"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Daerah  

Destinasi Wisata Mikutopia Diduga Sebabkan Banjir, DPRD Kota Batu Beri Pernyataan

Mikutopia dan Kritik Terkait Dengan Banjir di Desa Tulungrejo

Destinasi wisata baru yang diberi nama Mikutopia kini menjadi sorotan masyarakat setelah terjadi banjir di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Peristiwa tersebut terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut, sehingga menyebabkan luapan air bercampur lumpur yang merendam jalan dan sebagian permukiman warga. Banjir ini tidak hanya melanda satu titik, tetapi terjadi di beberapa daerah di wilayah Bumiaji, termasuk Desa Tulungrejo, dengan dampak berupa rumah warga terendam, jalan tertutup lumpur, serta kerusakan infrastruktur.

Di tengah situasi tersebut, perhatian publik tidak hanya tertuju pada faktor cuaca. Beberapa pihak mulai menyoroti keberadaan destinasi wisata Mikutopia yang berada di kawasan tersebut. Muncul dugaan bahwa alih fungsi lahan untuk pembangunan wisata bisa berpotensi mengurangi daya serap air, sehingga memperparah risiko banjir saat hujan deras.

DPRD Kota Batu Angkat Suara

DPRD Kota Batu juga turut memberikan tanggapannya terkait polemik ini. Legislator menilai perlu adanya transparansi dari pihak pengelola serta kajian mendalam terhadap dampak lingkungan. DPRD mendorong agar dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) benar-benar dijadikan dasar dalam menentukan kelayakan operasional wisata tersebut.

Anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, pada Kamis (2/4/2026), menyampaikan telah menerima laporan warga yang mengindikasikan bahwa banjir tersebut bukanlah fenomena alam biasa. Sejumlah titik yang terendam dilaporkan tidak pernah mengalami banjir dalam sejarah sebelumnya.

“Iya, saya mendapat informasi terkait keluhan warga yang mengaku daerahnya tidak pernah banjir, namun setelah berdirinya wisata baru itu justru terjadi peristiwa tersebut. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Khamim juga mengingatkan agar pembangunan pariwisata di Kota Batu tetap memperhatikan keseimbangan ekologi, mengingat wilayah Bumiaji selama ini dikenal sebagai kawasan agrowisata yang memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air.

Persyaratan Pemanfaatan Lahan

Lebih lanjut Khamim menambahkan, komitmen awal antara pihak pengelola dan Pemkot Batu terkait rasio pemanfaatan lahan, yakni 30 persen untuk bangunan fisik dan 70 persen wajib dipertahankan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Di sisi lain, keberadaan Mikutopia memang membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami peningkatan omzet sejak destinasi wisata tersebut mulai beroperasi. Namun, hal ini juga harus memperhatikan keseimbangan ekologi, jelas Khamim.

“Kalau memang ada perjanjian itu, harus dicek. Jangan sampai realisasinya melenceng dan justru berdampak ke lingkungan sekitar,” tegasnya.

Masalah Teknis di Lapangan

Selain itu persoalan teknis di lapangan semakin memperkuat arus kritik. Akses masuk tunggal dinilai sangat tidak memadai, diperparah dengan kapasitas kantong parkir yang minim sehingga kendaraan kerap meluber ke bahu jalan saat musim liburan. Implikasinya, kemacetan di ruas Jalan Raya Tulungrejo–Punten kini berada pada titik jenuh.

“Dengan kondisi akses satu jalur, parkir tidak cukup, lalu kendaraan parkir di bahu jalan saat liburan ini jelas belum layak. Ditambah kondisi yang sudah krodit dan memicu kemacetan,” imbuhnya.

Penyelidikan dan Pengawasan Berkelanjutan

DPRD bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar keberadaan wisata tersebut tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas, khususnya terkait risiko bencana banjir di kawasan Tulungrejo.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *