JAKARTA, jenepontoinfo.com – Sekretaris Jenderal Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP) menerima kehadiran Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur Basri Rese usai resmi dilantik menjadi pengurus Partai Perindo periode 2024-2029 di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (11/12/2024) malam. Pertemuan itu turut didampingi Wakil Ketua Umum III DPP Partai Perindo Tama S. Langkun.
“Beliau Wali Kota Bontang definitif Basri Rese datang silaturahmi ke Perindo. Sebagai dukungan kepada pengurus Perindo yang sudah dilantik,” kata AYP.
AYP mengungkapkan strategi unik Partai Perindo untuk memasuki parlemen pada 2029. Dia menyatakan, Perindo akan mengajak sejumlah tokoh ternama bergabung untuk membesarkan Partai Perindo.

“Agar Perindo semakin besar dan masuk parlemen kita mengajak tokoh-tokoh bergabung,” ucapnya.
Sementara itu, Basri Rese menyatakan pertemuan dengan AYP sebagai bentuk dukungan moral atas pelantikan pengurus baru. Ia berharap Partai Perindo di bawah pengurus baru dapat mewujudkan untuk meloloskan perwakilan di DPR pada Pemilu 2029.
“Ya saya ucapkan terima kasih dan rasa syukur karena salah satu adik saya menjadi Sekjen Partai Perindo, sebagai kakak tentu memberikan dukungan moral untuk Perindo ke depan semakin besar,” ujar Basri.
“Saya berharap Perindo di bawah kepemimpinan Sekjen AYP dapat semakin besar lagi dan pada 2029, mimpi kita untuk memiliki perwakilan di DPR RI dapat terwujud,” tambahnya.
Sebelumnya, Partai Perindo melantik jajaran pengurus pusat periode 2024-2029 di Auditorium Kantor DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/12/2024). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1981-SK/DPP-Partai Perindo/XII/2024.
Dalam acara tersebut, hadir Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT), Ketua Umum Perindo Angela Tanoesoedibjo, dan jajaran lainnya. Acara dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Perindo.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











