Kondisi Zebra Cross di Jalan Prof. DR. Soepomo yang Hilang
Ketidakhadiran zebra cross di Jalan Prof. DR. Soepomo, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan sudah menjadi perhatian masyarakat sejak beberapa bulan lalu. Kondisi ini terjadi setelah proses perbaikan jalan dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta, yang menyebabkan garis zebra cross hilang. Meskipun sebelumnya telah dilaporkan oleh pengurus GPIB Bukit Moria, hingga kini belum ada tindakan signifikan dari pihak berwenang.
Masalah yang Dihadapi Pejalan Kaki
Pengurus GPIB Bukit Moria, Hasiholan (55), mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat membahayakan pejalan kaki, terutama jemaat gereja dan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas. Tanpa adanya rambu atau fasilitas penyeberangan yang memadai, para pejalan kaki harus melewati jalur yang tidak aman.
“Kita pernah mengajukan ke mereka (petugas terkait), cuma katanya belum ada, nanti. Zebra cross ini (hilangnya) sudah lama, ada enam bulan,” kata Hasiholan, Jumat (27/3/2026).
Tindakan Relawan yang Menyelamatkan
Atas dasar kekhawatiran tersebut, sejumlah relawan akhirnya melakukan tindakan mandiri dengan membuat zebra cross secara manual. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi pejalan kaki dan meningkatkan kesadaran pengendara akan titik penyeberangan.
“Ternyata di luar anggota jemaat kita ada yang mereka dari masyarakat merasa prihatin, peduli lah, akhirnya dibikin (zebra cross). Menurut saya sekarang jadi bagus,” ujar Hasiholan.
Harapan untuk Penambahan Rambu Keselamatan
Meski zebra cross sudah dibuat, Hasiholan tetap berharap Pemprov DKI Jakarta menambahkan rambu keselamatan untuk memastikan keamanan pejalan kaki. Ia menyoroti jarak antara zebra cross di depan GPIB Bukit Moria dengan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang cukup jauh, sekitar 150 meter. Hal ini menyulitkan akses bagi kelompok rentan.
“Enggak ada rambunya, itu yang kurang rambunya. Minimal kalau nggak ada lampu kelap-kelip (kuning). Kan membantu pengendara juga untuk tahu bahwa ini tempat penyeberangan,” tambahnya.
Video Viral yang Memperlihatkan Kondisi Zebra Cross
Sebelumnya, sebuah video yang merekam kondisi zebra cross di Jalan Prof. DR. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat bahwa zebra cross hanya tersedia pada satu arah, yaitu dari Pasar Minggu ke Tebet, sementara dari arah sebaliknya tidak terdapat zebra cross sama sekali.
Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah relawan berinisiatif membuat zebra cross di lokasi secara mandiri. Tidak hanya itu, mereka juga memberi sentuhan kreatif seperti animasi game Pac-Man agar lebih menarik dan menambah kesadaran pengendara.
“Bukan cuma dibalikin, tapi dikasih sentuhan (animasi game) pac man biar lebih hidup. Biar nyeberang jadi lebih aman dan jalanan lebih seru dilihat,” tulis narasi dalam postingan akun @ijoeel.










