"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Musda PAN Sulsel Tidak Serentak, 6 Wilayah Dapat Perhatian Khusus

Musda PAN Sulsel: Proses Konsolidasi dan Persiapan Menuju Pemilu 2029

Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Sulawesi Selatan (Sulsel) berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jl AP Pettarani, pada Minggu (28/12/2025). Acara ini menjadi momen penting dalam proses konsolidasi internal partai. Meskipun tidak sepenuhnya digelar secara serentak, sebanyak 18 kabupaten dan kota telah melaksanakan Musda secara bersamaan. Sementara itu, enam daerah lainnya masih dalam proses evaluasi.

Pelaksanaan Musda yang Tertutup

Seluruh rangkaian Musda dilakukan secara tertutup, hanya dihadiri oleh kader dan pengurus internal partai. Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PAN Sulsel, Sitti Husniah Talenrang, didampingi oleh Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam. Di sisi lain, Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, memberikan arahan kepada peserta secara daring.

Beberapa elite PAN turut hadir dalam acara tersebut, seperti mantan anggota DPR RI Mitra Fakhruddin serta Ketua Fraksi Harapan (Hanura–PAN) DPRD Sulsel Irfan AB. Mereka memantau jalannya Musda untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana.

Proses Evaluasi dan Penetapan Formatur

Husniah mengakui bahwa pelaksanaan Musda kali ini belum sepenuhnya rampung. Hingga saat ini, beberapa ketua formatur telah ditetapkan. Namun, masih ada daerah yang perlu dibahas lebih lanjut. “Tadi sudah ditetapkan beberapa ketua formatur, serta formatur yang diharapkan mereka bisa berembuk lagi ke depannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa hasil Musda belum sepenuhnya jelas, tetapi secara prinsip, PAN Sulsel telah siap membangun struktur organisasi partai di seluruh wilayah. “Jadi memang belum clear seratus persen, tapi pada dasarnya PAN sudah siap membangun struktur di 24 kabupaten kota,” tegasnya.

Tugas Formatur dan Persiapan Relawan

Tugas utama dari formatur adalah menyusun kepengurusan partai di wilayah masing-masing, mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga struktur fraksi di DPRD. Selain itu, PAN juga mulai menyiapkan kekuatan relawan di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) menjelang Pemilu 2029.

“Tentunya mereka akan menyusun kepengurusan di wilayah masing-masing, dari DPD, DPC, bahkan DPRD. Lebih dari itu, kita juga akan mempersiapkan relawan di setiap TPS nantinya,” jelasnya.

Target Politik PAN Sulsel

Terkait target politik, Husniah menyampaikan bahwa PAN Sulsel diberi mandat besar oleh DPP untuk mendorong partai masuk tiga besar secara nasional. Ia bahkan berharap PAN Sulsel dapat menjadi kekuatan utama di tingkat daerah.

“Harapan kita target besar, masuk tiga besar di Indonesia. Dan harapan saya, kalau bisa, kita menjadi partai yang terbesar di Sulsel,” katanya.

Target tersebut dijabarkan secara konkret dengan mengisi seluruh daerah pemilihan di kabupaten dan kota. Terlebih meningkatkan perolehan kursi di tingkat provinsi dan pusat.

“Mudah-mudahan setiap dapil kabupaten kota terisi kursi. Untuk DPRD provinsi minimal sembilan kursi, dan DPR RI kita berharap bisa empat kursi,” ungkapnya.

Perhatian Khusus pada Daerah yang Mengalami Penurunan Kursi

Husniah juga menyinggung daerah-daerah yang mengalami penurunan kursi pada pemilu sebelumnya. Menurutnya, DPW PAN Sulsel akan memberikan atensi khusus dengan mendorong figur calon ketua yang memiliki tingkat pengenalan publik tinggi dan potensi elektoral.

“Saya challenge calon ketua ini bukan hanya di kabupaten, tapi naik kelas ke provinsi, bahkan menjadi calon kepala daerah,” ujarnya.

Roadshow dan Konsolidasi Internal

Untuk wilayah yang saat ini memiliki kepala daerah dari PAN, Husniah menyatakan akan dilakukan pembagian tugas berupa roadshow ke 24 daerah sebagai bagian dari konsolidasi dan evaluasi partai. Empat daerah yang menjadi perhatian khusus antara lain Kabupaten Gowa yang dipimpin langsung oleh Husniah Talenrang sebagai bupati, Kabupaten Maros yang dipimpin oleh Bupati Chaidir Syam, serta Kabupaten Bulukumba yang diwakili oleh Wakil Bupati Edy Manaf.

Ketiga kepala daerah tersebut saat ini juga tercatat sebagai pengurus PAN Sulsel. Melalui pembagian tugas ini, Husniah berharap konsolidasi internal berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat kerja-kerja organisasi hingga ke tingkat daerah.

“Kita akan melakukan pendekatan, melihat kerja-kerja ketua yang baru, sekaligus mengetahui apa yang terjadi dan dibutuhkan masyarakat di wilayah setempat,” jelasnya.

Arahan Ketua Umum DPP PAN

Husniah menambahkan, arahan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menekankan adanya peningkatan kursi legislatif di Pemilu 2029. Hal ini sebagai modal utama menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pilkada.

“PAN Sulsel saat ini hanya memiliki empat kursi di DPRD provinsi. Saya diberikan tugas untuk menambahnya menjadi sembilan kursi. Untuk DPR RI juga kita berharap bisa bertambah, sehingga PAN bisa diperhitungkan dalam Pilkada dan agenda politik lainnya,” pungkasnya.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *