"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Zulfinasran Minta Warga Laporkan Penjualan Elpiji 3 Kg Di Atas HET

Pemkab Parigi Moutong Ajak Warga Awasi Harga Gas dan Minyak Goreng

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi penjualan gas elpiji 3 kilogram di tingkat pangkalan maupun pengecer. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa harga jual tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, menyampaikan imbauan tersebut dalam acara Safari Ramadab di Desa Purwosari, Kecamatan Torue, Minggu (8/3/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menerima laporan dari masyarakat jika ditemukan adanya praktik penjualan gas melon di atas HET.

“Kalau ada pangkalan atau pengecer yang menjual di atas HET, silakan dilaporkan. Kami sudah menyiapkan nomor pengaduan,” ujar Zulfinasran. Ia juga menegaskan bahwa identitas pelapor akan dirahasiakan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin melaporkan kejadian tersebut.

Warga dapat menyampaikan laporan melalui dua jalur utama, yaitu nomor Satgas Saber di 0853-8545-033 atau Ketahanan Pangan di 0852-4109-7366. Dengan adanya mekanisme pelaporan ini, pemerintah berharap bisa segera menindaklanjuti setiap temuan yang diberikan oleh masyarakat.

Penanganan Kenaikan Harga Minyak Goreng

Selain gas elpiji, pemerintah daerah juga terus memantau kenaikan harga bahan pokok lainnya, seperti minyak goreng. Salah satu merek yang sempat menjadi perhatian adalah Minyak Kita, yang beberapa waktu lalu ditemukan dijual di atas HET.

Menurut Zulfinasran, HET minyak goreng tersebut seharusnya berada di bawah Rp18 ribu per liter. Namun, di lapangan, ditemukan pedagang yang menjual hingga Rp20 ribu per liter. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang pengecer menjual, tetapi tidak boleh sampai harga naik terlalu besar.

Ia juga menyebutkan bahwa lonjakan harga elpiji 3 kilogram sempat mencapai Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per tabung. Kenaikan harga tersebut bahkan sempat ramai dibicarakan masyarakat di berbagai grup percakapan. Untuk menangani hal ini, pemerintah meminta para camat melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pangkalan dan pengecer.

Perubahan Harga Gas Elpiji

Dari laporan yang diterima dari sejumlah kecamatan, harga gas elpiji yang sebelumnya mencapai Rp70 ribu hingga Rp80 ribu kini mulai turun ke kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per tabung. Zulfinasran menyambut baik perubahan ini dengan ucapan syukur.

“Alhamdulillah, dari laporan teman-teman kecamatan, harga yang sebelumnya tinggi sudah mulai turun,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan segel tabung gas yang beredar di wilayah Parigi Moutong. Setiap daerah memiliki warna segel tertentu sebagai penanda distribusi. Jika ditemukan segel dengan warna berbeda dari yang seharusnya beredar di Parigi Moutong, maka tabung tersebut diduga berasal dari daerah lain.

“Nanti akan kami telusuri dan kami informasikan ke kabupaten bersangkutan jika ditemukan tabung yang tidak sesuai wilayah distribusinya,” tambah Zulfinasran.

Program Pengisian Tabung Gas Gratis

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah menjalankan program pengisian tabung gas gratis yang merupakan program Bupati Parigi Moutong. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat selama bulan Ramadan.

Namun, penerima bantuan saat ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 6 dalam data kesejahteraan. Sementara masyarakat dalam kategori Desil 7 hingga Desil 10 belum dapat menerima program tersebut.

Data penerima bantuan tersebut telah tersedia di tingkat desa melalui pemerintah desa setempat. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat memberikan dukungan yang lebih besar kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *