Riwayat Karier dan Perjalanan Politik Bupati Blitar, Rijanto
Rijanto kembali menjabat sebagai Bupati Kabupaten Blitar untuk periode 2025–2030 setelah memenangkan Pilkada 2024. Kemenangan ini menjadi tanda kelanjutan perjalanan panjang karier politiknya yang telah dimulai sejak lama. Dengan pengalaman luas di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, organisasi sosial, dan dunia politik, Rijanto menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan Kabupaten Blitar.
Pengalaman Birokrat yang Panjang
Sebelum terjun ke dunia politik, Rijanto dikenal sebagai pegawai negeri sipil dengan pengalaman panjang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Menurut data dari ppid.blitarkab.go.id, ia telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara sejak tahun 1975 dan menduduki berbagai jabatan strategis selama bertahun-tahun.
Karier birokrasi Rijanto dimulai dari jabatan Kepala Sub Bagian Pemerintahan Perkembangan pada 1981–1982. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Camat Kademangan, Camat Nglegok, hingga Camat Wlingi dalam rentang waktu 1984–1995. Pengalaman sebagai camat menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan daerah.
Selanjutnya, ia menduduki jabatan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar, Plt Direktur PDAM Kabupaten Blitar, hingga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blitar. Pada periode 2005–2010, Rijanto juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.
Masuk Dunia Politik
Karier panjang tersebut menjadi modal penting bagi Rijanto sebelum memasuki dunia politik. Ia pertama kali terjun ke arena politik saat mendampingi Bupati Blitar saat itu, Herry Noegroho, dalam Pilkada 2010 yang mengantarkannya menjadi Wakil Bupati Blitar. Setelah satu periode menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar, Rijanto maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2016.
Saat itu ia berpasangan dengan Marhaenis Urip Widodo dan memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Namun perjalanan politiknya tidak selalu berjalan mulus. Pada Pilkada 2020, pasangan petahana Rijanto dan Marhaenis mengalami kekalahan dari pasangan Rini Syarifah dan Rahmat Santoso.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu peristiwa penting dalam dinamika politik daerah. Meski demikian, Rijanto tetap aktif dalam kegiatan politik dan organisasi. Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua DPC partai di Kabupaten Blitar sejak 2021 sebelum kembali maju dalam Pilkada Serentak 2024.
Dalam Pilkada 2024, Rijanto kembali mencalonkan diri dan berhasil mengalahkan petahana. Kemenangan tersebut menandai kembalinya kepemimpinan Rijanto sebagai Bupati Blitar periode 2025–2030.
Pendidikan dan Latar Belakang Pribadi
Rijanto lahir di Blitar pada 28 Januari 1953. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Blitar, yakni di SDN Bendogerit III, SMP Negeri 1 Blitar, dan SMA Negeri 1 Blitar. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) dan lulus pada tahun 1980. Selain itu, ia menempuh pendidikan Sarjana FISIP di Universitas Muhammadiyah Malang dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Wijaya Putra.
Dalam kehidupan pribadi, Rijanto beragama Islam dan menikah dengan Ninik Tjatur Anggraini. Ia memiliki dua orang anak dan dikenal aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan kepemimpinan serta pemerintahan daerah.
Aktivitas Organisasi dan Penghargaan
Selain aktif dalam pemerintahan, Rijanto juga terlibat dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD II AMPI Kabupaten Blitar selama dua dekade serta aktif dalam organisasi Pramuka, KONI, dan PMI Kabupaten Blitar. Ia juga pernah menjadi Ketua Pengcab PSSI dan IPSI Kabupaten Blitar serta menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Blitar.
Keterlibatan dalam organisasi tersebut menunjukkan kiprahnya tidak hanya di pemerintahan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan olahraga. Atas pengabdian dan kontribusinya, Rijanto menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Satya Lencana Karya Satya XX Tahun pada 2001 dan Satya Lencana Karya Satya XXX Tahun pada 2004. Ia juga menerima Lencana Dharma Bhakti Pramuka dan Lencana Melati Pramuka atas kontribusinya di bidang kepramukaan.
Perjalanan panjang karier birokrasi, pengalaman politik, serta keterlibatan dalam berbagai organisasi menjadikan Rijanto sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan pemerintahan Kabupaten Blitar hingga saat ini.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











