"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Budaya  

Tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 1-5 Lengkap dengan Penjelasan

Hukum Bacaan Tajwid Surat Al-Baqarah Ayat 1-5 Lengkap dengan Artinya

Surat Al-Baqarah merupakan salah satu surat yang terdapat dalam Al-Qur’an. Di dalamnya, terdapat beberapa ayat yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak dapat diragukan, karena ia adalah wahyu dari Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai nabi yang terakhir, melalui perantaraan Malaikat Jibril AS.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai hukum bacaan tajwid pada surat Al-Baqarah ayat 1-5 beserta artinya:

QS. Al-Baqarah 1-5

الٓمّٓۚ

Alif-Laaam-Miiim

1. Alif Lam Mim

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ ھُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ

Zaalikal Kitaabu laa raiba fiih; udal lilmuttaqiin

2. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰھُمْ يُنْفِقُوْنَ

Allaziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimuunas salaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun

3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,

وَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ ھُمْ يُوْقِنُوْنَ

Wallaziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maaa unzila min qablika wa bil Aakhirati hum yuuqinuun

4. dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.

اُولٰٓٮِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنۡ رَّبِّهِمۡ‌ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَ‏

Ulaaa’ika ‘alaa hudam mir rabbihim wa ulaaa’ika humul muflihuun

5. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.


Penjelasan Hukum Tajwid untuk Surat Al-Baqarah Ayat 1-5

Ayat 1

الم :

Mad lazim harfi musyabba’, karena ada huruf (ل) dan (م) yang ada di permulaan surat. Cara membacanya panjang 6 harakat.

Ayat 2

الْكِتَابُ :

Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf كِ. Cara membacanya harus terang dan jelas.

لَا رَيْبَ :

Mad layin, karena ada tanda baca fatkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas.

هُدًى لِلْمُتَّقِينَ :

Idgham billaghunnah, karena ada huruf nun mati/tanwin bertemu dengan huruf لِ. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung.

لِلْمُتَّقِينَ :

Mad arid lissukun, karena ada huruf mad thobi’I di akhir kalimat atau waqaf. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

Ayat 3

بِالْغَيْبِ :

Mad layin, karena ada tanda baca fatkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas.

الصَّلَاةَ :

Al-Syamsiah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf صَّ. Cara membacanya di masukan.

وَمِمَّا :

Ghunnah musyaddah, karena ada huruf مَّ yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

رَزَقْنَاهُمْ :

Qolqolah sughro, karena ada huruf قْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf قْ.

هُمْ يُنْفِقُونَ :

Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يُ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

يُنْفِقُونَ :

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf فِ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf فِ.

يُنْفِقُونَ :

Mad arid lissukun, karena ada huruf mad thobi’I di akhir kalimat atau waqaf. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

Ayat 4

بِمَا أُنْزِلَ :

Mad jaiz munfashil, karena ada mad thabi’I bertemu dengan [ء] dilain kata/kalimat. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

أُنْزِلَ :

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf زِ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf زِ.

إِلَيْكَ :

Mad layin, karena ada tanda baca fatkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas.

وَمَا أُنْزِلَ :

Mad jaiz munfashil, karena ada mad thabi’I bertemu dengan [ء] dilain kata/kalimat. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

أُنْزِلَ :

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf زِ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf زِ.

مِنْ قَبْلِكَ :

Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf قَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf قَ.

قَبْلِكَ :

Qolqolah sughro, karena ada huruf بْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf بْ.

وَبِالْآخِرَةِ :

Mad badal, Karena ada huruf [ ء ] bertemu dengan huruf mad dalam satu kata. Cara membacanya panjang 2 harakat.

هُمْ يُوقِنُونَ :

Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يُ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

يُوقِنُونَ :

Mad arid lissukun, karena ada huruf mad thobi’I di akhir kalimat atau waqaf. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

Ayat 5

أُولَٰئِكَ :

Mad wajib muttashil, karena ada mad thabi’I bertemu dengan [ء] dalam satu kata/kalimat. Cara membacanya Panjang 5 harakat.

هُدًى مِنْ :

Idgham bighunnah, karena ada nun mati/tanwin beretemu dengan huruf مِ. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

مِنْ رَبِّهِمْ :

Idgham billaghunnah, karena ada huruf nun mati/tanwin bertemu dengan huruf رَ. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung.

وَأُولَٰئِكَ :

Mad wajib muttashil, karena ada mad thabi’I bertemu dengan [ء] dalam satu kata/kalimat. Cara membacanya Panjang 5 harakat.

الْمُفْلِحُونَ :

Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf مُ. Cara membacanya harus terang dan jelas.

الْمُفْلِحُونَ :

Mad arid lissukun, karena ada huruf mad thobi’I di akhir kalimat atau waqaf. Cara membacanya Panjang 4 harakat.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *