"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Safi’i Nafsikin, Satu-Satunya Kombes yang Pernah Tugas di Sulsel, Kini Calon Jenderal

Rotasi Jabatan Besar di Kepolisian RI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia pada Januari 2026. Total sebanyak 85 personel Polri mengalami pergeseran jabatan dalam kebijakan tersebut. Dari jumlah itu, 18 perwira berpangkat Komisaris Besar (Kombes) masuk dalam daftar mutasi. Salah satu di antaranya adalah Kombes Safi’i Nafsikin, mantan Kapolres Palopo yang pernah bertugas di Sulawesi Selatan.

Pangkat Kombes berada satu tingkat di bawah Brigadir Jenderal (Brigjen) atau jenderal bintang satu, sehingga para perwira ini disebut sebagai calon jenderal. Mutasi tersebut ditetapkan melalui dua Surat Telegram (ST) Kapolri dan mencakup pergantian tiga kepala kepolisian daerah, masing-masing Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Papua Barat, dan Kapolda Papua Tengah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri. Menurutnya, mutasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, penguatan kelembagaan, serta pembinaan karier personel agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan profesional dan optimal.

“Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan rutin dalam organisasi Polri,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026). Kebijakan mutasi ini tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 dengan total 32 personel.

Dalam mutasi tersebut, jabatan Kapolda Sumatera Selatan kini diemban oleh Irjen Pol Sandi Nugroho, yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Humas Polri. Ia menggantikan Irjen Pol Andi Rian yang dipercaya mengisi posisi Wakil Kepala Lemdiklat Polri. Sementara itu, jabatan Kapolda Papua Barat diisi oleh Brigjen Pol Alfred Papare, yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Tengah. Posisi Kapolda Papua Tengah selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Jermias Rontini, yang sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua.

Dari keseluruhan 85 personel yang dimutasi, sebanyak 69 personel memperoleh promosi jabatan maupun pergeseran setara. Mutasi ini mencakup pengisian sejumlah posisi strategis, baik di lingkungan Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Pada jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, empat jabatan strategis diisi personel baru, yakni Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir sebagai Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Abas Basuni sebagai Kapusjarah Polri, serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera sebagai Kayanma Polri.

Selain itu, mutasi juga meliputi pengisian delapan jabatan Irjen Pol, 15 jabatan Brigjen Pol, serta 29 jabatan Kombes Pol, yang terdiri atas 15 personel nivelering IIB1, sembilan personel nivelering IIB2, dan lima personel nivelering IIB3. Rotasi jabatan juga menyasar satu posisi Kapolresta, lima perwira AKBP mantap, serta empat jabatan Kapolres.

Trunoyudo berharap para pejabat yang memperoleh penugasan baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Daftar 18 Perwira Berpangkat Kombes Pol Dimutasi ke Divpropam Polri

  • Kombes Pol Wahyu Agung Jatmiko, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri menjadi Kabagprodok Ropaminal Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Armaini, dari Sesrowabprof Divpropam Polri menjadi Akreditor Propam Kepolisian Utama TK II Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Hardiono, dari Kabaggaketika Rowabprof Divpropam Polri menjadi Sesrowabprof Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Beny Arjanto, dari Sesroprovos Divpropam Polri menjadi Pemeriksa Propam Kepolisian Utama TK II Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Prianto Teguh Nugroho, dari Kabid Propam Polda Kaltim menjadi Sesroprovos Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Hariyanto, dari Kabagstandar Rowabprof Divpropam Polri menjadi Kabid Propam Polda Kaltim.
  • Kombes Pol Eko Hadi Prayitno, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Polri menjadi Kabagstandar Rowabprof Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Bambang Satriawan, dari Kabagbinpam Ropaminal Divpropam Polri menjadi Kabagyanduan Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Aris Supriyono, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri menjadi Kabagbinpam Ropaminal Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, dari Kabaggaktibplin Roprovos Divpropam Polri menjadi Kabagrehabpers Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Ian Rizkian Milyardin, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri menjadi Kabaggaktibplin Roprovos Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Leonardo Marojahan Sinambela, dari Kaden B Ropaminal Divpropam Polri menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Safi’i Nafsikin, dari Pemeriksa Propam Kepolisian Madya TK III Divpropam Polri menjadi Kaden B Ropaminal Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Nugroho Agus Setiawan, dari Kabid Propam Polda Kalteng menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Rudi Asriman, dari Kabid Propam Polda Papua menjadi Kabid Propam Polda Kalteng.
  • Kombes Pol Eko Yudi Karyanto, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Polri menjadi Kabid Propam Polda Papua.
  • Kombes Pol Firman Andreanto, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri menjadi Akreditor Propam Kepolisian Madya TK II Divpropam Polri.
  • Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, dari Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri menjadi Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK II Divpropam Polri.

Siapa Safi’i Nafsikin?

Safi’i Nafsikin merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002. AKBP Nafsikin adalah rekan seangkatan mantan Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak. Ia pernah ditugaskan sebagai Komandan Upacara peringatan HUT RI ke-80, di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, 17 Agustus 2025. Ia tampil dengan sikap tegap dan gagah di tengah lapangan upacara sembari memegang pedang di tangan kanan.

Safi’i mengakui momen itu sangat berkesan sepanjang kedinasan sebagai anggota Polri. Apalagi ia baru pertama kali bertindak sebagai komandan upacara di Mabes Polri. Sebelum tugas di Palopo, Safi’i Nafsikin menjabat sebagai Kanit 4 Subdit Dittipidsiber Bareskrim Polri. Juga pernah menjabat Pamen Bareskrim Polri.

Deretan jabatan lainnya yang pernah diemban, yakni Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Wakapolsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakut Polda Metro Jaya. Pamen Polda Metro Jaya. Pamen Spripim Polri (Dik Sespimmen 2016). Kaurmin Sekpri Wakapolri Spripim Polri. Kasubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda Kaltim. Wakasatreskrim Polresta Samarinda Polda Kaltim. Panit I Unit Ii Subdit I Tipidindagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim. Kasatreskrim Polres Kutai Kartanegara Polda Kaltim. Kapolsek Teluk Dalam Polres Kutai Kartanegara. Kasat Reskrim Polres Penajam Paser Utara Polda Kaltim. Panit Sat I/Resum Ditreskrim (Penyidik). Pama Polda Kaltim. Kasubnit I Unit I Sat Reskrim Polres Jakut. Kasatreskrim Polres Penajam Paser Utara Polda Kaltim. Kanitreskrim Polsek Metro Penjaringan. Pama Polres Metro Jakut Polda Metro Jaya.

Saat menjadi penyidik di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Safi’i Nafsikin pernah menangani beberapa kasus siber besar. Mulai kasus pinjaman online, penipuan online, hingga kasus ujaran kebencian yang melibatkan YouTuber Edy Mulyadi. Edy Mulyadi divonis tujuh bulan 15 hari karena ucapannya tentang lokasi ibu kota negara baru sebagai “tempat jin buang anak”.

Selain itu, Safi’i Nafsikin juga ikut dalam pengungkapan penipuan online berbasis Business Email Compromise (BEC) yang menargetkan perusahaan Korea Selatan dan Taiwan pada 2021. Serangan siber ini dilakukan secara berkelompok dan melibatkan warga negara asing. Pelaku membobol email perusahaan untuk kemudian dipakai menipu kepada mitra perusahaan dengan mengubah alamat rekening bank perusahaan menjadi rekening pelaku.

Tidak hanya berkarir di kepolisian, Safi’i Nafsikin juga memperhatikan pendidikan formal. Pria yang lahir di Kabupaten Sidoarjo, 27 Mei 1981 punya gelar S2. Suami dari Nadia tersebut menyelesaikan studi S2-nya di Universitas Brawijaya Malang 2012. S1 Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jakarta 2007. SMAN 1 Sidoarjo 1999 dan SMPN 1 Buduran Sidoarjo 1996.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *