"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Prabowo Terkejut, Bupati Aceh Tamiang Ternyata Jenderal Bintang Dua

Presiden Prabowo Terkesan dengan Bupati Aceh Tamiang yang Pernah Menjabat Irjen Polri

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Tamiang, menunjukkan perhatian khusus terhadap sosok Armia Fahmi, Bupati Aceh Tamiang. Saat meninjau posko pengungsian dan lokasi penanganan bencana di wilayah tersebut, ia terkejut mengetahui bahwa kepala daerah tingkat kabupaten ternyata merupakan purnawirawan jenderal bintang dua Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen).

Momen ini menjadi sorotan karena jarang ditemukan perwira tinggi Polri berpangkat Irjen yang memilih terjun langsung ke dunia pemerintahan daerah, apalagi menjadi bupati. Presiden Prabowo pun langsung membuka percakapan dengan Armia Fahmi untuk menanyakan latar belakangnya.

“Anda Irjen? Irjen Polisi? Bintang dua?” tanya Prabowo.

“Siap, Pak,” jawab Armia Fahmi singkat namun tegas.

Mendengar jawaban tersebut, Prabowo tampak semakin terkesan. Ia lalu melontarkan pernyataan yang sontak menarik perhatian warga dan jajaran aparat di sekitar lokasi.

“Bintang dua mau jadi bupati, hebat sekali. Mungkin saya kira di Indonesia ada? Bintang dua lagi jadi bupati?” ujar Prabowo.

Armia Fahmi kemudian menjelaskan bahwa dirinya adalah satu-satunya perwira tinggi Polri berpangkat Irjen yang memilih mengabdikan diri sebagai kepala daerah.

“Tidak, Pak,” ucapnya.

Prabowo kembali memastikan pernyataan tersebut.

“You satu saja?” tanya Prabowo, yang kembali dijawab Armia Fahmi dengan, “Siap, Pak.”

Presiden Prabowo lalu menepuk pundak Armia Fahmi sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan. Di hadapan warga, Prabowo menyampaikan rasa hormat atas keputusan Armia Fahmi yang memilih turun langsung mengabdi kepada masyarakat Aceh Tamiang.

“You hebat. Terima kasih. You mau mengabdi kepada rakyat,” tandas Prabowo.

Riwayat Karier dan Pendidikan Armia Fahmi

Armia Fahmi lahir di Banda Aceh, Aceh, pada 12 Oktober 1966. Ia merupakan suami dari Yuyun Armia Fahmi dan dikenal memiliki rekam jejak panjang di Kepolisian Republik Indonesia. Pendidikan dasar ditempuhnya di SD Negeri 2 Kuala Simpang hingga lulus pada 1979. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Kuala Simpang dan menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri Kuala Simpang pada 1985.

Usai menyelesaikan pendidikan umum, Armia Fahmi melanjutkan ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan dilantik sebagai perwira Polri pada 1990. Di Akpol, ia satu angkatan dengan sejumlah perwira tinggi, di antaranya Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri dan Komjen Pol Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak yang kini menjabat Sekretaris Utama Lemhannas.

Dalam pengembangan kompetensi, Armia Fahmi mengikuti berbagai pendidikan lanjutan, mulai dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1998, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2007, hingga Sespimti Polri pada 2019. Ia juga meraih gelar Magister Ilmu Hukum (S2) dari Universitas Sumatera Utara.

Jabatan dan Penghargaan

Kariernya di Polri terbilang panjang dan beragam. Penugasan awal dijalani di wilayah Polda Sulawesi Selatan dan Tenggara dengan sejumlah jabatan, antara lain Pamapta Polres Wajo, Kapolsek Tempe, hingga Pjs Kasatlantas Polres Wajo. Ia juga pernah bertugas di lingkungan pendidikan Akpol serta terlibat dalam operasi kepolisian sebagai Padalops Satgas B Puskodal.

Di Sumatera, Armia Fahmi pernah menjabat Kapolsek Labuhan, Kapolsekta Medan Baru, Wakasat PJR Ditlantas Polda Sumut, Liaison Officer (LO) Polri di Penang, Malaysia, hingga Wakapolres Tapanuli Tengah dan Wakapolres Asahan.

Kariernya terus menanjak dengan menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Kasubbid Provos Bidpropam Polda Sumut, Kabag Binops Roops Polda Aceh, Kapolres Gayo Lues, dan Kapolres Aceh Tamiang pada 2010 wilayah yang kelak kembali dipimpinnya sebagai bupati.

Selanjutnya, ia dipercaya mengemban jabatan Kabagdalpers RO SDM Polda Sumut, Pjs Dirpolair Polda Sumut, serta Ka SPN Polda Aceh pada 2016. Di Mabes Polri, Armia Fahmi menjabat Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri pada 2018 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri pada 2019. Pada 2020, ia diangkat sebagai Irwasda Polda Sumatera Utara.

Pada 2022, Armia Fahmi sempat menjabat Pelaksana Harian Kapolrestabes Medan. Puncak kariernya diraih pada 2023 saat menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) dan dipercaya sebagai Wakil Kepala Polda Aceh. Menjelang purna tugas, ia mengemban amanah sebagai Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri pada 2024 sebelum dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosial Budaya Kapolri dalam rangka pensiun.

Penghargaan dan Prestasi

Sepanjang pengabdiannya, Armia Fahmi telah menerima berbagai tanda jasa dan brevet penghargaan sebagai cerminan dedikasi panjangnya di institusi Polri, sebelum melanjutkan pengabdian di jalur pemerintahan daerah. Ia tercatat sudah pernah berhasil meraih penghargaan, diantaranya:

  • Bintang Bhayangkara Nararya
  • Satyalancana Pengabdian 24 Tahun
  • Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
  • Satyalancana Pengabdian 8 Tahun
  • Satyalancana Jana Utama
  • Satyalancana Ksatria Bhayangkara
  • Satyalancana Karya Bhakti
  • Satyalancana Bhakti Pendidikan
  • Satyalancana Bhakti Nusa
  • Satyalancana Dharma Nusa
  • Satyalancana Operasi Kepolisian
  • Satyalancana Kebaktian Sosial
  • Brevet SAR Polr
  • Brevet Penerjun Polri
  • Pin Roda Brimob

Perjalanan Menuju Jabatan Bupati

Setelah pensiun, Armia Fahmi mencalonkan diri dalam Pilkada Aceh Tamiang pada 2024. Berpasangan dengan Ismail, Armia Fahmi keluar sebagai pemenang di Pilkada Aceh Tamiang 2024 berkat memperoleh 90.669 suara.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *