"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Budaya  

Rekomendasi tempat ngabuburit di Solo, mulai dari Mangkunegaran hingga Monumen Pers Nasional

Rekomendasi Lokasi Ngabuburit di Solo yang Cocok untuk Belajar Sejarah

Solo, kota yang terkenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya, menawarkan berbagai destinasi yang cocok untuk menghabiskan waktu sebelum berbuka puasa. Tidak hanya menawarkan kuliner lezat, kota ini juga memiliki banyak monumen bersejarah yang bisa menjadi tempat belajar sejarah sambil menikmati suasana yang nyaman.

Berikut beberapa rekomendasi lokasi ngabuburit di Solo yang patut dikunjungi:

1. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran adalah salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun internasional. Tempat ini merupakan bangunan bersejarah yang didirikan pada tahun 1757 oleh Raden Mas Said atau yang dikenal dengan Pangeran Samber Nyawa.

Di dalam kompleks Pura, terdapat museum yang memamerkan berbagai benda-benda bersejarah dan artefak yang berkaitan dengan sejarah dan budaya Mangkunegaran.

Pura Mangkunegaran ini cocok dikunjungi karena memiliki daya tarik sebagai berikut:

  • Arsitektur

    Pura Mangkunegaran menampilkan arsitektur Jawa yang khas dengan bangunan-bangunan seperti Pendopo Agung (berukuran 3.500 meter persegi), Pringgitan, Ndalem Ageng, dan Keputren.

  • Sejarah dan Budaya

    Pura ini merupakan tempat kediaman para Adipati Mangkunegaran dan menyimpan berbagai pusaka serta benda-benda bersejarah yang terkait dengan keluarga Mangkunegaran.

  • Taman Pracima Tuin

    Taman ini menawarkan perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa, serta terdapat restoran yang menyajikan hidangan tradisional dan menjadi tempat yang menarik untuk bersantai.

  • Museum Mangkunegaran

2. Monumen Pers Nasional

Monumen Pers Nasional merupakan salah satu destinasi wisata yang paling dekat dengan Stasiun Solo Balapan. Tempat ini terletak hanya 1 km dari Stasiun Solo Balapan.

Monumen ini sering menyelenggarakan pameran dan acara yang berkaitan dengan sejarah pers, seperti pameran pers era 90-an. Untuk bisa berkunjung ke Monumen Pers Nasional, wisatawan bisa berjalan kaki atau menggunakan moda transportasi Batik Solo Trans (BST).

Monumen Pers Nasional buka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 09:00 hingga 15:00 WIB dengan tiket masuk gratis.

Daya tarik dari tempat wisata ini yaitu:

  • Koleksi benda bersejarah pers

    Monumen ini menyimpan berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan pers, termasuk koran, majalah, mesin ketik, kamera, dan pemancar radio dari berbagai periode sejarah.

  • Memorabilia tokoh pers

    Pengunjung dapat melihat memorabilia wartawan nasional dan dokumentasi dari era penjajahan hingga saat ini, memberikan wawasan mendalam tentang sejarah pers Indonesia.

3. Keraton Surakarta Hadiningrat

Salah satu ikon Kota Solo yakni Keraton Surakarta Hadiningrat. Keraton Surakarta secara rutin mengadakan berbagai pertunjukan budaya, seperti arak-arakan pusaka dan upacara adat yang menampilkan keunikan busana tradisional Surakarta, serta atraksi prajurit keraton yang menarik.

Jarak antara Stasiun Solo Balapan dengan Keraton Surakarta Hadiningrat yakni 3,5 km. Untuk bisa mengunjungi Keraton Surakarta Hadiningrat, pengunjung bisa menggunakan ojek online maupun Batik Solo Trans.

Harga tiket masuk Keraton Surakarta Hadiningrat yakni Rp 15.000 per orang dengan jam buka mulai pukul 08:00 sampai dengan 14:00 WIB (khusus Jumat tutup).

Obyek wisata sejarah ini memiliki daya tarik sebagai berikut:

  • Arsitektur Bangunan

    Keraton Surakarta menampilkan perpaduan gaya Jawa dan Eropa, dengan dominasi warna putih dan biru yang elegan. Kompleks keraton yang luas ini terdiri dari berbagai bangunan bersejarah seperti Pagelaran, Pendopo, Dalem Ageng, dan Taman Sari, masing-masing dengan fungsi dan makna tersendiri.

  • Museum Keraton

    Museum di dalam keraton menyimpan berbagai benda bersejarah, termasuk peralatan sehari-hari keluarga keraton, pusaka seperti keris dan tombak, kereta kencana, serta hadiah dari berbagai negara.

4. Masjid Raya Sheikh Zayed

Kemudian tempat wisata yang sedang ramai dikunjungi yakni Masjid Raya Sheikh Zayed. Jarak antara Stasiun Solo Balapan dengan Masjid Syeikh Zayed yakni 1,7 km.

Untuk bisa mengunjungi masjid terbesar di Kota Solo ini, pengunjung bisa berjalan kaki atau naik ojek online. Harga tiket masuk Masjid Raya Sheikh Zayed yakni gratis untuk umum dengan jam buka setiap hari mulai pukul 03:00 sampai dengan 21:00 WIB.

Berlokasi di Jalan Ahmad Yani no 121 Gilingan, tempat wisata ini memiliki daya tarik sebagai berikut:

  • Arsitektur dan Desain

    Masjid ini memiliki desain yang unik dan megah, memadukan arsitektur Islam modern dengan sentuhan lokal. Beberapa ciri khasnya termasuk kubah besar, pilar tinggi, dan ukiran khas Timur Tengah. Masjid juga memiliki empat menara setinggi 81 meter dan 82 kubah yang dihiasi batu pualam.

  • Interior

    Bagian dalam masjid juga sangat menarik, dengan lampu gantung kristal, karpet mewah yang diimpor dari Uni Emirat Arab, dan kaligrafi indah yang menghiasi dinding.

  • Kegiatan Keagamaan

    Masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti kajian, pengajian, dan ibadah berjamaah. Pada hari besar keagamaan, masjid ini menjadi tempat favorit untuk beribadah bagi warga Solo.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *