Kondisi Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus menimbulkan dampak serius. Berdasarkan data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (1/12/2025) pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia mencapai 604 jiwa. Jumlah pengungsi juga terus meningkat, dengan angka mencapai 635.214 orang.
Rincian Korban dan Pengungsi di Tiga Provinsi
Pengungsi tersebar di berbagai wilayah terdampak, dengan jumlah terbanyak di Provinsi Aceh. Data menunjukkan bahwa jumlah pengungsi di Aceh mencapai 479.300 orang. Sementara itu, jumlah pengungsi di Sumut sebanyak 33.231 orang dan di Sumbar sebanyak 122.683 orang.
Di Sumut, korban tewas tercatat sebanyak 283 orang, dengan 173 lainnya masih dilaporkan hilang. Korban tersebar di beberapa daerah seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, dan Mandailing Natal.
Di Sumbar, jumlah korban tewas mencapai 165 orang, dengan 114 orang masih hilang. Korban tersebar di kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.
Sementara itu, di Aceh, jumlah korban tewas mencapai 156 orang, dengan 181 orang masih hilang. Korban tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya.
Distribusi Bantuan Logistik
Pemerintah dan lembaga terkait telah melakukan distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak. Untuk wilayah Sumut, pengiriman logistik tahap pertama hampir mencapai 100 persen di beberapa daerah seperti Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan. Namun, penyaluran ke Mandailing Natal, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan masih menghadapi kendala akses darat.
Untuk wilayah yang sulit dijangkau, bantuan dikirim melalui jalur udara menggunakan tiga helikopter dari BNPB dan TNI AD. Bantuan yang dibawa mencakup sembako, peralatan dapur, BBM, genset, serta perangkat komunikasi berbasis satelit seperti Starlink.
Di Aceh, bantuan logistik disalurkan melalui jalur laut menuju Kota Lhokseumawe. Bantuan yang dikirim mencakup hygiene kit, matras, selimut, sembako, alat kebersihan, dan makanan siap saji. Distribusi udara juga dilakukan untuk wilayah seperti Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Lhokseumawe.
Di Sumbar, bantuan logistik mulai didistribusikan melalui jalur udara dan laut. BNPB bersama TNI dan Basarnas mengirim bantuan seberat 4 ton menuju Kabupaten Solok, Agam, dan Pasaman Barat pada Senin (1/12/2025). Bantuan yang diberikan mencakup makanan kemasan, beras, air mineral, bahan baku makanan, kasur, dan obat-obatan.
Upaya Pemulihan dan Pencarian Korban
Tim gabungan dari BNPB, TNI/Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, dan mitra internasional terus bekerja maksimal dalam mempercepat pencarian korban, membuka akses, serta pemulihan layanan vital. Pembaruan penanganan bencana akan disampaikan secara berkala.











