"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Sarmila: Berani Melawan Nikah Dini dan Lolos SNBP Unesa Tanpa UKT

Sarmila Mailani, Siswi SMAN 1 Lumbang yang Meraih Golden Ticket Unesa

Di tengah kuatnya tradisi pernikahan dini di lingkungannya, Sarmila Mailani memilih jalan yang berbeda. Siswi SMAN 1 Lumbang, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) ini berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui jalur Golden Ticket. Tak tanggung-tanggung, Sarmila juga mendapatkan pembebasan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) penuh selama delapan semester.

Kabar ini menjadi kado istimewa bagi anak lereng gunung tersebut, yang sempat ragu bisa melanjutkan studi karena faktor biaya. Perjuangan Sarmila menuju kampus impian terbukti menghasilkan prestasi yang luar biasa. Ia berhasil menyisihkan ribuan pendaftar jalur prestasi dan meraih medali emas kompetisi karya ilmiah tingkat nasional dan internasional seperti di UGM, UM, hingga Malaysia.

Sarmila adalah satu-satunya siswa SMAN 1 Lumbang yang lolos SNBP dari total 270 siswa tahun ini. Selain itu, ia juga mendapatkan beasiswa penuh (Bebas UKT) selama 8 semester. Ketertarikan Sarmila pada dunia pendidikan, khususnya biologi, menjadi alasan kuat memilih Unesa sebagai pilihan pertama. Ia bercita-cita menjadi guru biologi dan terus mengembangkan minatnya di bidang karya ilmiah.

Prestasi Gemilang yang Menginspirasi

Prestasi Sarmila memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia telah mengoleksi sejumlah medali emas dari berbagai ajang, baik nasional maupun internasional, seperti kompetisi di Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Malang, hingga ajang internasional di Malaysia. Karya-karya ilmiahnya bahkan telah mengarah pada forum konferensi ilmiah bereputasi.

Perjalanan Sarmila untuk menjemput sertifikat Golden Ticket di Unesa sangat berarti baginya. Ia harus berangkat dari Pasuruan sejak pukul 04.00 WIB menuju Surabaya. Perjalanan dini hari itu ia maknai sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah di bidang Pendidikan Biologi.

Komitmen Unesa dalam Mendukung Siswa Berprestasi

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., menjelaskan bahwa tahun ini Unesa memberikan sekitar 25 Golden Ticket untuk jalur prestasi. Program ini kini diperluas untuk mencakup jalur SNBP dan SNBT melalui skema Seleksi Mandiri Prestasi.

“Keistimewaannya bukan hanya diterima, tetapi dibebaskan dari seluruh biaya UKT selama delapan semester. Kami juga akan memberikan pembinaan khusus agar prestasi mereka tetap terjaga selama masa kuliah,” tegas Prof. Martadi.

Tahun ini, Unesa juga menyediakan sekitar 200 Silver Ticket, yakni jalur prestasi yang tetap dikenakan UKT. Dari sekitar 1.500 pendaftar Golden Ticket jalur prestasi, disaring menjadi 600 peserta eligible, hingga akhirnya terpilih sekitar 25 penerima.

Tantangan Pernikahan Dini di Wilayah Pedesaan

Kisah Sarmila menjadi oase di tengah tingginya angka pernikahan dini di wilayah pedesaan Jawa Timur. Kepala SMAN 1 Lumbang, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar mendidik siswa di daerah lereng gunung adalah budaya menikah muda setelah lulus sekolah.

Menurutnya, Sarmila merupakan salah satu siswa dengan prestasi gemilang, dengan raihan medali emas di berbagai ajang nasional hingga Internasional. Ia juga menjadi satu-satunya siswa di sekolahnya yang lolos SNBP tahun ini dari total 270 siswa, dengan hanya 18 siswa yang memenuhi kriteria eligible.

“Ini sangat sejalan dengan pilihan Sarmila di pendidikan biologi. Apalagi saya juga memiliki latar belakang sebagai guru dan dosen biologi, jadi saya melihat potensinya sangat besar,” tambahnya.

Berdasarkan data statistik, beberapa wilayah di Jawa Timur memang masih berjuang menekan angka dispensasi nikah. Prestasi Sarmila diharapkan menjadi pemicu perubahan pola pikir bagi masyarakat di Lumbang, Pasuruan, bahwa pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang yang mampu memutus rantai kemiskinan.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *