Pokok PNS Golongan IV

Berikut adalah daftar gaji pokok PNS Golongan IV terbaru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024:

  • Golongan IVa: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
  • Golongan IVb: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
  • Golongan IVc: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
  • Golongan IVd: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
  • Golongan IVe: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200

Daftar Tunjangan Kinerja (Tukin) PNS DJP

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2015, berikut adalah rincian tukin untuk berbagai peringkat jabatan:

  • Peringkat jabatan 27 Pejabat Struktural (Eselon I): Rp 117.375.000
  • Peringkat jabatan 26 Pejabat Struktural (Eselon I): Rp 99.730.000
  • Peringkat jabatan 25 Pejabat Struktural (Eselon I): Rp 95.602.000
  • Peringkat jabatan 24 Pejabat Struktural (Eselon I): Rp 84.604.000
  • Peringkat jabatan 23 Pejabat Struktural (Eselon II): Rp 81.940.000
  • Peringkat jabatan 22 Pejabat Struktural (Eselon II): Rp 72.522.000
  • Peringkat jabatan 21 Pejabat Struktural (Eselon II): Rp 64.192.000
  • Peringkat jabatan 20 Pejabat Struktural (Eselon II): Rp 56.780.000
  • Peringkat jabatan 20 Pranata Komputer Utama: Rp 42.585.000
  • Peringkat jabatan 19 Pejabat Struktural (Eselon III): Rp 46.478.000
  • Peringkat jabatan 18 Pejabat Struktural (Eselon III): Rp 42.058.000
  • Peringkat jabatan 18 Pemeriksa Pajak Madya: Rp 42.058.000
  • Peringkat jabatan 18 Penilai PBB Madya: Rp 34.172.125
  • Peringkat jabatan 17 Pejabat Struktural (Eselon III): Rp 37.219.800
  • Peringkat jabatan 17 Pranata Komputer Madya: Rp 27.914.850
  • Peringkat jabatan 16 Pejabat Struktural (Eselon IV): Rp 28.757.200
  • Peringkat jabatan 16 Pemeriksa Pajak Muda: Rp 25.162.550
  • Peringkat jabatan 16 Penilai PBB Muda: Rp 21.567.900
  • Peringkat jabatan 15 Pejabat Struktural (Eselon IV): Rp 25.411.600
  • Peringkat jabatan 15 Pemeriksa Pajak Penyelia: Rp 22.235.150
  • Peringkat jabatan 15 Penilai PBB Penyelia: Rp 19.058.700
  • Peringkat jabatan 14 Pejabat Struktural (Eselon IV): Rp 22.935.762
  • Peringkat jabatan 14 Pranata Komputer Muda: Rp 21.586.600
  • Peringkat jabatan 13 Pemeriksa Pajak Pertama: Rp 17.268.600
  • Peringkat jabatan 13 Pranata Komputer Penyelia: Rp 16.189.312
  • Peringkat jabatan 13 Pranata Komputer Pertama: Rp 16.189.312,50
  • Peringkat jabatan 13 Penilai PBB Pertama: Rp 15.110.025
  • Peringkat jabatan 12 Pemeriksa Pajak Pelaksana Lanjutan: Rp 15.417.937
  • Peringkat jabatan 12 Penilai PBB Pelaksana Lanjutan: Rp 14.390.075
  • Peringkat jabatan 12 Penelaah Keberatan Tk.I: Rp 15.417.937
  • Peringkat jabatan 12 Pelaksana Lainnya: Rp 11.306.487,50
  • Peringkat jabatan 11 Penelaah Keberatan Tk.II: Rp 14.684.812,50
  • Peringkat jabatan 11 Account Representative Tk.I: Rp 14.684.812,50
  • Peringkat jabatan 11 Pelaksana Lainnya: Rp 10.768.862,50
  • Peringkat jabatan 10 Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan: Rp 13.986.750
  • Peringkat jabatan 10 Penelaah Keberatan Tk.III: Rp 13.986.750,00
  • Peringkat jabatan 10 Account Representative Tk.II: Rp 13.986.750
  • Peringkat jabatan 10 Pelaksana Lainnya: Rp 10.256.950,00
  • Peringkat jabatan 9 Pemeriksa Pajak Pelaksana: Rp 13.320.562
  • Peringkat jabatan 9 Penilai PBB Pelaksana: Rp 12.432.525
  • Peringkat jabatan 9 Penelaah Keberatan Tk.IV: Rp 13.320.562,50
  • Peringkat jabatan 9 Account Representative Tk.III: Rp 13.320.562
  • Peringkat jabatan 9 Pelaksana Lainnya: Rp 9.768.412
  • Peringkat jabatan 8 Pranata Komputer Pelaksana: Rp 12.686.250
  • Peringkat jabatan 8 Penelaah Keberatan Tk.V: Rp 12.686.250
  • Peringkat jabatan 8 Account Representative Tk.IV: Rp 12.686.250
  • Peringkat jabatan 8 Pelaksana Lainnya: Rp 8.457.500
  • Peringkat jabatan 7 Pranata Komputer Pelaksana Pemula: Rp 12.316.500
  • Peringkat jabatan 7 Account Representative Tk.V: Rp 12.316.500
  • Peringkat jabatan 7 Pelaksana Lainnya: Rp 8.211.000
  • Peringkat jabatan 6 Pelaksana: Rp 7.673.375
  • Peringkat jabatan 5 Pelaksana: Rp 7.171.875
  • Peringkat jabatan 4 Pelaksana: Rp 5.361.800
Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *